
pagi hari telah tiba menyapa ribuan manusia di bumi untuk melakukan aktivitas pagi tapi di sebuah kamar sepasang pasutri masih terlelap dalam tidurnya,lebih tepatnya hanya yang perempuan saja,yang belum bangun sedangkan yang cowok sudah sedari tadi bangun namun dirinya tidak bisa lepas dari pelukan gadis di sebelahnya yang semakin erat memeluknya seakan tidak ingin lepas
entah kenapa alisya merasa tidurnya semalam sangat nyaman dengan memeluk suaminya yang di kira guling di tambah harum mint yang sangat enak di indra penciumannya alisya semakin menyembunyikan wajahnya di dada bidang suaminya tentu saja adrian sebagai pria normal membangunkan yang di bawah sana
adrian melihat jam dinding sudah menunjukan hampir pukul enam adrian pun membalas pelukan istrinya dan mengusap punggung istrinya sambil berbisik di telinga istrinya
apa sangat nyaman tapi kita harus bangun sekarang kalau gak cepet bangun gue bisa berbuat lebih ucap adrian
alisya mendengar bisikan itu merasa geli di telinganya,perlahan dirinya membuka matanya dan samar dia melihat wajah tampan di hadapannya tapi setelah dirinya sudah benar membuka matanya dirinya terkejut karena jarak dirinya dan adrian sangat dekat alisya pun menjauh tapi adrian malah makin memeluknya dan menduselkan wajahnya di curuk leher alisya jelas membuat tubuh alisya meremang
loe mau ngapain ucap alisya sambil melepaskan pelukannya
kenapa bukannya loe seneng gue peluk ucap adrian sambil memeluk alisya dan mengendus curuk leher alisya
adrian lepasin kita harus sekolah ucap alisya gugup
jangan mencoba memancing duluan ucap adrian datar sambil turun dari ranjang menuju kamar mandi
alisya bangun dan duduk di tepi tempat tidur dirinya,memegang dadanya entah kenapa jantungnya berdetak lebih cepat seperti kemarin
kenapa gue jadi begini sih biasanya juga jantung gue aman - aman aja deket dia tapi kenapa kemarin dan hari ini beda ucap alisya
udahlah gak usah terlalu di fikirkan ucap alisya akhirnya pun alisya merapikan tempat tidur sambil menunggu adrian selesai mandi setelah selesai merapikan tempat tidur bertepatan adrian keluar dari kamar mandi alisya pun menoleh dirinya tertegun melihat adrian hanya mengunakan handuk sepinggang rambut masih basah acak- acakan dan masih ada sedikit air di tubuhnya membuat adrian terlihat semakin sexsi alisya meneguk salivanya melihat bentuk badan suaminya dada bidang dan perut kotak - kotak betapa sempurna ciptaan tuhan di depannya dirinya berusaha mengalihkan pandangannya tapi anehnya matanya seakan masih mau melihat ke arah suamiya
melihat reaksi alisya terlintas ide jahil di otak adrian tanpa alisya sadari adrian mendekat ke arahnya hingga adrian sudah sampai di hadapannya alisya masih belum sadar adrian menarik pinggang istrinya merapat ke tubuhnya hingga alisya berada di pelukan suaminya dan suara adrian menyadarkan alisya dari lamunannya
kenapa hem apa gue begitu mempesona ucap adrian sambil menatap ke dua bola mata istrinya
alisya yang baru tersadar dan terkejut dirinya berada di pelukan suaminya jarak keduanya begitu dekat hingga dirinya bisa merasakan nafas suaminya dirinya berusaha melepaskan pelukan suaminya tapi adrian makin erat memeluk pinggang istrinya
loe apa - apaan sih lepasin gue ucap alisya sambil memberontak
kenapa bukannya kita sudah halal jadi gue bisa nglakuin apapun ke loe termasuk minta hak gue ucap adrian dengan tegas
lepas gak adrian jangan aneh - aneh deh loe kita masih sekolah ucap alisya yang semakin gugup
itu gak masalah sekolah punya bokap jadi kalau ada yang tahu hubungan kita gak bakal di keluarin ucap adrian lagi
tapi gue belum siap ucap alisya
gue bakal nunggu loe sampai siap ucap adrian datar dan melepaskan pelukannya dan berjalan ke walk in closed alisya merasa lega sudah terlepas dari adrian dirinya pun masuk ke kamar mandi tidak lama kemudian adrian sudah rapi dengan seragamnya dan keluar dari kamat
alisya pun sudah selesai mandi dan hanya mengunakan handuk tapi beruntung sudah tidak.ada adrian di kamar jadi dirinya aman setelah selesai bersiap dan berjalan keluar kamar menuju meja makan ternyata hanya tinggal ada elang dan nimas sedangkan adrian sudah berangkat tanpa sarapan karena takut telat
pagi yah bun ucap alisya ramah sambil tersenyum
__ADS_1
pagi sya ucap elang dan nimas barengan
kamu mau sarapan dulu atau mau langsung berangkat ucap nimas
kak adrian sudah berangkat bun ucap alisya yang malah balik bertanya
iya sudah katanya sih takut telat ucap nimas
alisya melihat jam di tangannya teryata sudah hampir terlambat gak usah deh bun soalnya mau ada ulangan takut telat juga ucap.alisya
ya sudah hati - hati di jalan ucap nimas dan alisya menganguk
