
setelah sampai rumah adrian langsung ke atas menuju ke kamarnya dirinya duduk di sofa yang ada,di kamarnya dan mengingat ke jadian di sekolah tadi
ternyata ada juga yang berani sama gue lihat aja seberani apa,dia ke gue ucap adrian
sebenarnya adrian bukanlah seseorang yang kejam dirinya hanya tegas sebagai ketua osis dan itu membuat adrian makin di gilai hampir semua perempuan di sekolahnya
akhirnya adrian memilih mandi dan beristirahat
di tempat lain alisya,juga sudah sampai rumah setelah mandi dan ganti baju dirinya merebahkan tubuhnya di kasur dirinya masih teringat ancaman adrian di sekolah tadi
dia fikir gue akan takut dengan ancamannya ucap.alisya jangan karena dia itu ketos dan anak dari pemilik sekolah bisa seenaknya ucap alisya lagi
tidak lama,kemudian ponsel alisya berdering menandakan ada,menghubunginya dirinya mengambil ponsel di dekatnya dan melihat siapa yang menelponnya dan ternyata salsa sahabat
halo sal ada apa ucap alisya setelah mengangkat telepon
sya,loe gak papa kan ucap salsa di sebrang dengan khawatir
emang gue kenapa ucap alisya santai
loe masih tanya,lagi loe lupa kalau kak adrian tadi marah sama,loe ucap salsa lagi
loe tenang aja itu gak jadi beban buat gue ucap.alisya dengan nada suara yang masih sama
sya loe itu gak tahu kak adrian itu siapa dan seperti ucap salsa yang masih khawatir
__ADS_1
gak penting buat gue tahu dia siapa ucap alisya
denger ya setelah gue cari tahu tentang info kak adrian ternyata dia itu putra tunggal elang kusuma wijaya pengusaha nomer satu di kota ini ucap salsa menjelaskan
gue tetep gak takut udah deh gak usah bahas dia,lagi gue capek gue mau tidur ucap alisya
sedangkan di sebrang salsa terus ngedumel setelah menelpon alisya karena,sahabatnya itu yang seperti tidak ada rasa takut ke siapa pun
malam harinya seperti biasa alisya makan malam dengan tante irma
sya gimana,dengan sekolah kamu ucap tante irma
baik tan ucap alisya meskipun tadi ada sedikit masalah
ada sesuatu yang tante ingin bicarakan dengan kamu ucap tante irma dengan nada serius
bicarakan saja ucap alisya sambil melanjutkan makannya
dulu papa,kamu pernah membuat perjanjian dengan sahabatnya kalau mereka akan menjodohkan salah satu dari anaknya dengan anak sahabatnya ucap tante irma
alisya masih diam dan mendengarkan ucapan tantenya
dan tante sudah menikirkan semua dengan baik kalau kamu yang akan menikah dengan anak sahabat papa kamu ucap tante irma lagi
alisya,berhenti makan dirinya kaget dengan ucapan tante irma yang memintanya untuk menikah dengan orang yang belum di kenalnya apalagi dirinya masih sejokolah
__ADS_1
tante sedang tidak bercanda kan ucap alisya
tante irma mengelengkan kepala tidak tante serius dan tante harap kamu setuju ucap tante irma
tapi aku masih sekolah tan dan aku gak kepikiran untuk nikah muda ucap alisya
tapi ini keinginan terakhir papa mu dan tante yakin kehidupan kamu lebih baik dan bahagia ucap tante irma meyakinkan
tapi alisya masih mau sekolah terus kuliah kerja dan masih mau bebas ucap alisya lagi yang berharap tantenya mengerti
tidak akan ada yang berubah dengan kehidupan kamu ucap tante irma kamu masih bisa sekolah dan mengejar mimpi kamu ucap tante irma lagi
alisya bingung harus bagaimana dirinya tidak ingin mengecewakan tantenya tapi dirinya juga masih belum siap untuk menikah
beri waktu alisya untuk berfikir tan sambil beranjak dari duduknya dan berjalan menuju kamarnya
tante irma menghembuskan nafasnya semoga alisya setuju dengan perjodohan ini ucap tante irma lagi
sampai kamar alisya merebahkan dirinya di kasur dan memikirkan keputusan apa yang akan di pilih menikah atau tidak karena terus memikirkan sampai tengah malam akhirnya pun alisya tertidur
di tempat lain tidak berbeda jauh dengan alisya
adrian pun juga tengah memikirkan ke putusan apa yang akan dipilih dan akhirnya dia memilih untuk setuju dengan perjodohan ini dan berharap ini yang terbaik dan tidak menyesali ke putusannya
gue berharap calon istri gue cewek yang baik dan gak bikin susah ucap adrian
__ADS_1
setelah itu adrian memilih untuk tidur karena sudah tengah malam