
Adrian menarik alisya masuk ke dalam hotel sampai di resepsionis Adrian langsung memesan kamar setelah menerima kuncinya Adrian kembali menarik alisya masuk ke dalam lif saat sudah berada di dalam lif alisya meminta Adrian melepaskan tangannya yang sudah terasa sakit akibat Adrian terlalu kuat mencengkram pergelangan tangannya
drian lepasin tangan aku sakit tahu ucap alisya
Adrian yang baru sadar telah menyakiti istrinya sedikit melongarkan cengkeramannya tanpa melepaskannya
setelah lif sudah terbuka Adrian kembali menarik tangan istrinya membawanya ke kamar yang telah di pesannya dan alisya sudah paham apa yang akan terjadi selanjutnya apalagi jika bukan Adrian yang akan meminta haknya semoga saja Adrian tidak mengempurnya sampai lemas mengingat keduanya sudah tidak melakukannya selama beberapa minggu
setelah masuk ke dalam kamar Adrian langsung mengunci pintu lalu berbalik menatap tajam istrinya melihat tatapan suaminya alisya berjalan mundur dirinya bisa merasakan hawa tidak enak di sekitarnya namun Adrian semakin mendekati istrinya yang mulai menjauhinya hingga akhirnya alisya sampai di dekat ranjang dan membuatnya sudah tidak bisa berjalan mundur lagi sedangkan Adrian kini sudah di hadapannya dan masih menatapnya tajam
alisya susah payah menelan salivanya dirinya harus memikirkan cara agar keluar dari keadaan saat ini alisya tengah memikirkan apa yang membuat Adrian bisa marah kepadanya apa dia berbuat salah tapi kesalahan apa yang telah di perbuatnya bukankah sebelum ke pantai bersama sahabatnya alisya sudah meminta izin lalu apa salahnya sekarang itulah yang membuat alisya bingung dan akhirnya alisya pun memilih memberanikan diri untuk bertanya
sayang kamu kenapa sih emang aku ada salah ya sama kamu ucap alisya hati hati
menurut kamu ucap Adrian dingin
kalo menurut aku sih gak ada bukannya tadi aku udah bilang sama kamu kalo aku mau kesini sama teman temen aku ucap alisya
aku memang memberi izin ke kamu untuk main ke sini tapi bukan berarti kamu bisa seenaknya berpakaian terbuka seperti ini bukannya aku udah pernah bilang kalo aku gak suka yang menjadi milik aku di lihat orang lain ucap Adrian lagi
barulah alisya paham kenapa Adrian marah kepadanya ternyata karena pakaiannya mungkin lain kali dirinya harus lebih berhati-hati lagi dalam memilih busana agar Adrian tidak marah kepadanya
oke aku salah dan aku minta maaf tapi jangan marah lagi please ucap alisya dengan senyum semanis mungkin
dan membuat Adrian menjadi gemas dan tidak tahan ingin segera nganu nganu dengan istrinya Adrian pun langsung mendorong tubuh alisya hingga terbaring di ranjang dan dengan segera Adrian melecuti pakaiannya hingga dirinya tidak memakai sehelai benang pun
melihat Adrian yang sudah telanjang membuat alisya mengalihkan pandangannya meski sudah sering melihat tubuh polos suaminya tetap saja alisya masih merasa malu
Adrian pun langsung menindih tubuh istrinya dan langsung mencium istrinya dan tangannya pun tidak tinggal diam memberikan rangsangan kepada istrinya dan seperti biasanya alisya pasti menikmati sentuhan suaminya yang selalu membuatnya melayang dan mulai kehilangan kesadarannya
__ADS_1
bahkan tanpa alisya sadari kini tubuhnya sudah polos tanpa sehelai benang pun alisya semakin mendesah saat tangan dan bibir Adrian bermain di aset berharganya setelah puas bermain main dengan tubuh istrinya kini saatnya Adrian memulai permainan utamanya
alisya memejamkan matanya saat merasakan milik suaminya mulai memasukinya begitupun dengan Adrian yang mulai mengerakan tubuhnya dan mulai merasakan rasa nikmat yang tidak bisa ia bandingkan dengan apapun
cukup lama keduanya melakukannya entah sudah berapa lama waktu yang keduanya habiskan namun mereka tidak peduli yang terpenting hasrat mereka tersalurkan tubuh Adrian ambruk di atas alisya setelah beberapa kali pelepasan nafas keduanya tidak beraturan setelah percintaan keduanya yang cukup lama
