
saat masuk kedalam cafe ternyata semua meja sudah penuh padahal bukan malam minggu tapi banyak juga para remaja yang datang ke cafe bersama sahabatnya alisya mengedarkan pandangannya mencari meja yang kosong tapi sudah tidak ada
udah penuh semua mejanya ucap alisya
kamu pesen makanan aja dulu kasih buku pesanan ke dia ucap adrian kepada salah satu pelayan dan pelayan tersebut menganguk
ini mbak silahkan mau pesan apa ucap pelayan tersebut ramah
alisya mengambil buku pesanan dan memilih beberapa makanan dan minuman pelayan tersebut mencatat apa saja yang di pesan oleh alisya
udah itu aja ucap alisya mengembalikan buku pesanan ke pelayan tersebut
baik tunggu sebentar ya mbak ucap pelayan tersebut
nanti bawa ke ruangan saya ucap adrian
baik mas ucap pelayan tersebut lalu pergi ke dapur
mendengar kata ruangan membuat alisya heran ruangan apa yang di maksud adrian
ayo ucap adrian sambil mengandeng tangan alisya dan mengajak alisya keruangannya
alisya tidak bertanya dan mengikuti adrian dan sampai keduanya di sebuah ruangan yang lumayan luas diruangan tersebut ada meja kerja sofa beserta mejanya dan ada satu kamar tidur
alisya menatap sekeliling ruangan tersebut cukup rapai dan nyaman tapi dirinya masih bingung kenapa adrian mengajaknya kemari dan ini ruangan apa
drian ini ruangan apa dan kenapa loe ngajak gue ke sini ucap alisya
adrian melepas almamaternya dan di sampirkan.di kursi lalu duduk di kursi tersebut adrian pun membuka leptop dan mulai mengecek cafenya tanpa menjawab pertanyaan alisya
alisya berdecak malas karna di cueki oleh adrian melihat adrian yang mengerjakan sesuatu alisya pun memiliki satu pemikiran
kamu kerja di sini ucap alisya dan adrian menganguk
kamu kan udah kerja di perusahaan ayah ngapain sih masih kerja di sini ucap alisya
emang kenapa kamu malu punya suami yang kerjanya di cafe ucap adrian sambil menatap alisya yang masih berdiri
gak sih cuma heran aja anak sultan kayak kamu mau kerja begini
adrian tersenyum dan menyuruh alisya duduk di kursi yang di hadapannya
duduk dulu sya ucap adrian dan alisya pun duduk di kursi di hadapan adrian
karena aku gak ingin cuma enaknya aja menerima pemberian orang tua aku juga mau mencoba hal lain jadi aku mau kerja begini ucap
ayah sama bunda tahu kamu kerja di sini ucap alisya
tahu dan mereka mendukung ucap adrian
alisya menganguk tidak tahu saja alisya jika adrian sebenarnya adalah pemilik.cafe tersebut tidak lama kemudian terdengar suara pintu yang di ketuk dan terdengar suara pelayan dari luar mengantar pesanan
tok
tok
tok
mas ini pesanannya sudah siap ucap pelayan dari luar
bawa masuk ucap adrian
pelayan itu pun lalu meletakan makanan dan minuman di meja depan sofa setelah selesai pelayan tersebut pamit untuk kembali bekerja
saya permisi dulu mas ucap pelayan tersebut dan di angguki oleh adrian
setelah pelayan tersebut itu pergi aliya pun duduk di sofa dan menatap banyaknya makanan di hadapannya
kenapa cuma diliatin bukannya di makan ucap adrian yang melihat alisya hanya diam
kamu temenin aku makan kamu juga belum makan ucap alisya
adrian pun beranjak dari duduknya dan duduk di sebelah alisya lalu alisya mulai mengambil satu mskanan dan menyuapi adrian
adrian tersenyum dan membuka mulutnya dan memakan makanan dengan alisya yang menyuapi alisya pun juga makan bekas gigitan adrian tanpa ada rasa jijik akhirnya keduanya pun makan dengan saling suap - suapan jika ada yang melihat pasti terlihat so sweet
