
pagi - pagi sekali semua siswa siswi sudah mulai mengemasi tempat perkemahan karena hari ini mereka semua akan kembali ke kota setelah semua selesai semua siswa siswi naik kedalam bus tidak ada yang berubah dengan pembagian bus masih sama seperti saat datang ke perkemahan di bus yang di tempati alisya dkk semuanya pun duduk di kursi yang sama saat mereka berangkat
alisya duduk dengan adrian sedangkan di sebelah kursi keduanya ada selly dan naila sedari naik ke dalam bus sampai bus sudah berjalan pandangan naila tidak lepas dari alisya dan adrian dirinya tersenyum kecut melihat lelaki yang di sukainya duduk dengan saudara tirinya meskipun keduanya hanya diam saja tapi tetap saja naila merasa cemburu
selly yang duduk di sebelah naila sedikit tidak.suka jika naila terlalu dalam mencintai lelaki yang sudah menjadi milik saudara tirinya tapi selly bisa apa mengingatkan pun percuma selly lebih memilih melihat foto jovan di ponselnya dirinya masih memikirkan cara agar bisa dekat dengan tambatan hatinya
suasana di dalam bus hanya ada keheningan karena kebanyakan pada tidur karena perjalanan yang masih jauh tapi tidak dengan alisya yang tidak merasakan ngantuk dan memilih mendengar musik di ponsel dengan memakai henset
gak gantuk sya ucap adrian yang melihat alisya tidak tidur
enggak tuh kamu kalau ngantuk tidur aja nanti aku bangunin kalau udah sampai ucap alisya
adrian mengeleng aku juga gak ngantuk cuma sedikit bosen cuma diem aja ucap adrian
coba deh kamu dengerin musik siapa tahu sedikit menghibur ucap alisya sambil memasang satu henset di telinga adrian
gimana enak gak musiknya ucap alisya dan adrian menganguk dan
apa yang adrian dan alisya lakukan tidak lepas dari pandangan naila dan tentu saja naila merasakan bergemuruh di dadanya kenapa saudara tirinya dengan mudah bisa dekat dengan adrian sedangkan.dirinya harus mengunakan jabatan osisnya agar bisa dekat dan bersama adrian apa dirinya harus lebih berani sekarang untuk memulai kedekatan dengan adrian
lalu terdengar suara panggilan dari ponselnya naila pun melihat siapa yang menghubunginya dan terlihat nama maminya yang menelpon naila pun langsung mengangkatnya karena dari kemarin maminya menghubunginya tapi sulit terhubung karena tidak adanya koneksi internet
hallo mi ucap naila saat sambungan sudah terhubung dan terdengar suara maminya di sebrang menanyakan kabarnya
( )
naila baik - baik aja mami tenang saja tidak perlu khawatir
( )
pulangnya hari ini naila sedang dalam perjalanan tapi belum tahu sampainya mungkin malam baru sampai ucap naila
nanti naila hubungi kalau sudah sampai kalau sudah naila tutup telfonnya ucap naila
( )
oke mi naila juga saya mami ucap naila
tut
sambungan sudah berakhir naila melihat ke arah samping masih sama seperti tadi pemandangannya naila memalingkan pandangannya ke arah jendela agar tidak membuatnya semakin sesak sedangkan alena dan hana yang duduk di depan naila mendengar obrolan naila dan anita dan terdengar jelas di telinga alena jika anita khawatir dengan keadaan naila lalu bagaimana dengan dirinya yang darah dagingnya apa anita tidak khawatir alena melihat ke ponselnya berharap ada notif masuk dari anita tapi ternyata hanya semu mamanya tidak menanyakan kabarnya alena menghembuskan nafasnya kasar dan memejamkan matanya untuk mengurangi sesak di dadanya
hana yang melihat itu merasa iba dengan sahabatnya tapi dirinya tidak bisa melakukan apapun selain hanya memberi dukungan sebenarnya hana juga heran dengan sikap ibu dari sahabatnya yang lebih menyayangi anak tiri daripada anak kandung bukankah darah lebih kental dari air sama seperti sahabat alisya yang mengetahui kehidupan alisya , hana pun juga tahu kehidupan alena
setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh akhirnya semua bus sudah sampai di sekolah di saat hari sudah mulai gelap semuanya pun turun dari bus dan terlihat sudah banyak para orangtua yang menjemput buah hati mereka alisya dkk adrian dkk alena dan hana juga sudah turun dari bus selly yang terakhir turun tiba - tiba saja kakinya terpeleset tapi untung ada seseorang yang sigap menangkapnya jadi selly tidak terjatuh ke jalan yang keras
__ADS_1
selly memejamkan matanya saat akan terjatuh tapi dirinya tidak merasakan sakit malah merasakan ada di pelukan seseorang selly pun membuka matanya dan terlihat wajah tampan tambatan hatinya
kak jovan ucap selly lirih tapi masih di dengar oleh jovan
ekhem udah kali pelukannya masih banyak orang di sini ucap salsa
kalau mau uwu - uwuan tahu tempat dong ucap faris