Adrian minggir ih kamu berat tahu ucap alisya
Adrian pun menyingkirkan tubuhnya dan mengelap kening alisya dengan tangannya yang penuh dengan keringat sedangkan alisya tubuhnya terasa remuk dan lemas setelah melayani nafsu suaminya yang seperti tidak ada habisnya
tidurlah ucap Adrian lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh polos keduanya dan Adrian membawa tubuh istrinya ke dalam dekapannya karena dirinya tahu alisya sangat kelelahan akibat ulahnya alisya pun membenamkan wajahnya ke dada bidang suaminya dan mulai memejamkan matanya dan tidak membutuhkan waktu lama sudah terdengar dengkuran halus dari alisya dan tidak lama pun Adrian menyusul alisya memejamkan matanya untuk tidur
suara dering telefon membangunkan alisya yang masih tertidur setelah olah raga panasnya bersama suami mesumnya yang sudah mengempurnya tanpa ampun dengan perlahan matanya terbuka dan menatap sekeliling meski baru bangun tidur namun alisya masih ingat jika sekarang dirinya masih berada di hotel alisya menatap ke sebelahnya dan sudah tidak ada suaminya
Adrian kemana apa sudah pergi ucap alisya lirih
namun suara dering dari ponselnya membuat alisya tidak ingin terlalu memikirkan kemana Adrian pergi dan mengambil ponselnya yang berada di atas nakas tanpa melihat siapa yang menelponnya alisya langsung mengangkatnya
sya loe lagi di mana kita tungguin dari tadi gak nongol nongol juga ucap salsa di seberang
sorry gue lagi ada di hotel dan gue baru bangun tidur ucap alisya lagi
jadi dari tadi loe enak enakan tidur sedang gue sama yang lain udah sampai kering nungguin loe ucap salsa kesel
enak dari mana yang ada badan gue sakit semua loe gak tahu rasanya jadi gue ucap alisya tanpa sadar
oh yak ampun sya jangan jangan loe sama kak Adrian habis begitu begituan gue lupa kalo loe lagi sama laki loe ya udah kalo gitu gue tutup telfonnya ucap salsa di sebrang dan langsung mematikan panggilan
tut
__ADS_1
alisya pun menaruh ponselnya kembali di atas nakas lalu menghela nafas badannya masih terasa remuk dan sakit dirinya merasa kesel dengan suami mesumnya itu yang selalu saja memintanya sampai berkali kali
ini semua karena Adrian huh ganas banget sih kalo di ranjang ucap alisya kesel
siapa yang ganas ucap Adrian yang baru keluar dari kamar mandi
alisya mengalihkan pandangannya ke sumber suara dan terlihat Adrian yang baru saja membersihkan diri dengan hanya memakai handuk yang melingkar di pinggangnya
ya kamulah siapa lagi ucap alisya lalu merebahkan tubuhnya dan akan kembali memejamkan matanya
kamu gak mau mandi ucap Adrian yang melihat alisya akan kembali tidur
enggak nanti aja aku masih capek aku mau tidur lagi dan kamu jangan ngangu ucap alisya
namun Adrian tidak menghiraukan ucapan alisya dirinya malah menarik selimut yang menutupi tubuh alisya sehingga membuat alisya kembali membuka kedua matanya dan menatap tajam suaminya yang sudah mengangunya
kamu apa apaan sih aku masih ngantuk jangan ganggu deh ucap alisya kesel
bersihin tubuh kamu dulu baru tidur lagi ucap Adrian
nanti aja mandinya aku tuh capek banget ini semua kan juga Karena ulah kamu ucap alisya
tanpa aba aba Adrian mengendong tubuh istrinya dan membuat alisya minta untuk di turunkan karena sungguh dirinya ingin sekali ingin tidur kembali untuk mengisi tenaganya
Adrian turunin aku teriak alisya namun Adrian menulikan telinganya dan terus berjalan ke kamar mandi
sesampainya di kamar mandi dengan perlahan Adrian menurunkan alisya karena tadi Adrian sudah menyiarkan air hangat untuk istrinya mandi
kamu bersih bersih dulu nanti baru tidur lagi ucap Adrian lalu keluar membiarkan alisya mandi sendiri
__ADS_1
sedangkan alisya mau tidak mau pun harus menuruti perintah suaminya namun alisya ingin berendam terlebih dahulu agar badannya lebih enakan