MENIKAH DENGAN KENTOS

MENIKAH DENGAN KENTOS
EPS 75


__ADS_3

alisya perlahan membuka matanya lalu menatap jam yang berada di dinding lumayan lama juga dirinya tertidur sampai belum bersih - bersih samar - samar alisya mendengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi alisya pun bangun lalu turun dari tempat tidur dan berjalan menuju pintu kamar mandi dan terdengar seperti orang mandi tapi siapa,yang mandi bukankah hanya ada dirinya sendiri di kamar fikirnya


siapa yang mandi batin alisya karena penasaran alisya membuka pintu kamar mandi


ceklek


saat alisya masuk kedalam kamar mandi betapa terkejut dirinya melihat suaminya yang tengah mandi dan dalam keadaan telanjang hingga membuatnya melihat adik kecil suaminya adrian menoleh ke belakang dan terlihat istrinya adrian pun menyeringai sedangkan alisya merasa gugup melihat tatapan suaminya dan memilih untuk keluar


sorry aku gak tahu kamu lagi mandi aku keluar dulu ucap alisya


tapi belum sempat alisya keluar adrian sudah lebih dulu menarik alisya ke bawah shower membuat alisya bawah terkena air dengan masih memakai seragam


mandi sekalian aja kamu juga belum mandi kan ucap adrian dengan suara berat dan matanya sudah memerah menginginkan sesuatu


alisya tahu kemana arah ucapan suaminya dan kalau sudah seperti ini dirinya tidak akan bisa menolak karena suaminya tetap akan melakukannya meskipun hingga saat ini adrian masih tahu batasan menyentuh dirinya tapi tetap saja membuat alisya merasa deg - degan


cup


tidak ingin membuang waktu lagi adrian langsung mendaratkan bibirnya di bibir istrinya yang sudah menjadi candu baginya tapi ada yang berbeda dengan ciuman adrian kali ini jika biasanya adrian memainkannya dengan lembut tapi kali ini sedikit agak kasar alisya sendiri heran dengan ciuman suaminya yang sedikit kasar


tangan kekar itu tidak tinggal diam dengan lihainya,membuka baju seragam alisya dan kini keduanya sudah sama - sama tanpa busana tangan kekar itu meraba lekuk tubuh alisya karena akan kehabisan nafas alisya menepuk dada bidang suaminya adrian yang paham melepas pangutannya


kamu kasar banget gak kayak biasanya ucap alisya


adrian tidak menjawab justru membenturkan tubuh alisya ke tembok dan melanjutkan permainannya adrian mecium leher dan dada istrinya, hingga penuh dengan tanda kepemilikan bahkan.tangan kekar tersebut sudah berada di aset berharga istrinya dan memainkannya adrian terus memaikannya dengan gemas dan terus memainkanya dengan gemas


sedangkan alisya jangan di tanya lagi sudah terbuai dengan permainan suaminya bahkan suara - merdu mulai terdengar dari bibir alisya setelah puas memainkan aset berharga istrinya kini tangan kekar tersebut berpidah ke area sensitif memasukan jarinya dan mulai memainkannya adrian terus mainkannya bahkan menekan jarinya lebih dalam dan semakin lama semakin cepat jari adrian bermain di bawah sana bahkan lebih lama dari biasanya


alisya merasakan sensasi yang luar biasa, bahkan.suara merdu terus keluar dari bibirnya, adrian tidak berhenti begitu saja dirinya terus saja bermain - main hingga alisya merasa lelah dan memintanya berhenti


drian cukup aku udah lelah ucap alisya yang sudah lelah


sebentar lagi sayang ucap adrian yang masih belum mau berhenti


tapi kita harus makan malam pasti.udah di tungguin sama tante irma ucap alisya yang teringat ucapan tantenya tadi


oke kita lanjut nanti lagi ucap adrian yang akhirnya mau berhenti


alisya menghela nafas lega karena dirinya sudah merasakan pegal di kakinya akhirnya pasutri tersebut memulai ritual mandinya tidak membutuhkan waktu lama keduanya sudah selesai mandi lalu keluar dari kamar mandi hanya dengan memakai handuk alisya berganti pakaian di depan adrian dirinya sudah tidak merasa malu lagi toh keduanya sudah sama - sama saling melihat jadi apa yang harus di tutupi lagi sedangkan adrian masih mengeringkan rambutnya dengan handuk yang lain


kamu kenapa sih kok agak beda gak seperti biasanya ucap alisya yang sudah selesai berganti baju


