
malam hari seperti biasanya alisya makan malam dengan tante irma dan sesekali keduanya bercanda meskipun keduanya hanya tinggal berdua tapi keduanya,merasa bahagia tapi suasana sedikit berubah saat irma membahas anita ibu kandung alisya
sya tadi sore tante ke tempat mama kamu ucap tante irma
alisya berhenti mengunyah ngapain tante ke sana ucap alisya cuek
untuk memberi tahu tentang pernikahan kamu ucap tante irma lagi
jadi mama udah tahu terus alena dan naila juga tante kasih tahu ucap alisya was was karena dirinya,tidak mau ada orang lain yang tahu tentang pernikahannya kecuali tantenya dan keluarga adrian
kamu tenang saja hanya mamamu yang tahu alena dan naila tidak tahu ucap tante irma
baguslah kalau gitu ucap alisya lega terus apa mama,mau datang ucap alisya mengingat bagaimana hubungan dirinya dan mamanya membuat alisya,tidak yakin jika mamanya akan datang tapi ada ada sedikit harapan di hatinya berharap mamanya datang menemuinya meskipun hanya sekali
tante harap sih dia datang kalau memang mamamu masih punya hati ucap tante irma tersenyum getir
sudahlah jangan terlalu di fikirkan ada mama atau tidak aku akan tetep menikah ucap alisya yang kecewa mungkin mamanya tidak akan datang
meskipun alisya,bersikap biasa saja,tapi irma tahu kalau keponakannya kecewa karena kemungkinan anita tidak akan datang tidak ingin pusing dengan itu irma mengalihkan pembicaraan
oh sya apa kamu tidak ingin tahu alasan tante menyuruh kamu pindah sekolah ucap tante irma
alisya mengerutkan keningnya emang ada alasan lain tan ucap alisya bingung
biar kamu dan adrian saling mengenal ucap tante irma
apa jadi cuma,karena itu tante nyuruh aku pindah sekolah ucap alisya yang tidak menyangka
iya karena sebelumnya elang menghubungi tante untuk melakukan perjodohan dan tante berfikir sebelum kalian bertemu untuk bertunangan mungkin lebih baik biarkan kalian saling mengenal terlebih dahulu
tapi aku sama,adrian gak saling mengenal cuma kenal aja bahkan jadi rival di sekolah ucap alisya
nanti lama,lama kalian juga akan saling suka setelah terbiasa,tinggal bersama ucap tante irma
alisya,tidak menjawab ucapan tantenya,dirinya masih tidak menyangka bahwa pertemuannya dengan adrian sudah di rencanakan
__ADS_1
setelah selesai makan malam alisya langsung menuju kamarnya saat sudah sampai dikamar ada pesan masuk ke ponselnya
ting
malam sya lagi sorry
mengangu
alisya tidak mengenali nomer tersebut tapi dirinya membalas pesan tersebut
alisya
loe siapa,ya
ini gue revan
alisya,
oh revan ada perlu apa
gobrol santai aja biar
kita saling kenal
alisya
boleh gue juga lagi gambut
setelah setengah jam mereka saling mengirim pesan keduanya,pun mengakhiri berkirim pesan
udah dulu sya sambung besok
alisya
oke by revan
__ADS_1
di sebrang revan tersenyum tipis baru kali ini ada perempuan yang menarik perhatiannya
alisya merebahkan tubunya,di kasur ternyata revan seru juga,orangnya gue kira kayak adrian ucap alisya setelah itu alisya memutuskan untuk tidur
sementara di tempat lain adrian sedang mengerjakan tugas sekolah dan berkas dari kantor ayahnya di usianya yang masih muda adrian sudah harus membagi waktunya untuk sekolah usaha dan bisnis dan terbukti adrian bisa melakukan semuanya tanpa,kendala dan sebentar lagi dirinya akan menikah itu berarti tanggung jawabnya akan bertambah
jam 10 malam dirinya baru selesai dirinya meletakan leptop di atas meja lalu menyandarkan punggungnya di sofa sedari tadi banyak pesan masuk dari alena tapi sama sekali tidak di tanggapinya
dirinya sedang memikirkan akan seperti kehidupannya setelah menikah akan bahagia atau sebaliknya dan apakah nantinya mereka bisa saling mencintai
apa nanti kita bisa saling mencintai ucap adrian lirih
dalam hidup gue menikah itu sekali seumur hidup jadi gue harap dia,juga,serius menjalaninya ucap adrian lagi
setelah itu dirinya,memutuskan untuk istirahat
sementara di kamarnya,alena,sedari tadi merasa kesal karena,semua pesannya tidak ada,yang di baca dan di balas oleh adrian
harus pake cara apalagi sih biar loe suka sama gue ucap alena kesel
padahal selama ini gak kurang kurang gue ngasih loe perhatian baik sama loe tapi sedikitpun gak pernah loe hargai apa segitu gak sukanya loe ke gue ucap alena,lagi
sementara di kamar sebelah alena,lebih tepatnya kamarnya adik tirinya naila tengah membalas pesan dari seseorang yang hampir tiap hari mengirim pesan ke dirinya untuk menayakan kabarnya
sebenarnya,naila sedikit malas tapi dirinya hanya ingin menghargai saja naila menghembuskan nafas lega setelah orang itu berhenti mengirim pesan entah sampai kapan orang tersebut terus berharap kepadanya padahal dirinya sudah pernah menolak perasaaannya tapi tenyata seseorang yang menyukainya tetap berusaha mendapatkan hatinya
tapi hatinya sudah tertanam satu nama seorang pria bahkan naila telah memberikan seluruh cintanya ke pada pujaan hatinya setelah selesai membalas pesan dari seseorang yang menyukainya naila melihat foto pujaan hatinya yang dirinya ambil secara diam diam saat adrian bermain basket di sekolah
hanya,dengan melihat foto adrian sudah bisa,membuatnya,tersenyum untuk saat ini dirinya hanya mencintai adrian dalam diam dan entah sampai kapan mungkin di saat dirinya sudah memiliki keberanian dirinya akan menyatakannya
kak adrian aku berharap kakak masih sendiri belum memiliki kekasih ucap naila
dan aku juga berharap aku adalah perempuan yang bisa mendapatkan hati dan cinta kakak ucap naila lagi
mungkin naila terlalu berharap dan sudah berhayal terlalu jauh tanpa dirinya tahu adrian sudah tidak bisa di dapatkan oleh siapa pun karena adrian sudah bertunangan dan akan menikah dengan saudara tirinya
__ADS_1