
hari ini adalah hari terakhir untuk kelas satu dan dua masuk sekolah karena senin depan ujian kelulusan bagi kelas tiga sudah di mulai ujian yang menentukan masa depan mereka untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi
hari ini naila berangkat lebih pagi dari biasanya karena hari ini dirinya akan mengungkapkan perasaannya ke pujaan hatinya dia sudah memikirkan hal ini dari beberapa hari yang lalu dan sekarang dia sudah yakin mengutarakan isi hatinya ke Adrian mungkin ini sudah saatnya setelah sekian lama dia memendam rasa cintanya
naila tidak ingin menyesal saat Adrian sudah lulus nanti tanpa tahu perasaan Adrian terhadapnya tidak peduli jika Adrian sedang dekat dengan saudara tirinya meski naila sering melihat kedekatan keduanya tapi tidak menyurutkan rasa cintanya toh selama ini belum terdengar kabar jika keduanya sudah pacaran jadi bisa sajakan keduanya hanya berteman dan hanya sekedar dekat
naila kini sedang mondar mandir di dalam kamar mandi karena merasa gugup dirinya berusaha menenangkannya dirinya dari kegugupan yang melandanya setelah lebih tenang barulah dirinya keluar dari kamar mandi
naila kamu pasti bisa ucapnya menyemangati dirinya sendiri lalu berjalan menuju parkiran
saat sudah sampai parkiran terlihat mobil Adrian yang baru datang naila tersenyum melihatnya lalu berjalan menghampiri pujaan hatinya
Adrian yang baru turun dari mobil melihat naila sudah berada di depannya sambil tersenyum manis
sedangkan naila merasakan detak jantungnya berdetak tidak biasa dan rasa gugup kembali melandanya namun dia berusaha untuk setenang mungkin berbicara dengan pujaan hatinya
kak Adrian bisa bicara sebentar ada yang ingin aku sampikan ucap naila menatap Adrian sekilas lalu memperhatikan sekeliling memastikan tidak ada orang yang melihat
apa ucap Adrian datar
terdengar helaan nafas dari gadis itu sebelum berbicara
sebenarnya aku sudah lama suka sama kakak ucap naila sambil menunduk tidak berani menatap pria di depannya yang membuatnya semakin bertambah gugup
DEG
tubuh Adrian menegang tidak menyangka jika naila yang notabennya adalah adik iparnya berani mengatakan hal itu kepadanya karena setahunnya naila adalah gadis yang pendiam jadi Adrian sempat kaget saat naila berani mengatakan kata kata itu
sorry ada hati yang harus gue juga ucap Adrian
naila mengatupkan bibirnya dan meremas kedua tangannya dan matanya pun mulai memanas harapan yang ia pupuk kini pupus sudah setelah mendengar jawaban Adrian mungkinkah yang di maksudnya adalah alisya dan apa itu pertanda jika keduanya memang sedang menjalin hubungan
__ADS_1
loe gadis yang baik pasti bisa mendapatkan yang lebih baik juga ucap Adrian lalu berjalan dari sana
apa alisya hati yang kakak jaga ucap naila sambil mengangkat kepalanya
Adrian menghentikan langkahnya sebentar lalu melanjutkan jalannya kembali
meninggalkan naila sendiri yang mulai menangisi cintanya yang ternyata tidak terbalas padahal naila sangat berharap jika Adrian membalas perasaannya tapi kenyataannya tidak seperti yang di harapkannya
naila meninggalkan parkiran sambil menangis tanpa menyadari dua pasang mata yang melihatnya menyatakan cinta ke Adrian
saat tiba di depan kelas bertepatan dengan alisya yang baru saja tiba bersama selly keduanya terlihat tertawa bahagia dan saling bercanda naila merasakan dadanya sesak teringat kembali ucapan Adrian (ada hati yang gue jaga) kalimat itu masih tergiang giang di telinganya
naila terus menatap alisya sampai duduk di bangkunya dan terlihat alisya begitu senang saat berbalas pesan dengan seseorang entah siapa tapi bisa dengan pujaan hatinya mungkin nanti naila harus bertanya kembali dan kali ini dirinya harus mendapatkan jawabannya
🎍🎍🎍🎍🎍🎍🎍🎍🎍🎍
saat jam istirahat telah tiba naila menghampiri alisya dirinya ingin tahu hubungan alisya dan pujaan yang sampai membuat Adrian menolak cintanya
