MENIKAH DENGAN KENTOS

MENIKAH DENGAN KENTOS
EPS 78


__ADS_3

gelap menjelang nimas dan alisya baru sampai di rumah nimas menyuruh pelayan untuk membawakan belanjaan untuk di bawa ke belakang saat sudah masuk kedalam rumah terlihat elang dan adrian sedang menonton tv berdua melihat nimas dan alisya yang baru pulang dengan membawa paper back ayah dan anak itu bisa menebak jika kedua perempuan tersebut habis berbelanja


sepertinya sangat seru belanjanya sampai bunda baru pulang ucap elang sambil tersenyum ke arah istrinya


biasalah yah perempuan mana bisa kalau belanjanya cuma sebentar ucap adrian


namanya juga perempuan harus jaga penampilan biar ayah sama kamu betah di rumah gak nglirik perempuan lain ucap nimas


bunda tenang aja ayah gak mungkin berpaling dari bunda karena cinta ayah cuma buat bunda ucap elang


ayah bisa aja gombal udah tua juga ucap nimas


ayah serius bukan cuma gombal ucap elang


iya - iya bunda percaya ucap nimas


adrian dan elang tersenyum melihat itu meskipun di usia sudah tidak muda lagi tapi elang dan nimas masih terlihat harmonis adrian berharap dirinya dan alisya bisa seperti ayah dan bundanya


kalau gitu aku mau mandi dulu ucap alisya


iya sayang nanti baru kita makan malam bersama ucap nimas


alisya pun naik ke atas untuk membersihkan dulu saat sudah tiba di kamar alisya memasukan paper back yang berisikan lingre ke dalam lemari bersama, lingre yang pernah di berikan kedua sahabatnya alisya tidak ada niat untuk mencobanya


dan kini alisya sedang makan malam bersama mertua dan suaminya


gimana dengan keadaan sekolah boy baik - baik saja,kan ucap elang


baik yah mendekati ujian udah jarang yang buat onar ucap adrian


sebentar lagi kamu kan udah mau ujian kelulusan kapan pergantian jabatan osisnya ucap elang lagi


secepatnya yah mungkin setelah pertandingan basket ucap adrian


mau ada pertandingan basket lagi kapan sama sekolah mana ucap alisya


minggu depan sama sekolah cendrawasih ucap adrian


oh ucap alisya


setelah selesai makan malam adrian dan alisya sudah berada di kamar adrian sedang mengerjakan tugas - tugasnya sedang alisya sedang menonton drakor di leptopnya sambil meninggu adrian menyelesaikan tugasnya baru dirinya akan memberikan kado yang tadi telah di belinya


hampir tengah malam adrian baru selesai setelah menyimpan leptopnya adrian masuk ke walk in closed untuk berganti baju saat membuka lemari adrian melihat ke paper back entah kenapa dirinya penasaran apa yang tadi istrinya beli adrian pun mengambilnya dan mengeluarkan apa isinya dirinya sedikit terkejut saat tahu apa isinya yang ternyata adalah lingre untuk apa istrinya membelinya bukankah masih ada lingre pemberian kedua sahabatnya yang belum pernah di pakai


adrian kembali memasukan lingre itu kembali ke tempaynya dan meletakan di tempat semula setelah selesai berganti dengan pakaian tidur adrian keluar dari walk in closed dan terlihat istrinya sedang duduk sambil bersandar dan tersenyum ke arahnya adrian pun juga telah naik ke tempat melihat senyuman istrinya membuatnya sedikit heran


ada apa ucap adrian


alisya mengambil sebuah kotak dari laci nakas dekat tempat tidur lalu memberikannya kepada adrian dengan senyum yang belum luntur

__ADS_1


selamat ulang tahun ucap alisya


adrian tersenyum dirinya sampai tidak ingat dengan ulang tahunnya sendiri lalu menerima kotak dari tangan istrinya lalu membukanya dan terlihat jam tangan di dalamnya


maaf aku gak suka apa yang kamu suka ucap alisya


apapun yang kamu berikan aku pasti suka kamu adalah hadiah terindah yang tuhan berikan kepadaku ucap adrian


senyum alisya semakin merekah dirinya tidak mengira suaminya bisa mengatakan itu sederhana tapi membuatnya merasa bahagia


🌞🌞🌞 pagi hari


alisya baru saja sampai di sekolah saat sampai parkiran alisya tidak sengaja melihat selly dengan jovan dan terlihat selly yang memberikan kotak bekal ke jovan dan sama seperti kemarin jovan tidak menerimanya, tapi selly tetap memaksanya dengan di taruh di tangan jovan setelah itu selly pergi dari sana, setelah kepergian selly datanglah adam dan faris lalu jovan memberikan bekal tersebut kepada kedua sahabatnya tentu saja keduanya tidak menolak apalagi gratisan


alisya hanya geleng kepala melihat itu lama kelamaan selly pasti bosan sendiri nantinya saat berjalan di koridor alisya melihat adrian dan naila seketika alisya berhenti berjalan dan ingin tahu apa yang akan di lakukan naila yang terlihat sedang membawa paper back di tangannya


kak adrian selamat ulang tahun ucap naila memberikan hadiah di dalam paper back dan dengan senyum yang menghiasi wajah cantiknya


adrian menatap naila datar tanpa mengambil hadiah di tangan naila terimakasih tapi tidak perlu memberikan hadiah ucap adrian secara tidak langsung menolak hadiah dari naila


