
🌞🌞🌞 pagi hari
adrian membuka matanya perlahan dan pemandangan pertama yang di lihatnya adalah wajah cantik istrinya yang masih terlelap dalam tidurnya bibir adrian tertarik ke atas membentuk senyuman mengingat kejadian semalam yang membuatnya merasakan surga dunia menjadikan alisya miliknya seutuhnya
FLASH BACK
semalam saat melihat alisya memakai lingre adrian sempat terkejut tumben alisya mau memakainya apa alisya sudah siap untuk melakukannya fikir adrian sementara alisya merasa gugup melihat suaminya melihatnya memakai baju seperti ini
karena takut terjadi sesuatu yang tak di inginkan alisya membuka lemari untuk mencari jaket setelah ketemu alisya langsung memakainya dan ingin keluar dari walk in closed
aku mau keluar dulu kamu pasti juga mau ganti baju ucap alisya saat sudah berada di depan adrian yang masih berdiri di depan pintu
tapi adrian tidak bergeming dan masih hanya diam sambil menatap alisya dengan tatapan sulit di artikan
minggir dong aku mau keluar ucap alisya,karena adrian menghalangi jalannya
tanpa aba - aba adrian langsung menarik alisya menuju ke tempat tidur dan kini keduanya sudah berada ranjang dengan alisya berada di bawah adrian
drian jangan mulai deh ini udah malam aku udah ngantuk mau tidur ucap alisya berusaha untuk tetap tenang padahal sedang merasa gugup
kenapa hem bukannya kamu udah siap ucap.adrian
siapa yang bilang ucap alisya
bukannya kamu sengaja berpakaian kayak gini itu berarti kamu udah siap ucap adrian
tadi aku cuma iseng pengen nyoba ucap alisya yang merutuki dirinya sendiri yang malah mencoba memakai lingre hingga akhirnya membuat adrian berfikir dirinya sudah siap
karena udah terlanjur begini kenapa kita tidak melakukannya saja sekarang kita juga sudah halal ucap adrian yang terus membujuk alisya agar setuju
aku gak bisa melakukannya sekarang kamu tahu kan aku masih ada satu tahun lagi di sma dan.aku gak mau hamil sebelum lulus please kamu ngerti ya ucap.alisya memohon agar adrian tidak melampui batas
baiklah ucap adrian dingin
lalu bangkit dan langsung masuk ke dalam kamar mandi dan menutup pintu dengan keras sampai membuat alisya kaget
BRAK
alisya terkejut mendengar suara pintu yang di tutup dengan keras
apa dia marah ucap alisya lirih
__ADS_1
alisya bagun dan duduk di tepi tempat tidur sambil memikirkan.cara untuk membujuk adrian agar tidak marah lagi dengannya tadi juga sikap adrian berubah dingin kepadanya
duh gue harus apa sekarang apa gue mau aja kali ya tapi kan gue juga belum siap ucap.alisya
beberapa saat kemudian adrian keluar dari kamar mandi hanya dengan mengunakan handuk sambil mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk yang lain alisya melihat bentuk tubuh adrian sampai tidak berkedip meskipun bukan pertama kalinya apalagi adrian terlihat lebih cool dengan rambut yang masih basah dan acak - acakan dengan masih ada sedikit air di tubuhnya membuat adrian makin sexy
melihat alisya yang tidak berkedip melihatnya adrian mendapat ide untuk menjahili alisya anggap saja balasan yang sudah membuatnya harus mandi tengah malam begini adrian pun mendekat ke arah istrinya berada
kenapa hem apa kamu ingin menyentuhnya ucap adrian dan dengan bodohnya alisya menganguk
boleh sentu saja kita juga sudah halal jadi kamu boleh menyentuhnya ucap adrian yang kini sudah duduk di sebelah alisya
sentuh saja tidak papa ucap adrian lalu menarik tangan alisya untuk menyentuh dada bidangnya
dan entah ada apa dengan alisya menurut saja bahkan dirinya meraba perut adrian melihat reaksi alisya , adrian semakin ingin menjahili alisya
adrian memengang bahu alisya,dan dengan perlahan membaringkan alisya sehingga alisya berada di bawahnya seperti sebelumnya lalu berbisik di telinga alisya
apa aku boleh jika meminta hak ku sekarang bisik adrian
dan diluar dugaan alisya menganguk apakah dewi fortuna sedang memihak kepadanya saat ini adrian tersenyum awalnya ia memang hanya ingin menjahili alisya saja tapi ternyata alisya setuju tentu saja, adrian tidak menyiayiakan kesempatan ini
