
gelap menjelang nimas dan alisya baru sampai di rumah nimas menyuruh pelayan untuk membawakan belanjaan untuk di bawa ke belakang saat sudah masuk kedalam rumah terlihat elang dan adrian sedang menonton tv berdua melihat nimas dan alisya yang baru pulang dengan membawa paper back ayah dan anak itu bisa menebak jika kedua perempuan tersebut habis berbelanja
sepertinya sangat seru belanjanya sampai bunda baru pulang ucap elang sambil tersenyum ke arah istrinya
biasalah yah perempuan mana bisa kalau belanjanya cuma sebentar ucap adrian
namanya juga perempuan harus jaga penampilan biar ayah sama kamu betah di rumah gak nglirik perempuan lain ucap nimas
bunda tenang aja ayah gak mungkin berpaling dari bunda karena cinta ayah cuma buat bunda ucap elang
ayah bisa aja gombal udah tua juga ucap nimas
ayah serius bukan cuma gombal ucap elang
iya - iya bunda percaya ucap nimas
adrian dan elang tersenyum melihat itu meskipun di usia sudah tidak muda lagi tapi elang dan nimas masih terlihat harmonis adrian berharap dirinya dan alisya bisa seperti ayah dan bundanya
kalau gitu aku mau mandi dulu ucap alisya
iya sayang nanti baru kita makan malam bersama ucap nimas
alisya pun naik ke atas untuk membersihkan dulu saat sudah tiba di kamar alisya memasukan paper back yang berisikan lingre ke dalam lemari bersama, lingre yang pernah di berikan kedua sahabatnya alisya tidak ada niat untuk mencobanya
dan kini alisya sedang makan malam bersama mertua dan suaminya
gimana dengan keadaan sekolah boy baik - baik saja,kan ucap elang
baik yah mendekati ujian udah jarang yang buat onar ucap adrian
sebentar lagi kamu kan udah mau ujian kelulusan kapan pergantian jabatan osisnya ucap elang lagi
secepatnya yah mungkin setelah pertandingan basket ucap adrian
mau ada pertandingan basket lagi kapan sama sekolah mana ucap alisya
minggu depan sama sekolah cendrawasih ucap adrian
oh ucap alisya
setelah selesai makan malam adrian dan alisya sudah berada di kamar adrian sedang mengerjakan tugas - tugasnya sedang alisya sedang menonton drakor di leptopnya sambil meninggu adrian menyelesaikan tugasnya baru dirinya akan memberikan kado yang tadi telah di belinya
hampir tengah malam adrian baru selesai setelah menyimpan leptopnya adrian masuk ke walk in closed untuk berganti baju saat membuka lemari adrian melihat ke paper back entah kenapa dirinya penasaran apa yang tadi istrinya beli adrian pun mengambilnya dan mengeluarkan apa isinya dirinya sedikit terkejut saat tahu apa isinya yang ternyata adalah lingre untuk apa istrinya membelinya bukankah masih ada lingre pemberian kedua sahabatnya yang belum pernah di pakai
adrian kembali memasukan lingre itu kembali ke tempaynya dan meletakan di tempat semula setelah selesai berganti dengan pakaian tidur adrian keluar dari walk in closed dan terlihat istrinya sedang duduk sambil bersandar dan tersenyum ke arahnya adrian pun juga telah naik ke tempat melihat senyuman istrinya membuatnya sedikit heran
ada apa ucap adrian
alisya mengambil sebuah kotak dari laci nakas dekat tempat tidur lalu memberikannya kepada adrian dengan senyum yang belum luntur
__ADS_1
selamat ulang tahun ucap alisya
adrian tersenyum dirinya sampai tidak ingat dengan ulang tahunnya sendiri lalu menerima kotak dari tangan istrinya lalu membukanya dan terlihat jam tangan di dalamnya
maaf aku gak suka apa yang kamu suka ucap alisya
apapun yang kamu berikan aku pasti suka kamu adalah hadiah terindah yang tuhan berikan kepadaku ucap adrian
senyum alisya semakin merekah dirinya tidak mengira suaminya bisa mengatakan itu sederhana tapi membuatnya merasa bahagia
🌞🌞🌞 pagi hari
alisya baru saja sampai di sekolah saat sampai parkiran alisya tidak sengaja melihat selly dengan jovan dan terlihat selly yang memberikan kotak bekal ke jovan dan sama seperti kemarin jovan tidak menerimanya, tapi selly tetap memaksanya dengan di taruh di tangan jovan setelah itu selly pergi dari sana, setelah kepergian selly datanglah adam dan faris lalu jovan memberikan bekal tersebut kepada kedua sahabatnya tentu saja keduanya tidak menolak apalagi gratisan
alisya hanya geleng kepala melihat itu lama kelamaan selly pasti bosan sendiri nantinya saat berjalan di koridor alisya melihat adrian dan naila seketika alisya berhenti berjalan dan ingin tahu apa yang akan di lakukan naila yang terlihat sedang membawa paper back di tangannya
kak adrian selamat ulang tahun ucap naila memberikan hadiah di dalam paper back dan dengan senyum yang menghiasi wajah cantiknya
adrian menatap naila datar tanpa mengambil hadiah di tangan naila terimakasih tapi tidak perlu memberikan hadiah ucap adrian secara tidak langsung menolak hadiah dari naila