naila sedikit kecewa karena adrian telah menolak kado darinya tidak apa - apa aku ikhlas memberikannya yang masih berharap adrian menerima kado darinya


adrian menghela nafas karena tidak tega adrian menerimanya ya sudah terima kasih sebelumnya ucap aderian mengambil paper back dari tangan naila


naila tersenyum karena hadiahnya di terima oleh pujaannya hatinya lalu pandangan adrian menangkap alisya tidak jauh darinya karena tidak ingin ada kesalah pahaman adrian ingin mengejar alisya tapi sayangny bell masuk sudah berbunyi dan alisya sudah pergi dari sana yang merasa kesal dengan suaminya yang menerima hadiah dari naila jelas saja alisya merasa tidak suka di tambah naila menyukai suaminya


hingga,saat jam istirahat alisya masih aja terlihat tak bersahabat wajahnya ketiga sahabatnya pun makin di buat penasaran tidak biasanya alisya seperti sekarang


loe kenapa sya dari tadi pagi tuh muka di ketekuk mulu ucap salsa yang kini berada,di hadapan alisya bersama kayla


apa loe lagi berantem sama kak adrian ucap kayla


gak papa cuma lagi bete aja ucap alisya


emang bete kenapa bukannya harus happy ya nanti malam kan ulang tahun kak adrian ucap selly


serius hari ini kak adrian ultah ucap salsa


kok loe bisa tahu ucap kayla ke selly


ya bisalah kan kemarin tannte nimas yang bilang dan kita berdua bantuin belanja buat makan malam.bersama ucap selly


wah sya loe ngunda kita juga gak nih ke ultah kak adrian ucap salsa dan alisya menganguk kebetulan memang hanya tinggal mereka saja di kelas


kalau hari ini kak adrian ultah terus kenapa loe kayak gak seneng gitu ucap kayla


tau loe sya suami ultah harusnya seneng bukannya malah bete ucap salsa


apa - apa jangan - jangan loe kayak gini karena bingung mau kasih hadiah buat kak adrian ucap kayla

__ADS_1


kalau bingung mau ngasiah apaan sama kak adrian kenapa gak pake lingre aja kan juga udah termasuk nyenengin suami ucap selly sambil menaik turun kan alisnya


boleh juga tuh saran gue yakin loe sama kak adrian pasti belum begituan kan ucap salsa menggoda


kayaknya gue juga setuju itu kan udah jadi kewajiban loe sebagai istri ucap kayla


apaan sih loe bertiga ngaco kalau ngomong jangan lupakan gue masih ada setahun lagi di sma kalau gue hamil sebelum lulus gimana ucap alisya semakin tambah kesel dengan karena ucapan ketiga sahabatnya


udah ah gue mau kesuatu tempat loe bertiga ke kantin aja duluan ucap alisya


dia mau kemana sih ucap salsa


ya mana gue tahu tadi kenapa gak ikut aja ucap kayla


mungkin mau nemuin kak adrian mending kita kantin aja,keburu masuk nanti ucap selly


ketiganya pun keluar menuju kantin sedankan alisya sudah berada di depan kelas adrian karena tadi pagi mertuanya memberi tahunya agar menyuruh para sahabat adrian untuk mengalihkan perhatian adrian karena di rumah sedang ada persiapan untuk acara nanti malam


alisya masuk ke dalam dan kini tujuannya adalah salah satu sahabat suaminya kehadiran alisya sontak mengejutkan adrian dkk yang memang hanya ada mereka di kelas adrian menatap alisya tadi pagi adrian dapat melihat jika istrinya marah ke dirinya berbeda dengan revan yang menatap dalam alisya


mau gapain loe ke sini ucap faris


atau mau nemuin babang revan ucap adam


alisya tidak menanggapi dan menghampiri jovan yang sedang sibuk dengan ponselnya


bisa kita bicara sebentar ucap alisya


adrian mendongak dan sudah ada alisya di depannya mau bicara apa ucap jovan


gak bisa di sini ikut gue sekarang ucap alisya


tapi jovan tidak bergeming membuat alisya menghela nafas dan menarik tangan jovan ke luar dari kelas tentu saja apa yang alisya lakukan membuat keempat cogan itu di buat heran ada urusan apa alisya dengan jovan


sampai di belakang sekolah alisya melepaskan tangan jovan dan berdiri di hadapan jovan


sorry gue harus lakun ini ucap alisya


hm yang hanya di jawab dengan deheman oleh jovan


bun eh alisya meralat ucapannya yang hampir keceplosan memanggil nimas dengan sebutan bunda di hadapan jovan yang tidak tahu statusnya


tante nimas mau ngadain makam malam buat kejutan ultah adrian jadi nanti loe ajak adrian ke suatu tempat sebelum pulang sekalian loe kasih tahu yang lain ucap alisya


setelah mengatakan itu alisya pergi dari sana tapi suara jovan menghentikannya


ada hubungan apa loe sama adrian ucap jovan


alisya berhenti sejenak tanpa menoleh lalu kembali melanjutkan langkahnya meningalkan jovan yang masih mematung di tempat sambil memikirkan ada hubungan apa alisy dengan sahabatnya apa alisya sudah sangat dekat dengan keluarga adrian karena,tadi jovan mendengar saat alisya hampir mengucapkan bunda tapi tidak jadi

__ADS_1


__ADS_2