MENIKAH DENGAN KENTOS

MENIKAH DENGAN KENTOS
EPS 123


__ADS_3

hari hari berlalu begitu saja tidak terasa ujian kelulusan sudah di depan mata semakin dekat dengan ujian alisya dan Adrian memutuskan untuk tinggal terpisah untuk sementara waktu agar Adrian bisa fokus belajar bahkan Adrian harus bisa menahan untuk tidak menyentuh istrinya sampai selesai ujian nanti dan untuk sementara waktu alisya tinggal bersama tante irma dan alena sedangkan elang dan nimas juga tidak masalah dengan keputusan putra dan menantunya


sementara alena meski keadaannya sudah membaik tapi belum di izinkan bersekolah kembali oleh tante irma dirinya baru akan bersekolah kembali tepat saat ujian telah di mulai jadi untuk sementara alena hanya belajar dari rumah meski dirinya merasa bosan tapi tidak ingin membantah karena alena tahu tantenya melakukan ini semua demi kesehatannya agar sembuh total


seperti malam ini alena tengah belajar bersama sang adik di kamarnya tapi alisya sudah selesai lebih dulu dan sekarang alisya sedang senyum senyum sendiri dengan ponselnya karena berbalas pesan dengan Adrian yang sudah menjadi runitasnya setiap malam semenjak harus tinggal terpisah meski setiap hari sudah bertemu di sekolah tapi belum cukup bagi keduanya


sedangkan alena yang melihatnya hanya geleng geleng kepala bukan hal baru lagi dirinya melihat itu hampir setiap hari alena melihatnya dan terkadang alena dibuat geli saat mendengar keduanya sedang melakukan panggilan video call karena terkadang keduanya mengucapkan kata kata lebay menurut alena tapi tidak bagi alisya dan Adrian yang sedang di mabuk asmara


setelah selesai dengan belajarnya alena menutup bukunya tidak lupa menyusunnya dengan rapi lalu menoleh ke adiknya yang sedang berguling guling di kasurnya dan lihatlah sekarang kasurnya sudah berantakan karena ulah adiknya yang sedang di landa cinta alena masih menatap alisya dari meja belajarnya hingga alisya selesai berbalas pesan


udah cinta cintaannya ucap alena dan membuat alisya menoleh ke kakaknya dan tersenyum tanpa dosa


udah ucap alisya singkat sambil merubah posisinya yang awalnya rebahan dan kini duduk di kasur


kalo udah loe bisa keluar dari kamar gue ucap alena


loe ngusir gue ucap alisya heran tidak biasanya alena begitu kepadanya biasanya juga alena akan membiarkannya sampai dirinya keluar sendiri


kurang lebih sih begitu soalnya gue udah ngantuk dan pengen cepet tidur biar bisa ketemu dengan pangeran gue di alam mimpi ucap alena


hah apa tadi loe bilang pangeran ucap alisya bertambah heran dengan ucapan kakaknya


dan alena hanya menganguk


sejak kapan loe ketemu dengan pangeran mimpi loe itu ucap alisya


itu sih udah terjadi beberapa hari ini dia sering masuk kedalam mimpi gue walau cuma mimpi tapi berasa nyata bagi gue dan bikin gue penasaran ucap alena sambil membayangkan seseorang yang selalu hadir di mimpinya


emang kayak apa wajahnya terus namanya siapa ucap alisya penasaran


nah itu dia gue juga gak tahu ucap alena


what ucap alisya kaget bagaimana mungkin kakaknya suka kepada seseorang yang belum jelas dan bertemunya hanya di alam mimpi

__ADS_1


yah soalnya waktu dia masuk kemimpi gue cuma liat badannya sama denger suaranya sedangkan wajahnya gak terlalu jelas ucap alena


alisya bergidik ngeri mendengar cerita kakaknya kan bisa saja itu bukan pangeran tapi makhluk tak kasat mata


terus loe gak takut gitu ucap alisya


gak tuh gue malahan berasa adem mendengar kata kata yang keluar dari bibirnya dia selalu bilang gak lama lagi kita akan bertemu tidak hanya bertemu tapi kita akan bersatu ucap alena yang terlihat bahagia saat mengingat kata kata yang sering dia dengar di mimpinya


tapi kan kak itu cuma mimpi bisa aja itu cuma bunga tidur ucap alisya sambil beranjak dari duduknya dan akan keluar dari kamar kakaknya tidak lupa juga membawa buku bukunya


tapi gak tahu kenapa gue merasa itu nyata banget dan gue harap benar benar menjadi kenyataan karena pas gue koma papa pernah bilang kalo gue juga akan bertemu dengan seseorang yang membuat gue bahagia ucap alena yang mengingat pertemuannya dengan papanya


terserah loe aja deh banyak banyak berdoa aja biar mimpi loe beneran jadi kenyataan ucap alisya lalu keluar dari kamar kakaknya meninggalkan kakaknya yang terlihat aneh malam ini cuma karena pertemuannya dengan pangeran yang gak jelas di mimpi


tapi ada sedikit harapan di hati alisya berharap mimpi kakaknya itu benar benar menjadi kenyataan agar kakaknya lekas mendapatkan kebahagiaan dari keluarganya barunya sama seperti dirinya


