
seperti apa yang telah di katakan oleh alisya saat istirahat jovan mengajak adrian untuk menghabiskan waktu di tempat lain bersama ketiga sahabatnya yang lain sebelum nantinya pulang untuk merayakan ultah adrian tadi jovan juga telah memberitahu kepada ketiga sahabatnya
kita jadikan keluar bareng hari ini ucap revan
jadilah tapi kalau bisa jangan ke cafe kemana gitu ke tempat yang lain ucap faris
gue sih terserah kalian aja asal gak ke tempat yang aneh - aneh gue pasti setuju ucap adrian
ke mall atau kemanalah yang penting seru gak bikin boring ucap adam
tenang aja gue tahu tempat yang pas buat kita ayo kita berangkat sekarang ucap jovan
akhirnya kelima cogan tersebut mengunakan mobil masing - masing untuk pergi ke suatu tempat mengalihkan perhatian adrian sementara, dan untung saja adrian tidak curiga
berbeda dengan alisya dkk yang kini sudah berada di rumah untuk membantu mempersiapkan acara untuk nanti malam alisya langsung menuju ke dapur di ikuti ketiga sahabatnya dan terlihat mertuanya sedang memasak di bantu beberapa pelayan
udah selesai bun masaknya ucap alisya
belum sayang masih beberapa makanan lagi ucap nimas
aku mau ganti baju dulu baru nanti aku bantu masaknya ucap alisya
iya sayang ucap nimas
alisya pun naik kemarnya sebelum berganti baju alisya mengambilkan baju untuk ketiga sahabatnya,yang kini menunggu di luar kamarnya ketiganya tidak berani ikut masuk ke kamar karena ketiganya tahu batasan apalagi itu bukan kamar alisya sendiri melainkan kamar alisya dan adrian
nih baju buat kalian ganti ucap alisya sambil memberikan beberapa bajunya untuk sahabatnya pakai
oh makasih kamar tahu dimana sya kita mau ganti di sana aja ucap kayla
ada di sebelah sana ucap alisya menunjuk dengan jarinya
ketiganya pun menuju kamar tamu yang di beritahu alisya sedangkan alisya masuk lagi ke kamar untuk berganti baju setelah selesai dirinya turun menuju dapur di ikuti ketiga sahabatnya mereka pun mulai membantu membuat beberapa masakan di antara keempat gadis tersebut hanya salsa yang tidak pandai memasak karena memang tidak pernah menyentuh alat dan bahan di dapur jadi salsa hanya membantu apa yang dirinya bisa mengupas atau mencuci sayuran sambil memperhatikan ketiga sahabatnya begitu lihai di dapur
kalian sering masak ya dirumah ucap salsa
gak sering sih cuma sesekali belajar masak di rumah kalau gak ada kerjaan ucap kayla
sama aku juga karena sering main sama bibi di dapur jadinya lama - lama bisa masak ucap selly
gue juga awal agak males buat belajar masak tapi loe tahu kan tante gue kayak apa selalu maksa gue untuk belajar masak ya mau gak mau akhirnya gue belajar tapi ada untungnya juga sekarang pas udah nikah ucap alisya
loe sendiri gak mau belajar masak buat bekal kalau udah nikah nanti ucap alisya ke salsa
masih lama kali gue nikahnya gue mau nyelesain pendidikan gue dulu baru nikah ucap salsa
nimas tersenyum mendengar obrolan menantu dan ketiga sahabatnya
yang namanya perempuan itu memang harus bisa,memasak meskipun sudah ada pembantu tapi kalau kita bisa memasak sendiri bisa dapet points plus di mata suami ucap nimas menjelaskan
emang harus ya tan setiap perempuan harus pintar memasak ucap salsa
setiap orang mungkin memiliki pemikiran yang berbeda - beda tapi kalau menurut tante sih harus bisa memasak karena itu sudah menjadi kewajiban perempuan apalagi jika sudah menikah ucap nimas
__ADS_1
makanya sal loe belajar masak dong jangan bisanya cuma makan aja ucap kayla
bener sal seru tahu kalau bisa masak sendiri ucap selly
iya iya nanti gue mulai belajar masak ucap salsa yang kupingnya terasa panas karena ucapan sahabatnya
