
setelah beberapa minggu mendapat perawatan di rumah sakit keadaan alena sudah semakin membaik bahkan malam ini alena sudah di izinkan pulang dan mulai malam ini dirinya akan tinggal bersama tante irma dirumah mendiang papanya tapi sebelum kesana alena akan mampir dahulu kerumah papa sambungnya untuk mengambil semua barang barangnya tadi dirinya sudah menghubungi asisten di sana untuk membereskan semuanya sehingga alena hanya tinggal mengambilnya
dan kini alena dan tante irma sedang dalam perjalanan mereka memang hanya berdua saja karena malam ini alisya sedang ada urusan sehingga tidak bisa ikut menjemputnya selang beberapa menit mobil yang mereka tumpangi sudah sampai di depan rumah gunawan
alena keluar dari mobil sedangkan tante irma menunggu di mobil saat sudah masuk kedalam rumah alena melihat penghuni rumah tersebut sedang menonton TV bertiga tapi alena hanya cuek saja sedangkan anita menyadari kedatangan putrinya langsung menyambutnya
sayang kamu sudah pulang kenapa tidak mengabari biar mama bisa jemput kamu ucap anita yang kini sudah berada di dekat putrinya dirinya memang tidak tahu jika malam ini alena sudah di perbolehkan pulang
sedangkan gunawan dan naila hanya berdiam diri di tempatnya
gak perlu ma udah ada tante irma yang njemput alena datang kesini hanya ingin mengambil barang barang alena malam ini juga alena akan pindah kesana ucap alena
apa kamu tidak ingin menginap di sini dulu malam ini ucap anita ada rasa tidak rela harus berpisah dengan putrinya
belum sempat alena menjawab salah satu asisten di rumah itu datang dengan membawa koper dan menyerahkan ke yang punya
non alena ini barang barang punya non sudah saya kemasi semua ucap sisten tersebut ramah
makasih bi ucap alena dan sisten tersebut menganguk dan permisi dari sana
alena pamit dulu mama gak perlu khawatir alena bisa jaga diri setelah ini udah gak ada lagi yang akan mengangu keluarga kecil kalian selamat tinggal semua ucap alena lalu pergi dari sana
anita menatap kepergian putrinya sampai tidak terlihat lagi sedangkan gunawan dan naila dengan Fikirannya masing masing sebenarnya selama alena tinggal di rumahnya gunawan tidak pernah keberatan karena dirinya juga mengangap alena anak hanya saja gunawan tidak bisa menyayangi alena seperti putrinya sendiri karena naila segalanya bagi gunawan
alena sudah masuk kembali kedalam mobil untuk melanjutkan perjalanan ke rumah tantenya beberapa menit kemudian mereka telah sampai tempat tujuan saat sudah turun dari mobil alena melihat ada banyak mobil di halaman rumah alena menatap satu persatu mobil tersebut dan semuanya tidak asing hingga terdengar suara tante irma mengajaknya untuk masuk kedalam
alena ayo kita masuk ucap tante irma yang melihat ponakannya hanya diam
__ADS_1
iya tan sebentar ucap alena lalu berjalan mendekati tantenya
di rumah ada siapa aja tan ini ada mobil banyak banget ucap alena penasaran
nanti kamu juga tahu ucap tante irma sambil tersenyum penuh arti
lalu membuka pintu saat masuk kedalam semuanya terlihat gelap dan saat sudah sampai di ruang tengah tiba tiba lampu menyala dan alena di buat terkejut
kejutan
teriak hana alisya dkk
dengan masih keterjutaannya alena menatap semua orang yang telah menyambut kedatangannya tidak hanya ada adik dan para sahabatnya selain mereka juga ada Adrian dkk dan irfan dkk alena tidak menyangka ada perayaan seperti ini
selamat datang kembali kak alena ke rumah ini gimana kakak seneng gak ucap alisya tersenyum lebar
tidak hanya senang tapi sangat sangat senang Terima kasih kalian semua mau repot repot menyiapkan semua ini ucap alena yang juga tersenyum
mana ada kita repot kita malah seneng bisa nyiapin ini semua untuk kak alena ucap Kayla dan di angguki oleh hana salsa dan selly
kalo gitu kalian bersenang senanglah tante mau keatas dulu ucap tante irma lalu berjalan meninggalkan para anak muda yang ada di sana
duduk sini kak kita udah buat banyak kue untuk malam ini ucap selly
alena menganguk lalu duduk di sofa bersama yang lain dan di atas meja sudah ada banyak kue dan minuman dan mereka pun memakan kue tersebut sambil mengobrol
malam itu mereka habiskan dengan bercanda dan bercerita, lebih tepatnya hanya alisya dkk alena dan hana sedangkan yang cowok hanya mendengarkan dan mengobrol seperlunya saja dan sedari tadi selly tidak henti hentinya di goda karena kedekatannya dengan irfan mereka ingin tahu sudah sejauh mana hubungan keduanya
__ADS_1
sel loe sama irfan gimana udah itu belum ucap salsa ambigu
itu apa maksudnya ucap selly pura pura tidak paham
ah iya loe sama irfan udah ada ehem ehem belum ucap Kayla tidak mau kalah
kalian gaje banget sih yang jelas dong kalo ngomong ucap selly
gak usah pura pura bego deh sel loe pasti paham apa yang kita maksud ucap salsa lagi
udah sampai mana hubungan loe berdua udah sampai tahap jadian belum ucap alisya yang mulai gemas dengan selly
udah berapa kali aku bilang aku sama irfan itu cuma temenan ucap selly karena tidak hanya sekali dua kali mereka bertanya tentang itu tapi sering
lah masa hubungan loe berdua cuma gitu gitu aja sih gak ada kemajuan berasa di gantung gak sih ucap hana
fan buruan dong loe nembak selly jangan di gantung kelamaan nanti potek hatinya neng selly ucap salsa
kalian tunggu aja kabar selanjutnya ucap irfan sambil menatap ke arah selly
jangan lama lama fan gantungin anak orang ucap alena
dan mereka pun tertawa bersama kecuali selly karena sampai saat ini selly masih tidak mempunyai rasa yang lebih ke irfan meski irfan begitu baik kepadanya namun belum mampu menggantikan jovan di hatinya jujur saja hingga saat ini selly masih menyimpan rasa untuk jovan tidak muda bagi selly menghilangkan cinta pertamanya
jovan yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya diam diam menyimak apa yang mereka obrolkan kembali merasakan mengganjal di hatinya entah apa itu dirinya belum memahaminya tapi yang pasti dia merasa tidak suka setiap kali melihat selly bersama irfan
semenjak dirinya menyuruh selly untuk menjauhinya sejak saat itu pula selly sudah tidak pernah mengagunya, bahkan sudah tidak pernah meliriknya dan semakin lama jovan merasakan gadis itu semakin menjauh darinya dan jovan mulai merasakan ada sesuatu yang hilang dari hidupnya
__ADS_1
sementara revan hingga saat ini juga masih belum bisa menghilangkan rasanya cintanya ke alisya padahal selama ini revan sudah berusaha mengikhlaskan cintanya pergi dan berusaha untuk membuka hati untuk gadis lain tapi ternyata menghilangkan cinta pertama itu tidak semudah membalikan telapak tangan