naila sedikit kecewa karena adrian telah menolak kado darinya tidak apa - apa aku ikhlas memberikannya yang masih berharap adrian menerima kado darinya
adrian menghela nafas karena tidak tega adrian menerimanya ya sudah terima kasih sebelumnya ucap aderian mengambil paper back dari tangan naila
naila tersenyum karena hadiahnya di terima oleh pujaannya hatinya lalu pandangan adrian menangkap alisya tidak jauh darinya karena tidak ingin ada kesalah pahaman adrian ingin mengejar alisya tapi sayangny bell masuk sudah berbunyi dan alisya sudah pergi dari sana yang merasa kesal dengan suaminya yang menerima hadiah dari naila jelas saja alisya merasa tidak suka di tambah naila menyukai suaminya
hingga,saat jam istirahat alisya masih aja terlihat tak bersahabat wajahnya ketiga sahabatnya pun makin di buat penasaran tidak biasanya alisya seperti sekarang
loe kenapa sya dari tadi pagi tuh muka di ketekuk mulu ucap salsa yang kini berada,di hadapan alisya bersama kayla
apa loe lagi berantem sama kak adrian ucap kayla
gak papa cuma lagi bete aja ucap alisya
emang bete kenapa bukannya harus happy ya nanti malam kan ulang tahun kak adrian ucap selly
serius hari ini kak adrian ultah ucap salsa
kok loe bisa tahu ucap kayla ke selly
ya bisalah kan kemarin tannte nimas yang bilang dan kita berdua bantuin belanja buat makan malam.bersama ucap selly
wah sya loe ngunda kita juga gak nih ke ultah kak adrian ucap salsa dan alisya menganguk kebetulan memang hanya tinggal mereka saja di kelas
kalau hari ini kak adrian ultah terus kenapa loe kayak gak seneng gitu ucap kayla
tau loe sya suami ultah harusnya seneng bukannya malah bete ucap salsa
apa - apa jangan - jangan loe kayak gini karena bingung mau kasih hadiah buat kak adrian ucap kayla
__ADS_1
kalau bingung mau ngasiah apaan sama kak adrian kenapa gak pake lingre aja kan juga udah termasuk nyenengin suami ucap selly sambil menaik turun kan alisnya
boleh juga tuh saran gue yakin loe sama kak adrian pasti belum begituan kan ucap salsa menggoda
kayaknya gue juga setuju itu kan udah jadi kewajiban loe sebagai istri ucap kayla
apaan sih loe bertiga ngaco kalau ngomong jangan lupakan gue masih ada setahun lagi di sma kalau gue hamil sebelum lulus gimana ucap alisya semakin tambah kesel dengan karena ucapan ketiga sahabatnya
udah ah gue mau kesuatu tempat loe bertiga ke kantin aja duluan ucap alisya
dia mau kemana sih ucap salsa
ya mana gue tahu tadi kenapa gak ikut aja ucap kayla
mungkin mau nemuin kak adrian mending kita kantin aja,keburu masuk nanti ucap selly
ketiganya pun keluar menuju kantin sedankan alisya sudah berada di depan kelas adrian karena tadi pagi mertuanya memberi tahunya agar menyuruh para sahabat adrian untuk mengalihkan perhatian adrian karena di rumah sedang ada persiapan untuk acara nanti malam
alisya masuk ke dalam dan kini tujuannya adalah salah satu sahabat suaminya kehadiran alisya sontak mengejutkan adrian dkk yang memang hanya ada mereka di kelas adrian menatap alisya tadi pagi adrian dapat melihat jika istrinya marah ke dirinya berbeda dengan revan yang menatap dalam alisya
mau gapain loe ke sini ucap faris
atau mau nemuin babang revan ucap adam
alisya tidak menanggapi dan menghampiri jovan yang sedang sibuk dengan ponselnya
bisa kita bicara sebentar ucap alisya
adrian mendongak dan sudah ada alisya di depannya mau bicara apa ucap jovan
gak bisa di sini ikut gue sekarang ucap alisya
tapi jovan tidak bergeming membuat alisya menghela nafas dan menarik tangan jovan ke luar dari kelas tentu saja apa yang alisya lakukan membuat keempat cogan itu di buat heran ada urusan apa alisya dengan jovan
sampai di belakang sekolah alisya melepaskan tangan jovan dan berdiri di hadapan jovan
sorry gue harus lakun ini ucap alisya
hm yang hanya di jawab dengan deheman oleh jovan
bun eh alisya meralat ucapannya yang hampir keceplosan memanggil nimas dengan sebutan bunda di hadapan jovan yang tidak tahu statusnya
tante nimas mau ngadain makam malam buat kejutan ultah adrian jadi nanti loe ajak adrian ke suatu tempat sebelum pulang sekalian loe kasih tahu yang lain ucap alisya
setelah mengatakan itu alisya pergi dari sana tapi suara jovan menghentikannya
ada hubungan apa loe sama adrian ucap jovan
alisya berhenti sejenak tanpa menoleh lalu kembali melanjutkan langkahnya meningalkan jovan yang masih mematung di tempat sambil memikirkan ada hubungan apa alisy dengan sahabatnya apa alisya sudah sangat dekat dengan keluarga adrian karena,tadi jovan mendengar saat alisya hampir mengucapkan bunda tapi tidak jadi
__ADS_1