hingga akhirnya semua makanan sudah habis tak tersisa adrian mengelap bibirnya dengan tisu melihat ada sisa makanan di bibir alisya muncul.ide jahil adrian pun mendekatkan wajahnya ke wajah alisya tentu saja alisya memundurkan wajahnya tapi adrian langsung menahan tengkuk alisya dan akhirnya
cup
adrian menempelkan bibirnya ke bibir alisya dan mulai memainkannya dengan lembut alisya memejamkan matanya dan mulai menikmati permainan suaminya adrian semakin memperdalam ciuman keduanya
dengan perlahan adrian membaringkan alisya di sofa sehingga kini posisinya alisya berada di bawah adrian dengan bibirnya keduanya yang.masih bertautan adrian semakin berani mengeksplor setiap inci mulut alisya
bahkan tangannya adrian tidak tinggal diam hingga tangan adrian berada di aset berharga alisya dan menekannya bibir adrian turun ke leher alisya dan memberikan tanda kepimilikan
alisya begitu menikmati sentuhan yang di berikan adrian setiap sentuhan adrian mampu membuat dirinya lupa segala - galanya entah alisya sadar atau tidak dengan apa yang di lakukan adrian hingga tidak ada penolakan beberapa kali terdengar suara merdu alisya menahan rasa nikmat yang belum pernah ia rasakan sebelumnya
tangan kekar adrian masih nyaman berada di aset berharga istrinya dan terus menekannya dengan lembut hingga adrian pun memperhentikan permaianannya karena tidak mau bertidak semakin jauh sudah tidak merasakan sentuhan suaminya alisya pun membuka kedua matanya dan terlihat wajah tampan adrian.begitu dekat dengannya keduanya saling bertatapan dengan posisi yang masih sama lumayan lama dan
cup
cup
cup
adrian mengecup.seluruh wajah aliasya lalu duduk seperti semula begitupun dengan alisya sambil merapikan seragamnya yang sedikit berantakan bibirnya terkunci tidak tahu harus berkata apa setelah perlakuan adrian tehadapnya
aku selesain dulu pekerjaan aku baru kita pulang ucap adrian yang bersikap seperti biasa seakan tidak terjadi apapun dan alisya menganguk
__ADS_1
adrian sudah duduk di kursinya dan mulai memeriksa perkembangan cafenya sambil menunggu alisya bermain ponsel dan sesekali melirik ke arah adrian suaminya itu semakin tampan jika sedang serius
dan akhirnya adrian sudah selesai dengan pekerjaannya setelah merapikan mejanya adrian.pun mengajak alisya untuk pulang
ayo kita pulang sekarang ucap adrian
sudah selesai ucap alisya dan adrian menganguk
keduanya pun keluar dari ruangan tidak lupa adrian mengunci pintu adrian mengandeng tangan alisya saat sampai di depan keduanya menjadi pusat perhatian para palanggan dan para pelayan karena terlihat begitu serasi cantik dan tampan bahkan semua pelayan yang bekerja baru melihat pertama kalinya bos mereka membawa perempuan ke cafe
di tempat lain naila sedang makan malam dengan anita dan alena namun tidak dengan gunawan yang sedang keluar kota anita memang jarang menemani atas permintaan gunawan untuk menemani putrinya agar tidak sendirian di rumah karena gunawan tidak mau putrinya merasa kesepian dan kurang kasih sayang
bagaimana dengan acara sekolah yang kamu bilang waktu itu sayang ucap anita ke naila
jadi mi lusa lusa acara campingnya selama tiga hari
selama di sana kamu harus hati - hati dan jaga kesehatan alena kamu harus jaga adik kamu ucap anita kepada kedua putrinya
alena memutar bola matanya malas selalu saja anita berlebihan jika menyangkut tentang naila sedangkan dirinya saja yang putri kandungnya terkadang tidak di perdulikan
udah besar kali ma bisa jaga diri sendiri ucap alena malas selera makannya jadi hilang karena ucapan mamanya
gak ada salah ya kan kamu jaga adik kamu sebagai kakak yang baik ucap anita menasehati
