
pertandingan yang di nanti - nanti pun akan segera di mulai tim basket dari SMA cendrawasih pun sudang hadir di SMA merdeka mandiri tidak hanya yang bermain basket saja tapi juga siswa siswi yang lain yang akan mendukung sekolah mereka
adrian dkk bersama anggota basket yang lain sudah berada di lapangan begitupun dengan tim basket dari SMA cendrawasih yang juga telah berada di lapangan sedangkan di pinggir lapangan sudah di padati dengan siswa siswi yang akan menonton pertandingan sekaligus mendukung tim basket dari sekolah masing - masing
alisya dkk juga sudah berada di pinggir lapangan mereka berada di tempat paling depan dekat dengan lapangan dan di sebelahnya juga ada alena dan hana sedangkan naila dkk berada di tempat agak jauh dari mereka
meskipun pertandingan belum di mulai tapi sudah terdengar teriakan dari siswi yang mengidolakan adrian dkk bahkan tidak sedikit juga dari sekolah lawan yang terpesona dengan ketampanan adrian dkk khususnya adrian mereka tidak hentinya memuji ketampanan adrian bahkan sampai terdengar ketelinga alisya dkk
gila ganteng bener tuh cowok katanya dia itu ketua osis loh di sekolah ini
kalau gue tahu ada cowok seganteng dia di sekolah ini gue udah pasti lebih milih sekolah di sini
ternyata bener kata sepupu gue ketos di sini ganteng boleh putar haluan gak sih ngedukung tuh cowok
gak papa deh lama mainnya gue rela nunggu demi bisa ngliat tuh cowok main basket
yah kira - kira begitulah reaksi siswi dari sekolah lawan melihat ketampanan adrian tidak tahu saja mereka jika sebenarnya adrian sudah punya pawang bahkan sedari tadi kupingnya sudah panas mendengar perempuan lain memuji suaminya yang menurutnya sangat berlebihan meskipun benar adanya jika suaminya memang tampan bahkan tidak hanya tampan tapi juga berwibawa dan yang paling penting suaminya sangat bertangung jawab dan alisya merasa beruntung memiliki suami seperti adrian
apaan sih mereka heboh bener ngliat adrian ucap alisya lirih tapi masih bisa di dengar oleh ketiga sahabatnya
wajarlah laki loe kan emang idaman semua wanita bisik salsa di telinga alisya
sabar sya marahnya di pending dulu suami mau tanding kasih semangat aja biar menang ucap kayla lirih
resiko punya suami idola sekolah bisik selly
sementara di tim basket lawan ada satu siswa yang sedari tadi terus memperhatikan alisya dkk bahkan sudah dari keempat gadis cantik tersebut baru tiba di lapangan pandangan siswa itu tidak lepas dari alisya dkk siswa tersebut yang menjadi kapten basket di sekolahnya merasa tidak asing dengan salah satu dari keempat gadis tersebut siswa tersebut hanya ingin memastikan jika yang di lihatnya tidak salah apa benar dia adalah seseorang yang pernah di kenalnya di masa lalu
dan akhirnya pertandingan pun di mulai sorak - sorak dari para penonton pun telah terdengar kedua tim mulai berebut bola di lapangan suara teriakan semakin mengema di lapangan setiap kali adrian dkk dapat memasukan bola ke dalam ring lawan adrian dkk memang mahir dalam bermain basket sampai membuat tim lawan kewalahan harus mereka akui mereka bukan lawan yang mudah di kalahkan
waktu terus berputar dan para pemain sudah nampak kelelahan hingga terdengar suara pluit menandakan permainan akan beristirahat sejenak dan untuk di babak pertama skor kedua sekolah seri mereka masih harus menambah skor lagi untuk menang dan kini mereka harus beristirahat dulu agar stamina mereka kembali terisi dan menyusun strategi baru
di saat semua pemain tengah beristirahat kapten basket dari SMA cendrawasih berjalan menghampiri tempat alisya dkk di saat sudah sampai banyak siswa siswi dari sekolahnya sendiri maupun dari merdeka mandiri yang menatap ke siswa tersebut karena menghampiri alisya dkk
__ADS_1
hai sapa siswa tersebut saat sudah sampai di tempat alisya dkk
alisya dkk alena dan hana menatap heran siswa yang mereka tahu pemain dari tim lawan karena menghampiri mereka padahal mereka tidak saling mengenal
loe siapa ya dan ada perlu apa ke sini ucap salsa