jovan melepaskan pelukannya selly pun juga berdiri seperti semula keduanya menjadi pusat perhatian tidak terkecuali para sahabat mereka alena hana dan naila dkk tanpa mengucapkan sepatah katapun jovan akan pergi tapi di tahan oleh selly yang ingin berterima kasih
kak jovan nanti dulu ucap selly di saat jovan akan bejalan
jovan hanya menatap datar gadis yang habis di tolongnya
makasih udah nangkep aku ucap selly tulus sambil tersenyum
hm yang hanya di jawab deheman oleh jovan lalu berlalu dari sana
selly merasakan jantungnya berdetak tidak.biasa jangan di tanya pipinya sudah merah seperti kepiting rebus
cie selly blusing karana kak jovan ucap salsa menggoda
tenang aja sel kalau emang jodoh gak akan kemana ucap kayla
loe berdoa aja jodoh kan gak ada yang tahu ucap alisya
halu aja terus yang tinggi kalau jatuh baru tahu rasanya sakit tapi tak berdarah ucap jessi
mimpinya nanti aja kalau udah di rumah aja jangan di sini ucap firli
kebetulan hanya tinggal mereka saja karena yang lain sudah pada bubar alisya dkk memasang wajah datarnya melihat ke naila dkk
loe berdua sebelum ngomong mending di fikir dulu siapa di sini yang halunya tinggkat dewa ucap salsa
bener tuh emang cuma temen loe doang yang boleh.halu ucap kayla
gak usah ngatain orang kalau kalian gak ada bedanya ucap alisya
udahlah mending kita balik aja yuk udah malam ini ucap selly yang tidak mau mereka akan ribut
siapa yang halu kita gak pernah halu tuh ucap jessi
kalau gak tahu jangan sok tahu ucap firli
emang bukan loe berdua yang halu tapi temen loe itu yang udah halu sampai terbang ke bulan ucap.salsa lagi
__ADS_1
naila yang merasa ucapan salsa di tunjukan kepadanya pun bersuara maksud kamu apa ya siapa yang halu ucap naila
menurut loe siapa yang waktu camping bilang menyukai seseorang dari awal masuk sekolah ini ucap kayla
itu namanya apa jika bukan halu sama kayak selly saat ini ucap kayla lagi
udah - udah jangan di perpanjang lagi mending kita balik aja ucap alisya selain tidak ingin memperpanjang masalah adrian baru saja mengirim pesan ke dirinya jika sudah di tunggu.di mobil
setelah itu alisya dkk pergi dari sana sedangkan naila dkk melihat kepergian mereka naila tahu jika mereka tadi menyindir dirinya yang menyukai adrian jika di fikir - fikir memang benar jika dirinya sempat berhayal terlalu jauh bisa bersama adrian tapi semua itu hilang dalam sekejap setelah melihat adrian bersama alisya meskipun dirinya tidak tahu ada hubungan.apa di antara keduanya
tiba - tiba ada suara yang memanggil naila dari belakang dan terdengar lembut ketiganya pun menoleh dan terlihat maminya yang memanggil
sayang ucap anita dengan lembut sambil berjalan menghampiri naila
mami ucap naila yang langsung mendekat dan memeluk maminya dan anita membalas pelukan putrinya dirinya memang sudah rindu meskipun hanya berpisah selama tiga hari saja
naila melepas pelukannya maaf mi naila gak tahu mami udah dateng mami udah lama nunggunya ucap naila sambil tersenyum
belum sayang mami juga baru dateng ucap anita yang juga tersenyum
kita pulang sekarang papi udah nunggu kamu di rumah ucap anita
papi udah pulang mi ucap ucap naila
udah sayang tapi gak bisa ikut njemput karena baru pulang dan istirahat ucap anita
ya sudah ayo kita pulang naila juga sudah kangen dengan papi dan anita menganguk
sebelum pergi naila pamitan dulu ke dua sahabatnya gaes aku pulang dulu ya sampai ketemu besok.ucap.naila
oke nai hati - hati di jalan ucap jessi dan di angguki oleh naila lalu naila dan anita pun pergi ke mobil mereka begitun dengan kedua sahabat naila yang juga pergi ke mobil sedangkan alena sudah pulang lebih dulu bersama hana
di saat naila dan anita akan masuk ke dalam mobil bertepatan dengan mobil adrian yang lewat tentu saja alisya melihat sikap mamanya ke naila yang begitu menyayangi naila bagaikan anak kandung alisya kembali merasakan sakit di hatinya
adrian yang juga melihat apa yang di lihat alisya kembali membesarkan hati alisya agar tidak merasa sedih karena melihat istrinya sedih juga membuatnya sakit
jangan terlalu di fiikirkan masih banyak yang sayang sama kamu ucap adrian menoleh sekilas dan kembali fokus ke depan
aku baik - baik aja nanti juga terbiasa dan kebal sendiri ucap alisya sambil tersenyum
kamu wanita yang tangguh aku yakin kamu bisa lewin semua ini ucap adrian yang juga sambil tersenyum
sebelum pulang mau mampir ke cafe atau kemana yang kamu mau ucap adrian menawari
langsung pulang aja aku udah udah capek mau langsung istirahat ucap alisya
__ADS_1
oke ucap adrian
karena dirinya juga sudah lelah dan ingin segera istirahat selama perjalanan keduanya juga sambil mengobrol