alisya sedikit berlari ke mobilnya tanpa menunggu lama alisya pun mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi memang kemampuan mengemudi alisya tidak perlu di ragukan tidak membutuhkan waktu lama dirinya sudah sampai di sekolah beruntung gerbang belum di tutup dan bell masuk belum berbunyi jadi dirinya tidak terlambat
sampai di kelas sudah ada salsa kayla selly dan naila alisya pun langsung duduk di bangkunya
baru dateng sya ucap salsa
seperti yang loe lihat ucap alisya
oh ya hari ini kan mau ada ulangan loe udah belajar ucap salsa lagi dan alisya menganguk
sya nanti gue yontek ya ucap salsa
ya kan sekali - kali gak papa kay ya kan sya ucap salsa
sorry sal bukannya,gue pelit tapi bener apa,kata kayla loe harus usaha sendiri ucap alisya
salsa,mengrucutkan bibirnya niatnya mau nyontek malah gak jadi sebenarnya salsa termasuk murid pintar tapi terkadang salsa cuma,males mikir
tidak lama kemudian bell masuk sudah berbunyi dan seorang guru sudah masuk ke kelas 11 ipa guru tersebut membagikan kertas ulangan dan semua murid sudah mulai mengerjakan ada yang dengan mudah mengerjakan dan ada juga yang kesulitan mengerjakan soal ulangannya dan selly salah satunya padahal dari semalam dirinya sudah mati - matian untuk belajar tapi tetap saja sangat sulit mengerjakan karena selly salah satu murid yang termasuk kurang pandai
berbeda dengan naila yang dengan mudah mengerjakan karena termasuk murid berprestasi bahkan menjadi juara umum ingin sekali selly meminta jawaban ke naila yang di sebelahnya tapi sedari tadi gurunya,terus mengawasi selly pun melirik ke arah alisya,salsa dan kayla dan sepeetinya,ketiganya,tidak kesulitan
waktu terus berjalan dan sebentar lagi waktu ulangan akan selesai tapi selly masih banyak yang belum selesai tidak lama kemudian bell istirahat telah tiba satu persatu murid mengumpulkan tugasnya,ke depan begitupun dengan selly yang akhirnya juga selesai mengerjakan meskipun dia tidak yakin dengan hasilnya setelah guru keluar mereka pun menuju ke kantin untuk mengisi perut mereka
kantin yuk gaes ucap salsa semangat
ayo buruan keburu penuh kantinnya ucap selly tak kalah semangat dan hanya di angguki oleh alisya kayla dan naila
sampai di kantin ternyata kantin sudah penuh dan sudah tidak ada,lagi meja yang kosong
yah udah penuh semua ucap selly
duh padahal gue udah laper banget ucap salsa
__ADS_1
sama apalagi tadi pagi gue belum sarapan ucap alisya padahal dirinya sudah menahan lapar sedari tadi
tidak jauh dari kelima,gadis tersebut berdiri revan memperhatikan sepertinya kelima alisya dkk tidak mendapatkan meja revan pun menghampiri kelima gadis tersebut dan membuat yang lain heran
mau ke mana tuh orang ucap faris
paling nyamperin gebetannya ucap adam
sedangkan adrian memperhatikan apa yang akan di lakukan sahabatnya berbeda dengan jovan yang acuh saja
kalian gak dapet meja ucap revan saat sudah sampai di hadapan kelima gadis tersebut
iya nih udah penuh semua ucap kayla
gimana kalau kalian gabung aja sama kita masih muat kok ucap revan
emang gak papa van ucap alisya
belum sempat revan menjawab naila sudah dulu yang menjawab kayaknya emang gak ada pilihan lain selain nerima tawaran kak revan ucap naila kapan lagi coba bisa duduk dengan pujaan hatinya
ya udah ayuk keburu bel nanti ucap.selly dan akhirnya,alisya,dkk duduk bersama adrian dkk karena meja dan kursinya panjang jadinya muat untuk mereka,bersepuluh
mereka,duduk saling berhadapan setelah memesan makanan mereka pun mulai makan bersama dan tidak ada percakapan di meja mereka sesekali revan melirik ke alisya,yang berada di depannya dan itu tidak lepas dari tatapan adrian sedangkan naila juga,sesekali melirik ke adrian begitupun dengan jovan yang sesekali melirik ke naila
salsa yang memperhatikan mereka saling melirik pun mulai bersuara dan memecah keheningan di meja mereka
gaes tadi gimana ulangannya lancarkan ngerjainnya ucap salsa
ulangannya susah banget sampai pusing aku ucap selly lesu
lumayanlah gak terlalu sulit soalnya ucap kayla
tadi kelas kalian ulangan ucap faris yang mendengarkan pembicaraan kelima gadis di depannya
iya dan ini ulangan pertama buat gue alisya dan kayla selama sekolah di sini ucap.salsa
kalau sebelumnya selalu naila yang selalu dapat peringkat pertama ucap adam dan itu membuat naila tersenyum tipis
kayla yang mendengar ucapan adam pun menjawab tapi bisa jadi yang lain yang dapet peringkat pertama ucap kayla
bener tuh gue yakin ada orang lain yang bisa dapet peringkat pertama ucap salsa
ya lihat aja nanti apa ada yang bisa mengeser posisi naila ucap adam lagi karena memang satu sekolah tahu naila murid berprestasi dan tidak di ragukan kepintarannya
alisya hanya cuek saja mendengar ucapan kedua sahabatnya sebenarnya dirinya paham.maksud perkataan salsa dan kayla tapi dirinya memilih diam dan lebih baik menunggu seperti apa hasilnya,nanti
__ADS_1