setelah selesai dengan acara masak memasaknya mereka pun menata makanannya di meja makan dan akhirnya semua sudah selesai makanan dan minuman sudah tertata rapi di meja
🌜🌛 malam harinya
semua sudah bersiap - siap untuk menunggu kedatangan adrian , tante irma juga sudah berada di rumah besannya karena nimas sendiri yang mengundangnya untuk hadir di ulang tahun adrian mereka semua berkumpul di belakan dekat kolam renang semua lampu juga sudah matikan
sementara adrian dkk sudah sampai di rumah sahabatnya saat turun dari mobil kelimanya di buat bingung dengan adanya tiga mobil yang sering mereka lihat saat di sekolah adrian hanya menebak jika sekarang ketiga sahabat istrinya sedang berada di rumah sedangkan yang lain sedikit heran kenapa bisa ketiga mobil tersebut berada disini
ini bukannya mobi sahabat alisya kenapa bisa ada di sini ucap revan
cuma kebetulan mirip kali gak mungkin mereka ada di sini ucap faris
tapi mirip banget gue sering lihat itu mobil di sekolah ucap adam
mobil kayak gini banyak kali gak.cuma mereka aja yang punya ucap faris lagi
udahlah ngapain jadi bahas mobil sih mending kita masuk aja ucap jovan
kelima cogan tersebut pun masuk ke dalam rumah tapi keadaan rumah gelap semua adrian.di buat heran tidak biasanya jam segini semua sudah di matikan semua
kenapa rumah gelap dan sepi seperti ini ucap.adrian
mungkin mereka ada di belakang kita,kesana saja ucap jovan dan di angguki oleh adrian
kejutan teriak semuanya dengan kompak
adrian tersenyum dirinya tidak menyangka akan.ada perayaan seperti ini meskipun setiap tahun orangtuanya memberi dirinya kejutan tapi sekarang berbeda nimas mendekat ke arah putranya dengan membawa kue yang ada lilin di tengahnya berbentuk angka 18
selamat ulang tahun sayang semoga panjang umur dan selalu bahagia bunda selalu mendoakan yang terbaik untuk kamu ucap nimas sambil tersenyum dan matanya mulai berkaca - kaca
makasih bun selama ini ayah dan bunda sudah memberi yang terbaik untuk aku ucap adrian
sekarang tiup lilinnya dulu ucap nimas
setelah adrian meniup lilinya jovan mengambil kue dari tangan nimas karena tahu ibu dan anak tersebut akan berpelukan dan benar saja nimas memeluk putranya dan adrian membalas pelukan bundanya semua yang berada di situ merasa terharu tidak terkecuali alisya tanpa terasa air matanya jatuh tapi langsung di hapusnya melihat mertua dan suaminya membuat alisya kembali mengingat keharmonisan keluarganya dulu di saat masih utuh dan saling menyayangi andaikan saja ayahnya masih hidup keluarganya pasti tidak seperti sekarang
setelah semua di buat terharu kini saatnya untuk mereka semua makan malam bersama karena meja makannya cukup luas dengan banyaknya kursi jadi muat untuk mereka semua makan malam.bersama kini semuanya sudah duduk di meja makan sedari tadi pandangan keempat sahabat adrian tidak lepas dari alisya dkk yang juga berada di rumah adrian yang mereka fikirkan adalah kenapa bisa mereka bisa berada di rumah adrian apakah mereka juga di undang tapi bagaimana bisa bukankah setahu mereka adrian tidak terlalu dekat dengan alisya dkk
merasa di perhatikan alisya dkk menatap keempat cogan yang juga tengah menatap mereka
kalian kenapa ngliatin kita terus ucap salsa
apa ada yang salah dengan kita ucap kayla
kita ke sini juga di undang kok bukannya datang sendiri.ucap selly
gue sama temen gue bisa ada di sini karena kebetulan tante gue temenan sama tante nimas dan tante nimas ngundang tante gue ke sini jadinya gue sama temen gue sekalian ikut iya kan tan ucap alisya sambil menoleh ke tantenya
