MENIKAH DENGAN KENTOS

MENIKAH DENGAN KENTOS
EPS 81


__ADS_3

🌞🌞🌞 pagi hari


adrian membuka matanya perlahan dan pemandangan pertama yang di lihatnya adalah wajah cantik istrinya yang masih terlelap dalam tidurnya bibir adrian tertarik ke atas membentuk senyuman mengingat kejadian semalam yang membuatnya merasakan surga dunia menjadikan alisya miliknya seutuhnya


FLASH BACK


semalam saat melihat alisya memakai lingre adrian sempat terkejut tumben alisya mau memakainya apa alisya sudah siap untuk melakukannya fikir adrian sementara alisya merasa gugup melihat suaminya melihatnya memakai baju seperti ini


karena takut terjadi sesuatu yang tak di inginkan alisya membuka lemari untuk mencari jaket setelah ketemu alisya langsung memakainya dan ingin keluar dari walk in closed


aku mau keluar dulu kamu pasti juga mau ganti baju ucap alisya saat sudah berada di depan adrian yang masih berdiri di depan pintu


tapi adrian tidak bergeming dan masih hanya diam sambil menatap alisya dengan tatapan sulit di artikan


minggir dong aku mau keluar ucap alisya,karena adrian menghalangi jalannya


tanpa aba - aba adrian langsung menarik alisya menuju ke tempat tidur dan kini keduanya sudah berada ranjang dengan alisya berada di bawah adrian


drian jangan mulai deh ini udah malam aku udah ngantuk mau tidur ucap alisya berusaha untuk tetap tenang padahal sedang merasa gugup


kenapa hem bukannya kamu udah siap ucap.adrian


siapa yang bilang ucap alisya


bukannya kamu sengaja berpakaian kayak gini itu berarti kamu udah siap ucap adrian


tadi aku cuma iseng pengen nyoba ucap alisya yang merutuki dirinya sendiri yang malah mencoba memakai lingre hingga akhirnya membuat adrian berfikir dirinya sudah siap


karena udah terlanjur begini kenapa kita tidak melakukannya saja sekarang kita juga sudah halal ucap adrian yang terus membujuk alisya agar setuju


aku gak bisa melakukannya sekarang kamu tahu kan aku masih ada satu tahun lagi di sma dan.aku gak mau hamil sebelum lulus please kamu ngerti ya ucap.alisya memohon agar adrian tidak melampui batas


baiklah ucap adrian dingin


lalu bangkit dan langsung masuk ke dalam kamar mandi dan menutup pintu dengan keras sampai membuat alisya kaget


BRAK


alisya terkejut mendengar suara pintu yang di tutup dengan keras


apa dia marah ucap alisya lirih

__ADS_1


alisya bagun dan duduk di tepi tempat tidur sambil memikirkan.cara untuk membujuk adrian agar tidak marah lagi dengannya tadi juga sikap adrian berubah dingin kepadanya


duh gue harus apa sekarang apa gue mau aja kali ya tapi kan gue juga belum siap ucap.alisya


beberapa saat kemudian adrian keluar dari kamar mandi hanya dengan mengunakan handuk sambil mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk yang lain alisya melihat bentuk tubuh adrian sampai tidak berkedip meskipun bukan pertama kalinya apalagi adrian terlihat lebih cool dengan rambut yang masih basah dan acak - acakan dengan masih ada sedikit air di tubuhnya membuat adrian makin sexy


melihat alisya yang tidak berkedip melihatnya adrian mendapat ide untuk menjahili alisya anggap saja balasan yang sudah membuatnya harus mandi tengah malam begini adrian pun mendekat ke arah istrinya berada


kenapa hem apa kamu ingin menyentuhnya ucap adrian dan dengan bodohnya alisya menganguk


boleh sentu saja kita juga sudah halal jadi kamu boleh menyentuhnya ucap adrian yang kini sudah duduk di sebelah alisya


sentuh saja tidak papa ucap adrian lalu menarik tangan alisya untuk menyentuh dada bidangnya


dan entah ada apa dengan alisya menurut saja bahkan dirinya meraba perut adrian melihat reaksi alisya , adrian semakin ingin menjahili alisya


adrian memengang bahu alisya,dan dengan perlahan membaringkan alisya sehingga alisya berada di bawahnya seperti sebelumnya lalu berbisik di telinga alisya


apa aku boleh jika meminta hak ku sekarang bisik adrian


dan diluar dugaan alisya menganguk apakah dewi fortuna sedang memihak kepadanya saat ini adrian tersenyum awalnya ia memang hanya ingin menjahili alisya saja tapi ternyata alisya setuju tentu saja, adrian tidak menyiayiakan kesempatan ini