bisa kita bicara sebentar ucap naila saat sudah sampai di meja saudara tirinya
sya ayo kita ke kantin sekarang nanti keburu penuh kantinnya ucap selly
bentar
mau bicara apa ucap alisya kepada naila
udah di lanjut nanti aja aku udah gak tahan laper ucap selly lalu menarik tangan alisya dengan tidak sabar
sedangkan salsa dan kayla sedikit heran dengan tingkah selly yang seperti terburu buru keduanya pun juga segera menyusul alisya dan selly
di tengah perjalanan selly menghentikan langkahnya karena dirinya baru ingat jika ponselnya tertinggal di kelas
__ADS_1
duh aku lupa belum bawa ponsel kalian duluan aja sekalian pesanin buat aku ucap selly lalu bergegas kembali ke kelas sedangkan ketiganya melanjutkan jalan menuju kantin
saat sudah sampai di kelas terlihat naila masih berdiri di tempat sambil menangis selly pun mendekati naila karena sebenarnya tadi dirinya hanya beralasan saja karena tujuannya kembali ke kelas ingin menemui naila
naila panggil selly dan membuat naila menatap selly yang sudah berada di depannya naila bisa melihat jika selly menatapnya sudah tidak seperti dulu lagi
jika kamu tidak bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan jangan menjadikan orang lain sebagai alasannya ucap selly lalu berlalu dari sana dan membuat naila semakin terisak dia tahu ucapan selly di tunjukkan kepadanya karena kejadian tadi pagi
sebenarnya selly merasa tidak tega pada naila namun dirinya harus melakukan ini karena dia ingin menjaga hati sahabatnya agar tidak terluka dia juga tidak ingin melihat sahabatnya bersedih di saat sudah menemukan kebahagiaannya pagi tadi selly memang tidak sengaja melihat apa yang di lakukan naila pada Adrian dia yakin jika Adrian setia pada sahabatnya namun dia tidak yakin jika naila bisa menerimanya begitu saja
di tengah perjalanan menuju kantin selly tidak sengaja melihat jovan yang berjalan menuju kearah kelasnya awalnya selly tidak ingin peduli namun rasa penasarannya sangat tinggi sehingga membuat selly putaran haluan mengikuti jovan
selly semakin di buat penasaran saat melihat jovan masuk ke kelasnya apa yang akan jovan lakukan di kelasnya fikirnya tidak ingin penasaran selly pun mengintip dari luar kelas
saat sudah masuk ke kelas jovan menghampiri naila yang menangis di tempat duduknya kelas masih sangat sepi dan hanya ada mereka berdua di kelas
apa rasanya sesakit ini ucap naila
gue udah lupa rasanya ucap jovan sambil memegang pundak naila untuk menenangkannya
air mata semakin membanjiri wajahnya cantiknya setelah mendengar jawaban jovan seseorang yang pernah berada di posisinya
maaf ucap naila
sudahlah perasaan tidak bisa di paksakan ucap jovan
merasa ada yang memperhatikannya jovan pun mengalihkan pandangannya ke luar dan di saat itulah dia melihat selly yang melihatnya bersama naila
menyadari jovan melihat keberadaannya selly pun pergi dari sana dengan membawa luka baru di hatinya dan membuka kembali luka lama yang hampir
selly berjalan menjauh sambil menghapus air matanya yang jatuh dari pelupuk matanya tadi selly dapat melihat jovan begitu tulus menenangkan naila dengan ini menjawab sudah pertanyaannya selama ini ternyata naila alasan kenapa jovan tidak pernah menanggapinya meski sekarang hubungannya dan naila sedang merenggang namun selly tidak sampai hati untuk merebut jovan
__ADS_1
mungkin setelah ini mau tidak mau selly harus bisa menghapus nama jovan di hatinya karena di hati lelaki itu sudah ada nama sahabatnya dan mungkin sudah tidak ada harapan lagi untuknya mendapatkan jovan selly hanya berharap semoga saja naila bisa menerima jovan dan melupakan Adrian cukup dirinya saja yang tersakiti tapi jangan sahabatnya
saat jaraknya semakin dekat dengan kantin selly sudah bersikap biasa bahkan terlihat seperti tidak habis menangis saat sudah berada di kantin dia melihat sahabatnya sedang duduk bersama Adrian dkk dan mau tidak mau selly pun juga harus duduk di sana