di dalam kamar alena sudah merebahkan tubuhnya di tempat tidur dengan bibirnya melengkung keatas entah kenapa alena merasa mimpinya benar benar nyata dirinya berharap esok hari bisa secepatnya di pertemukan dengan pangeran mimpinya dan perlahan lahan matanya tertutup hingga akhirnya alena pun sudah benar benar tertidur dan berpetualang ke alam mimpi


selly sedang berjalan di Koridor yang sepi setelah dari toilet dia akan kembali bergabung bersama sahabatnya di kantin dan di saat itulah tidak sengaja dirinya bertemu dengan jovan yang berjalan dari arah berlawanan dengan dirinya di saat jaraknya semakin dekat selly berusaha acuh saja dan melewati jovan tanpa menoleh hingga dia mendengar suara jovan dan membuatnya berhenti tepat di samping jovan


tunggu ucap jovan sambil menatap ke, arah selly


selly berhenti lalu memperhatikan sekeliling apa ada orang lain selain dirinya tapi tidak ada siapa pun selain dirinya dan jovan, selly hanya ingin memastikan jika dirinya tidak salah


kak jovan nyuruh aku berhenti ucap selly yang juga menatap ke jovan yang berada tidak jauh darinya


dan jovan menganguk


ada apa ucap selly untuk pertama kalinya jovan mau menyapanya sebelumnya jangankan menyapa melirik saja tidak mau


jovan menghela nafas sebelum berbicara dirinya menatap kedua bola mata gadis di depannya dirinya dapat melihat jika tatapan itu tidak sama lagi seperti dulu yang berharap dirinya mau meliriknya sedangkan selly menunggu apa yang akan di katakan oleh jovan


maaf ucap jovan akhirnya satu kata itu yang keluar dari mulut jovan mungkin ini adalah saat yang tepat untuk meminta maaf untuk sikapnya tempo lalu

__ADS_1


selly tidak menjawab dan berusaha mencerna ucapan jovan


melihat selly yang hanya diam jovan melanjutkan ucapannya lagi maaf udah buat loe kecewa gue gak bermaksud ........... belum sempat jovan melanjutkan ucapannya lagi selly sudah memotongnya


gak perlu minta maaf harusnya aku yang minta maaf karena udah buat kakak gak nyaman selama ini dengan tingkah konyol aku selama ini tapi kakak tenang aja setelah ini aku gak akan pernah lagi mengangu kakak lagi jadi kakak bisa tenang tanpa ada yang menghantui ucap selly sambil tersenyum getir lalu berlalu dari sana sebelum air matanya jatuh


sementara jovan menatap kepergian selly sampai tidak terlihat lagi dirinya dapat melihat ada kekecewaan di mata selly saat berbicara kepadanya tapi selly berusaha menyembunyikannya


maaf hanya kata itu yang dapat dia ucapkan saat ini meski selly sudah tidak mendengarnya


sementara itu selly belum benar benar pergi dari sana dirinya berada di balik tembok tidak jauh dari tempatnya berdiri tadi bersama jovan, air matanya sudah tidak dapat ia tahan dan kini pipinya sudah penuh dengan air mata meski dia bersikap biasa saja tapi sebenarnya hatinya merasakan sakit saat mengatakan kata kata itu kepada lelaki yang masih mengisi relung hatinya


selly memukul mukul dadanya berusaha menghilangkan sesak di dadanya saat ini karena cintanya yang bertepu sebelah tangan kenapa rasanya sesakit ini lirihnya


hingga ada seseorang yang menyodorkan tiga batang coklat jumbo di hadapannya selly menatap coklat itu lalu mendongak melihat siapa yang memberinya coklat dan ternyata irfan lah orangnya lelaki yang membuat dunianya sedikit berwarna dan tidak merasa sendirian semenjak kehadirannya di hidupnya walau begitu masih belum bisa mengeser nama jovan di hatinya andai selly bisa memilih kemana hatinya berlabuh dia ingin kepada irfan saja hatinya berlabuh lelaki yang lebih mudah di raihnya


air mata loe terlalu mahal untuk menangisi cowok seperti dia ucap irfan yang kebetulan tidak sengaja melihat selly bersama jovan


loe kok bisa tahu gue di sini ucap selly sambil mengusap pipinya yang sembab karena habis menangis


apa sih yang gak gue tahu tentang loe ucap irfan sambil tersenyum


serius gue nanya dan kenapa juga loe bisa masuk kesini ini kan belum waktunya jam pulang sekolah ucap selly penasaran karena biasanya irfan akan menemuinya saat jam sekolah usai


ya bisalah tapi gak perlu di bahas ini buat loe ucap irfan menyodorkan coklat jumbo yang di pegangnya


oh terima kasih tahu aja aku lagi butuh coklat ucap selly menerima coklat pemberian irfan dengan senang hati


gue akan selalu ada buat loe kapan aja dan di mana aja tapi janji sama gue loe gak nangisin cowok itu lagi ucap irfan dengan jari kelingking nya dia tunjukkan kepada selly


janji ucap selly jari kelingking nya membalas jari kelingking irfan lalu keduanya tertawa bersama


tanpa keduanya sadari ternyata sedari tadi jovan berada tidak jauh dari sana melihat apa yang keduanya lakukan bahkan dia dapat melihat selly sudah kembali ceria karena kedatangan irfan tanpa sadar jovan mengepalkan tangannya dan berlalu dari sana

__ADS_1


__ADS_2