adrian langsung mengecup bibir alisya dan memaikannya dengan lembut bahkan saat ciuman adrian turun ke leher hingga ke dada tidak ada penolakan sama sekali dari alisya justru menikmati apa yang di lakukan suaminya entah sebenarnya alisya sadar atau tidak


adrian terus melakukan aksinya bahkan kini keduanya sudah tanpa busana adrian terus mengecup seluruh tubuh alisya sementara alisya merasakan sensasi yang luar biasa saat bibir dan tangan adrian berada di aset berharganya bahkan suara - suara merdu terus keluar dari mulutnya menahan rasa nikmat yang di berikan.suaminya


setelah puas memberi kecupan di seluruh tubuh alisya kini adrian akan memulai aksi puncaknya awalnya alisya merasakan sakit yang luar biasa bahkan sampai membuatnya mengeluarkan air mata tapi lama - lama rasa sakit tersebut berubah dengan rasa nikmat yang susah ia jelaskan


hingga akhirnya tubuh adrian ambruk setelah pelepasan pertamanya


terima kasih telah menjaganya untuk ku ucap adrian


FLASH OFF


adrian masih saja memandangi wajah ayu istrinya yang berada di pelukannya lalu menyingkirkan rambut yang menutupi wajah istrinya


bangun sayang sudah pagi kita harus ke sekolah ucap.adrian


mendengar suara suaminya membuat alisya mengeliat entah kenapa dirinya merasakan pendingin di kamarnya lebih dingin dari biasanya bahkan alisya juga, merasakan tubuhnya berasa remuk dengan perlahan alisya membuka matanya terlihat wajah tampan suaminya begitu dekat dengannya yang juga tengah menatapnya


DEG

__ADS_1


alisya sedikit terkejut saat melihat suaminya tidak memakai baju padahal biasanya, adrian selalu memakai baju saat tidur tapi kemudian alisya semakin di buat terkejut saat melihat dirinya juga sama dengan adrian , alisya pun menjauhkan dirinya dari adrian hingga membuat adrian heran kenapa alisya menjauh darinya


ada apa ucap adrian


drian apa yang telah terjadi ucap alisya


apa kamu tidak ingat jika semalam kita sudah melakukannya ucap adrian


apa ucap alisya sedikit berteriak karena terkejut alisya pun langsung duduk sambil memegang selimut yang menutupi tubuh polosnya


adrian bingung dengan alisya kenapa dia terkejut bukannya semalam alisya sudah setuju adrian bangun bangun dan duduk sambil menatap ke alisya


kamu kenapa ucap adrian yang bingung dengan reaksi alisya


kenapa kamu melakukan ini adrian ucap alisya yang matanya sudah berkaca - kaca


memang kenapa apa ada yang salah ucap adrian yang semakin bingung melihat alisya kini menangis


jelas salah kita masih sekolah bagaima jika aku ..... alisya tidak dapat melanjutkan ucapannya


adrian menghembuskan nafas kasar kamu tenang saja semuanya akan baik - baik saja lagipula kita baru sekali melakukannya belum tentu langsung jadi


maaf jika semalam aku khilaf sampai buat kamu kayak gini ucap adrian


lalu mengusap air mata yang jatuh di pipi alisya maaf ucap adrian lagi yang merasa bersalah


alisya mengeleng kamu gak perlu minta maaf harusnya aku yang minta maaf gak seharusnya aku kayak gini ucap alisya


sudahlah lebih baik kita membersihkan diri ucap adrian dan alisya menganguk


adrian turun dari tempat tidur melihat suaminya yang telanjang alisya memejamkan matanya


kenapa gak baju dulu sih ucap alisya


memang apa yang harus di tutupin ucap adrian lalu mengambil handuk yang berada di lantai lalu melilitkannya di pinggang baru masuk ke kamar mandi


setelah adrian masuk ke dalam kamar mandi alisya membuka matanya entah kenapa suaminya itu sekarang menjadi tidak punya malu


saat alisya akan turun dari tempat tidur alisya merasakan sakit di bagian bawahnya alisya duduk ssbentar untuk meredam rasa sakitnya setelah agak mendingan dirinya baru berdiri dengan mengunakan selimut yang menutupi tubunya dan di saat itulah tidak sengaja alisya melihat bercak darah di seprei kini dirinya harus menerima jika sudah tidak perawan lagi


alisya langsung menarik seprei tersebut dan memasukannya ke dalam keranjang baju kotor beberapa saat kemudian adrian sudah selesai dengan mandinya dan gantian alisya yang masuk ke kemar mandi untuk membersihkan diri

__ADS_1


__ADS_2