
adrian dan alisya sudah sampai di rumah keduanya masuk kedalam dengan bergandengan tangan dan senyum terlihat jelas di wajah keduanya elang dan nimas yang sedang menonton tv melihat anak dan menantunya terlihat bahagia adrian dan alisya tidak menyadari kalau keduanya di perhatikan oleh orang tua mereka hingga suara nimas menyadarkan keduanya
kalian baru pulang habis dari mana ucap nimas
keduanya terkejut mendengar suara nimas hingga keduanya melespaskan tangan mereka yang masih bergandengan dan menoleh ke arah ayah dan bundanya berada lalu menghampiri dan duduk di sofa
kita habis dari cafe bun ucap adrian
kalian sudah makan ucap nimas lagi
sudah bun ucap alisya
kalau belum nanti biar di siapkan oleh pelayan tadi ayah dan bunda udah makan duluan ucap nimas
ayah dengar sekolah kita akan ada acara kapan acaranya di mulai ucap elang
lusa yah acaranya camping selama tiga hari ucap adrian dan elang menganguk
alisya menyibakan rambutnya kebelakang hingga memperlihatkan leher jenjang putihnya dan tanpa segaja nimas melihat sesuatu di leher alisya hingga membuat nimas tersenyum penuh arti melihat senyuman nimas membuat ketiganya menjadi heran adrian dan elang mengikuti arah pandang nimas dan keduanya paham apa yang membuat nimas tersenyum tapi tidak dengan alisya yang belum sadar
bunda kenapa tersenyum sendiri apa ada yang lucu ucap alisya
tidak ada sayang kamu pasti lelah pulang sekolah langsung ....... nimas tidak melanjutkan ucapannya
langsung ke cafe maksud bunda ucap alisya
ah iya itu maksud bunda ucap nimas padahal bukan itu yang akan di ucapkan tadi
aku ke cafe cuma nemenin kak adrian kerja jadi mana mungkin aku capek ucap alisya
tapi kamu perlu bersih - bersih dan istirahat ucap adrian
mendengar ucapan adrian membuat nimas semakin tersenyum lebar nimas mengira keduanya sudah melakukan sesuatu
kalau begitu kita ke kamar dulu ucap.alisya dan di angguki oleh nimas dan elang
__ADS_1
alisya dan adrian pun pergi ke kamar mereka sedangkan elang hanya geleng kepala melihat apa yang sudah di lakukan putranya apalagi elang berfikir putranya melakukan di cafe bukannya dirumah atau di hotel yang mengira putra dan menantunya habis melakukan hubungan suami istri sama dengan apa yang di fikirkan oleh nimas
di dalam kamar pasutri muda tersebut adrian sedang duduk di sofa dengan memainkan ponselnya sambil menunggu istrinya selesai mandi sedangkan di dalam kamar mandi alisya melepas kancing seragamnya di depan cermin saat kancing seragamnya sudah terbuka alisya terkejut melihat leher dan dadanya seperti macan tutul alisya jadi teringat kejadian di sekolah dan di cafe tadi
pantas saja mertuanya tadi tersenyum penuh arti jadi karena melihat ini pasti nimas sudah berfikir yang tidak - tidak tanpa mengancingkan kembali seragamnya alisya keluar dari kamar mandi yang merasa kesal dengan adrian
adrian ucap alisya dengan keras dari pintu kamar mandi
adrian pun mengalihkan pandangannya ke arah alisya dan hampir menjatuhkan ponselnya karena melihat pemandangan yang menggoda iman
apa yang loe lakuin sampe gue kayak macan tutul begini ucap alisya
adrian tidak mendengar suara alisya karena dirinya sedang fokus ke sesuatu yang belum di sadari oleh alisya
melihat adrian yang hanya diam saja membuat alisya semakin kesel adrian pun mendekat ke arah alisya dengan tatapan yang tidak biasa tapi alisya belum menyadari jika dirinya sudah membangunkan singa jantan yang bisa,saja menerkamnya
saat adrian sudah sampai di hadapannya alisya melihat tatapan adrian seperti tertuju pada sesuatu hingga dirinya baru sadar kalau ternyata dirinya lupa mengancingkan kembali seragamnya dan tentu saja menperlihatkan sesuatu yang dirinya tutupi selama ini
alisya merasakan hawa yang berbeda yang membuatnya tegang tanpa aba - aba alisya lansung menutup pintu tapi sayang dapat di hentikan oleh adrian yang dengan sigap menahan pintu yang akan di tutup oleh alisya tapi alisya tidak menyerah untuk tetap berusaha menutup pintu tersebut tapi tenaga adrian lebih kuat dan alhasil alisya kalah dan adrian sudah masuk ke kamar mandi
alisya berjalan mundur sambil menyilangkan kedua tangannya di depan dada dengan perasaan yang tidak menentu tegang gugup takut menjadi satu hingga alisya terbentur ke tembok dan adrian sudah berada di depannya