adrian langsung mengecup bibir alisya dan memaikannya dengan lembut bahkan saat ciuman adrian turun ke leher hingga ke dada tidak ada penolakan sama sekali dari alisya justru menikmati apa yang di lakukan suaminya entah sebenarnya alisya sadar atau tidak
adrian terus melakukan aksinya bahkan kini keduanya sudah tanpa busana adrian terus mengecup seluruh tubuh alisya sementara alisya merasakan sensasi yang luar biasa saat bibir dan tangan adrian berada di aset berharganya bahkan suara - suara merdu terus keluar dari mulutnya menahan rasa nikmat yang di berikan.suaminya
setelah puas memberi kecupan di seluruh tubuh alisya kini adrian akan memulai aksi puncaknya awalnya alisya merasakan sakit yang luar biasa bahkan sampai membuatnya mengeluarkan air mata tapi lama - lama rasa sakit tersebut berubah dengan rasa nikmat yang susah ia jelaskan
hingga akhirnya tubuh adrian ambruk setelah pelepasan pertamanya
terima kasih telah menjaganya untuk ku ucap adrian
FLASH OFF
adrian masih saja memandangi wajah ayu istrinya yang berada di pelukannya lalu menyingkirkan rambut yang menutupi wajah istrinya
bangun sayang sudah pagi kita harus ke sekolah ucap.adrian
mendengar suara suaminya membuat alisya mengeliat entah kenapa dirinya merasakan pendingin di kamarnya lebih dingin dari biasanya bahkan alisya juga, merasakan tubuhnya berasa remuk dengan perlahan alisya membuka matanya terlihat wajah tampan suaminya begitu dekat dengannya yang juga tengah menatapnya
DEG
__ADS_1
alisya sedikit terkejut saat melihat suaminya tidak memakai baju padahal biasanya, adrian selalu memakai baju saat tidur tapi kemudian alisya semakin di buat terkejut saat melihat dirinya juga sama dengan adrian , alisya pun menjauhkan dirinya dari adrian hingga membuat adrian heran kenapa alisya menjauh darinya
ada apa ucap adrian
drian apa yang telah terjadi ucap alisya
apa kamu tidak ingat jika semalam kita sudah melakukannya ucap adrian
apa ucap alisya sedikit berteriak karena terkejut alisya pun langsung duduk sambil memegang selimut yang menutupi tubuh polosnya
adrian bingung dengan alisya kenapa dia terkejut bukannya semalam alisya sudah setuju adrian bangun bangun dan duduk sambil menatap ke alisya
kamu kenapa ucap adrian yang bingung dengan reaksi alisya
kenapa kamu melakukan ini adrian ucap alisya yang matanya sudah berkaca - kaca
memang kenapa apa ada yang salah ucap adrian yang semakin bingung melihat alisya kini menangis
jelas salah kita masih sekolah bagaima jika aku ..... alisya tidak dapat melanjutkan ucapannya
adrian menghembuskan nafas kasar kamu tenang saja semuanya akan baik - baik saja lagipula kita baru sekali melakukannya belum tentu langsung jadi
maaf jika semalam aku khilaf sampai buat kamu kayak gini ucap adrian
lalu mengusap air mata yang jatuh di pipi alisya maaf ucap adrian lagi yang merasa bersalah
alisya mengeleng kamu gak perlu minta maaf harusnya aku yang minta maaf gak seharusnya aku kayak gini ucap alisya
sudahlah lebih baik kita membersihkan diri ucap adrian dan alisya menganguk
adrian turun dari tempat tidur melihat suaminya yang telanjang alisya memejamkan matanya
kenapa gak baju dulu sih ucap alisya
memang apa yang harus di tutupin ucap adrian lalu mengambil handuk yang berada di lantai lalu melilitkannya di pinggang baru masuk ke kamar mandi
setelah adrian masuk ke dalam kamar mandi alisya membuka matanya entah kenapa suaminya itu sekarang menjadi tidak punya malu
saat alisya akan turun dari tempat tidur alisya merasakan sakit di bagian bawahnya alisya duduk ssbentar untuk meredam rasa sakitnya setelah agak mendingan dirinya baru berdiri dengan mengunakan selimut yang menutupi tubunya dan di saat itulah tidak sengaja alisya melihat bercak darah di seprei kini dirinya harus menerima jika sudah tidak perawan lagi
alisya langsung menarik seprei tersebut dan memasukannya ke dalam keranjang baju kotor beberapa saat kemudian adrian sudah selesai dengan mandinya dan gantian alisya yang masuk ke kemar mandi untuk membersihkan diri
__ADS_1