kalau gak ada yang penting mending loe balik ke tim loe lagi ucap kayla
kamu mau ngapain ke sini apa mau ngajak kita kenalan ucap selly
siswa tersebut hanya diam dan kini tatapannya tertuju pada alisya siswa tersebut mengamati wajah alisya dan kini dirinya sudah yakin jika alisya adalah perempuan yang pernah di kenalnya dulu alisya yang merasa di perhatikan siswa tersebut hanya menatap datar siswa dari sekolah lawan tersebut
loe alisya maharani kadafi kan bener kan gue gak salah orang ucap siswa itu sambil tersenyum
mereka tercengang karena siswa tersebut tahu nama lenggkap alisya
loe kok bisa tahu nama lenggkap gue apa kita pernah ketemu ucap alisya menatap penuh selidik ke siswa tersebut dan sepertinya alisya tidak asing dengan wajahnya begitupun dengan alena
jadi bener loe alisya wah gak nyangka bisa ketemu loe di sini loe masih inget gue kan gue irfan tetangga loe dulu ucap.siswa itu lagi yang ternyata bernama irfan
iya ini gue irfan tetangga loe dan temen main loe dulu ucap irfan yang masih tersenyum
alisya masih tidak percaya bisa bertemu lagi dengan teman masa kecilnya karena merasa senang bisa bertemu irfan kembali alisya langsung memeluk irfan tanpa memperhatikan sekelilingnya yang sedang menatap ke arahnya merasa terkejut karena tiba - tiba memeluk irfan
irfan yang juga merasa bahagia bisa di pertemukan kembali dengan alisya pun membalas pelukan teman masa kecilnya itu bagaikan sepasang kekasih tanpa menyadari ada seseorang yang menatap keduanya tajam bahkan tangannya sudah terkepal seakan siap memberi bogeman ke wajah lelaki yang sedang berpelukan dengan istrinya
kamu mau main - main denganku sayang batin pria tersebut yang ternyata adalah adrian
tidak hanya adrian yang merasa tidak suka revanpun juga merasakan hal yang sama melihat gadis incarannya berpelukan dengan pria lain tanpa sadar tangan revan pun terkepal hingga revan teringat jika alisya sudah memiliki kekasih dan revan pun mengira jika irfan adalah kekasih alisya
apa dia pacarnya batin revan
di tempat naila dkk ketiganya pun juga melihat saat alisya memeluk irfan dari jarak yang lumayan jauh dari tempat alisya dkk
__ADS_1
ck dasar gak punya malu peluk cowok di tempat umum ucap jessi
gak kak adrian gak tuh cowok di embat semua ucap firli
apa mereka kenal dan punya hubungan semoga saja benar dengan begitu aku bisa leluasa deketin kak adrian batin naila dengan tersenyum penuh arti
alisya sudah mengurai pelukannya dan kini keduanya sedang berbincang - bincang
fan loe apa kabar loe kemana aja sih selama ini ngilang gitu aja ucap alisya
gue baik sya sorry dulu gue pergi gak sempet pamit soalnya dulu keluarga gue pindahnya mendadak ucap irfan menjelaskan
lalu tatapan irfan berpindan ke alena yang juga tengah menatapnya
ini kak alena kan ucap irfan
alena menganguk iya gue alena loe beneran irfan yang dulu itu ucap alena yang juga telah mengingat irfan
iya kak aku adalah irfan yang dulu sering main bareng kalian ucap irfan
udah gede ya loe sekarang dan makin ganteng ucap alena
kak alena dan alisya juga makin cantik sampe pangling aku untung masih ngenalin
ah bisa loe fan oh iya kenalin ini temen - temen aku ini salsa kayla dan selly ucap alisya
dan yang ini hana ucap alena
hai salam kenal semua ucap irfan
dan mereka semua hanya tersenyum sebenarnya sedari tadi ketiganya menyadari tatapan tajam adrian ke alisya yang tidak di sadari oleh alisya yang masih dengan santainya berbicara dengan irfan tanpa menyadari suaminya sudah terbakar cemburu
suara pluit kembali terdengar menandakan pertandingan akan kembali di mulai irfan pun pamit untuk kembali bersama teman - temannya
__ADS_1
pertandingan pun kembali di mulai dan permainan semakin panas apalagi.skor mereka seri jadi semakin menengangkan dengan apa yang baru saja di lihatnya membuat emosi adrian berada di atas ubun - ubun tidak membuat adrian kehilangan konsentrasi dalam bermain.justru membuat dirinya tambah semangat untuk menang