drian gue mohon jangan ucap alisya gugup
adrian menarik pinggang alisya hingga alisya terbentur dada bidang adrian
gue udah gak tahan sya boleh ya ucap adrian yang berharap alisya setuju tapi alisya mengeleng dan akhirnya
cup
adrian mengecup bibir alisya dan memainkannya,dengan lembut bahkan adrian menahan tengkuk belakang alisya untuk memperdalam ciumannya ingin rasanya alisya menolak tapi tubuhnya berkata lain tubuhnya seakan tahu kewajiban seorang istri adrian terus memainkan bibir istrinya lalu mengiring alisya hingga di bawah shower
adrian menghentikan permainannya untuk mengatur nafas lalu menghidupkan shower air dingin dari shower membasahi tubuh keduanya adrian melanjutkan kembali bermain dengan bibir alisya tangan adrian tak tinggal diam membuka semua pakaian alisya dan dirinya hingga kini keduanya sudah tanpa busana adrian terus memainkan bibir manis alisya dengan tangannya meraba lekuk tubuh istrinya bahkan tidak ada yang terlewat dengan bibir keduanya masih bertautan
alisya sudah tidak tahu lagi harus apa ingin menolak tapi tubuhnya menginginkan lebih hingga akhirnya alisya pun hanyut dalam permainan suaminya dan suara - suara aneh tapi merdu di telinga adrian tidak hentinya keluar tapi sedetik kemudian adrian menjeda permainanya dirinya menatap wajah istrinya yang terpejam lalu alisya pun membuka kedua matanya hingga keduanya bertatapan
__ADS_1
sorry kalau gue udah bertindak terlalu jauh ucap adrian dirinya sadar sudah keteraluan
alisya menghela nafas lega karena adrian tidak benar - benar melakukannya alisya mengeleng lalu tersenyum
gak papa wajar sih loe suami gue yang seharusnya nendapatkan apa yang sudah jadi hak loe harusnya gue yang minta maaf karena belum siap untuk melakukannya ucap alisya
udahlah janganlah terlalu di fikirkan nanti juga akan ada saatnya untuk kita melakukannya ucap adrian
tapi karena kita udah terlanjur begini mending kita mandi bareng sekalian ucap adrian lagi
seketika alisya tersadar kalau dirinya dan adrian sudah tanpa busana bahkan tidak sengaja matanya mengarah ke bawah dan melihat adik suaminya alisya pun membalikan badannya membelakangi suaminya alisya merasa malu melihat yang sudah halal untuk di lihatnya
kenapa hem apa ada yang salah ucap adrian menggoda dirinya tahu apa yang membuat istrinya membelakanginya
gak ada loe bisa keluar biar gue mandi duluan ucap alisya
gue udah lihat semua jadi gak perlu malu ucap adrian
tanpa menunggu jawaban adrian mangambil sabun dan mulai menyabuni punggung alisya mau menolak pun percuma mau tak mau alisya pasrah saja adrian menyabuni seluruh tubuh alisya tapi sesekali tangan adrian nakal dengan menekan aset berharga alisya dari belakang
adrian ih tangannya tolong di kondisikan ucap alisya
adrian tidak menjawab dan terus menyabuni tubuh alisya tapi tangan adrian kembali nakal dengan mengelus area sensitiv alisya tentu saja alisya terkejut
adrian mana sabunnya biar aku sendiri aja ucap alisya yang sudah mulai kesel
oke - eke udah gak lagi ucap adrian sambil tersenyum
selesai menyabuni tubuh istrinya adrian membalikan tubuh alisya menghadap ke arahnya lalu menyerahkan sabun cair ke istrinya
gantian kamu sekarang sabuni.tubuh aku ucap adrian
tanpa banyak protes alisya melakukan saja tapi matanya tidak berani menatap ke bawah saat alisya menyabuni dada bidang suaminya adrian menarik pinggang alisya lalu menekan area yang sensitif untuk perempuan bagian belakang tentu saja membuat alisya gugup
kalau kamu gak bisa diem kamu sabuni sendiri ucap alisya kesel tapi malah terlihat mengemaskan di mata adrian
__ADS_1
sekarang kamu balik badan ucap alisya
adrian balik badan lalu alisya menyabuni punggung adrian setelah selesai dengan sabun menyabun kini keduanya gantian keramas tapi di lakukan sendiri - sendiri sambil di temani air yang mengalir pasutri tersebut menyelesaikan mandinya setelah selesai keduanya keluar dari kamar mandi dengan hanya mengunakan handuk saat sudah sampai walk in closed adrian mengambil pakaian dan berganti di kamar mandi membiarkan alisya ganti pakaian sendiri di walk in closed