alena tersenyum miring adik yang mana yang harus aku jaga aku kan punya dua adik ucap alena santai tapi penuh penekanan
ya naila lah siapa lagi ucap anita bingung dengan ucapan alena
oh aku kira adik yang satu lagi ucap alena
anita dan naila berhenti makan keduanya paham yang di maksud alena jika naila tahu kalau alisya sudah satu sekolah dengan dirinya dan alena tapi tidak dengan anita yang memang belum tahu jika alisya satu sekolah dengan kedua putrinya
maksud kamu apa len ucap anita
mama pikir aja sendiri punya anak berapa ucap alena sambil beranjak dari dudunya lalu pergi ke kamar
anita masih mencerna ucapan alena lalu menatap ke arah naila seolah bertanya naila yang paham akan tatapan maminya pun memberi tahu
alisya pindah ke sekolah yang sama dengan aku dan kak alena mi ucap naila yang tidak memanggil alisya dengan sebutan kak karena umur mereka sama
anita menganguk paham dirinya jadi teringat kalau alisya juga sudah menikah tapi anita tidak tahu siapa dan seperti apa suaminya karena tidak datang ke pernikahannya
aku udah selesai makan aku mau ke kamar dulu mi dan mami gak perlu khawatir aku bisa jaga diri sendiri ucap naila sambil tersenyum
ya sudah ingat jangan kemalaman tidurnya tidak baik untuk kesehatan ucap anita mengigatkan yang juga sambil tersenyum
oke mi ucap ucap naila lalu pergi ke kamar
anita memanggil pembantu untuk membereskan bekas mereka makan dirinya juga akan ke kamar untuk beristirahat
di dalam kamar naila bersandar di tumpukan bantal dan mengingat kembali kejadian sore tadi niatnya ingin berdua saja dengan pujaan hatinya malah tidak terjadi naila juga dapat melihat sikap hangat adrian saat membukakan pintu mobil untuk alisya apa mungkin mereka memang benar ada hubungan
hingga terdengar ada pesan masuk ke ponelnya yang ternyata dari kedua sahabatnya yang menayakan bagaimana saat dirinya pulang dengan adrian tadi sore
ting
jessica lope
nai gimana pulang
sama kak adrian lancar
gak
firliendia
tadi sempet
ngobrol gal sama
ketos
nanaina
biasa aja kita
juga gak ngobrol
jessica
eh tadikan tuh murid
baru juga satu mobil
sama kak adrian terus
duduk di depan sama kak
adrian ada kedekatan gak
antara mereka
firliendia
tadi loe bertiga
gimana di dalam mobil
penasaran gue
__ADS_1
nainaina
ya gitulah udah
gak usah bahas itu
gak ada yang seru
jessica lope
nai mending loe
jujur deh sama kita
loe sebenernya sukakan
sama kak adrian jujur aja
gak papa kali nanti kita
bantuin deh biar bisa deket
dengan kak adrian
filiendia
kita kan udah jadi
sahabat nai apa loe
gak percaya sama kita
janji kita gak akan bocorin
kesiapapun
naila berfikir sejenak sebelum membalas pesan kedua sahabatnya selama ini dirinya tidak pernah cerita ke siapapun kalau dirinya menyukai adrian sekalipun ke selly yang dekat dengannya tapi mungkin cerita ke jessy dan firli bisa membantu dirinya
nanaina
oke aku emang udah
lama suka ke kak adrian
dari pertama masuk sekolah
malahan tapi aku sekarang
bingung gimana caranya
memastikan perasaan
kak adrian tanpa harus
nembak
jessica lope
loe coba kasih perhatian
kayak.ngasih bekal gitu
akan di terima atau gak
sama kak adrian
firliendia
pelan - pelan aja ndeketinnya
jangan kayak alena yang
keliatan caper coba nanti gue
pikirin lagi cara yang lain
nanaina
oke kita lanjut besok
udah malah udah
ngantuk juga
jessica lope
oke nai besok kita
kasih tahu cara yang
lain
firliendia
selamat malam semua
read
setelah berbalas pesan dengan kedua sahabatnya naila pun memutuskan untuk tidur sebenarnya juga belum terlalu malam tapi dirinya hanya ingin melupakan.kejadian sore tadi yang kurang menyenangkan untukny
__ADS_1