__ADS_1
tante irma yang paham pun ikut bersuara apa yang di bilang alisya itu benar saya dan nimas sudah bersahabat lama jadi tidak perlu berfikiran yang tidak - tidakn ucap tante irma
ya sudah kita mulai saja makan malamnya kalian juga silahkan makan tidak perlu heran kenapa bisa ada alisya dan sahabatnya di sini karena memang tante yang mengundang mereka ke sini ucap nimas kepada sahabat putranya
keempat cogan tersebut menganguk dan percaya dengan apa yang di ucapkan ibu dari sahabatnya sambi makan adrian melirik ke arah alisya apa istrinya masih marah kepadanya rasanya adrian ingin cepat menjelaskan sedangkan alisya jangan di tanya lagi dirinya masih kesal dengan suaminya tapi tidak ingin memperlihatkan di depan mertua dan tantenya
setelah selesai makan malam para remaja berada di belakang dekat dengan kolam renang selain adrian karena adrian sedang berada di kamarnya untuk berganti baju tadi dirinya yang menyuruh sahabatnya dan sahabat alisya untuk kebelakang lebih dulu
sementara alisya kini juga berada di dekat kolam renang dengan kakinya di celupkan ke air kolam bersama ketiga sahabatnya lalu ada pesan masuk ke ponselnya yang ternyata dari suaminya menyuruhnya untuk ke kamar sekarang
ting
my husband
ke kamar sekarang ada yang mau aku jelasin
read
alisya menghela nafas sebenarnya dirinya sedikit malas bertemu dengan suaminya meskipun tadi dirinya sempat terharu dengan apa yang di lakukan suami dan mertuanya tapi tetap tidak menghilangkan rasa kesalnya
gaes gue kamar bentar ucap alisya lirih dan di angguki oleh ketiga sahabatnya
alisya pun pergi dari sana menuju ke kamar sebelum masuk ke dalam alisya menghembuskan nafasnya kasar baru masuk ke dalam kamar
ceklek
saat masuk kedalam terlihat suaminya sedang duduk di sofa dan sudah berganti baju sebelum menghampiri suaminya alisya menutup pintu terlebih dahulu lalu berjalan ke arah suaminya dan duduk di sebelahnya
apa yang mau kamu jelasih ucap alisya
sebelum bicara adrian menghela nafas dan menatap ke arah istrinya yang juga sedang menatapnya
apa kamu masih marah karena kejadian tadi pagi ucap adrian
marah siapa yang marah aku tidak marah ucap alisya yang tentu saja,berbohong
aku menerima hadiah dari naila karena dia saudara tirimu tidak lebih dari itu maaf jika membuatmu kesal tadi ucap adrian sambil memegang tangan istrinya lalu meletakannya di dadanya
kamu tenang saja di hatiku cuma ada kamu apapun yang terjadi tidak akan membuat hatiku goyah ucap adrian sambil tersenyum tampan
ucapan adrian sukses membuat pipi alisya merah merona kata - kata suaminya selalu bisa membuat dirinya menjadi berbunga - bunga adrian merasa gemas dengan istrinya lalu mencubit hidung mancung istrinya
aw sakit tahu ucap alisya karena adrian mencubit hidungnya
kamu gemesin sih soalnya rasanya pengen ngigit kamu ucap adrian
ih apaan sih udah kayak drakula aja mau gigit aku ucap alisya
aku bisa beneran gigit kamu kamu fikir aku gak bisa jadi drakula hem ucap adrian ambigu
udahlah dari pada ngaco mgomongnya mending kita turun sekarang sebelum sahabat kamu curiga dengan kita ucap alisya
bagus kalau mereka tahu biar revan tahu kamu milik aku dan gak ndeketin kamu lagi ucap adrian
__ADS_1
jangan bahas revan lagi aku gak peduli sekalipun dia suka sama aku ucap alisya
lalu beranjak dari duduknya untuk kembali bersama sahabatnya setelah alisya keluar adrian pun juga ikut keluar saat tiba di belakang ketiga sahabatnya melihat wajah alisya berseri tidak seperti saat tadi di sekolah selang beberapa menit alisya datang adrian juga sudah tiba dan bergabung bersama sahabatnya yang duduk di bangku tidak jauh dari kolam renang