kamu yang bikin aku kayak gini ucap adrian


maksud kamu apa sih ucap alisya yang tidak paham dengan ucapan adrian

__ADS_1


tadi kamu ke sini gak di anter teman kamu ucap adrian yang mulai memakai baju


kamu tahu dari mana ucap alisya dirinya paham yang di maksud adrian


gak penting aku tahu dari mana tapi aku gak suka kamu deket dengan cowok lain apalagi sampai pulang bareng ucap adrian tegas dan tidak ingin di bantah


tadi revan cuma nganter aku aja dan gak lebih dari itu ucap alisya


aku tetap gak suka meskipun revan itu sahabat aku karena revan masih berharap sama kamu ucap adrian


terserah kamu aja deh ucap alisya lalu akan keluar lebih dulu


tapi saat alisya,baru akan membuka pintu adrian mengingatkan kembali


kalau sekali lagi aku lihat kamu pulang sama revan aku akan beneran minta hak aku sebegai suami kamu ucap adrian menekan setiap ucapannya


alisya tidak menjawab ucapan adrian dan langsung keluar dari kamar menuju ke bawah adrian menghembuskan nafas kasar sebenarnya yang membuat dirinya tahu alisya pulang dengan revan karena,kayla yang memberi tahunya tadi sebelum dirinya ke rumah tante irma , adrian mampir sebentar ke mini market dan tidak sengaja bertemu dengan kayla , saat adrian bertanya apa alisya sudah sampai di rumah tantenya karena alisya sempat pamit ke dirinya akan ke mall pulang sekolah bersama sahabatnya dan akan pulang ke rumah tantenya dan kayla mengatakan jika alisya pulang dengan revan mendengar itu membuat adrian cemburu dan tidak suka


setelah selesai memakai baju adrian pun turun ke bawah untuk makan malam dan dirinya sudah di tunggu oleh istri dan tantenya adrian pun duduk dan alisya mengambilkan makanan untuk suaminya lalu mengambil makanan untuk dirinya sendiri tante irma tersenyum melihat kedekatan keduanya sambi makan ketiganya juga sambil mengobrol


sya kamu tadi mandinya tumben lama ngapain aja sih ucap tante irma sambil tersenyum


aku tadi gak sengaja ketiduran tan ucap alisya


oh tante kira kalian abis buat cucu untuk tante ucap tante irma


kita belum punya fikiran sampai situ kali tan apalagi aku masih sekolah ucap alisya


untuk itu nanti aja tan kalau alisya sudah selesai sekolah ucap adrian


ya sudah terserah kalian aja tapi makin cepat makin baik karena anak itu bisa menambah keharmonisan dalam berumah tangga ucap tante irma lagi


tiba - tiba saja alisya teringat sesuatu dan ingin menanyakannya ke tantenya alisya berhenti makan dan menoleh ke tantenya


tan ada yang ingin aku tanyain ke tante tentang mama ucap alisya


memang apa yang ingin kamu tanyakan tentang mama kamu ucap tante irma penasaran begitupun adrian yang menunggu apa yang akan di ucapkan istrinya


apa mama tahu siapa dan dari mana keluarga yang di jodohkan dengan aku ucap alisya yang teringat kembali kejadiam malam itu


kemungkinan sih anita tidak tahu karena setahu tante mama kamu tidak pernah bertemu dengan mertua kamu dulu dan juga mendiang papa kamu juga tidak mengatakan siapa sahabatnya ucap.tante irma karena dirinya memang tahu tentang itu


pantes aja mama bilang kalau adrian dan naila cocok jadi mama gak tahu kalau adrian suami batin alisya


memang kenapa kamu tanya tentang itu ucap tante irma yang melihat ponakannya hanya diam

__ADS_1


gak papa tan cuma pengen tahu aja soalnya kan mama gak dateng pas pernikahan aku ucap alisya


sudah jangan bahas itu lagi biarkan berlalu ucap tante irma yang tidak ingin ponakannya bersedih


sedangkan adrian tahu kenapa alisya bertanya begitu pasti karena kejadian malam itu dirinya juga tidak tahu sampai kapan sikap mertuanya begitu kepada istrinya


setelah makan malam alisya dan tante irma menonton tv bersama sedangkan adrian berada di kamar karena masih ada pekerjaan dari kantor ayahnya yang harus di selesaikan malam ini juga alisya ingin memberi tahu tantenya tentang ucapan alena tadi pagi


tan tadi pagi kak alena bilang ke aku mau memperbaiki hubungan kita biar bisa kayak dulu lagi ucap alisya sambil menoleh ke tantenya yang duduk di sebelahnya


tante irma menoleh ke alisya yang juga tengah menatapnya terus tanggapan kamu bagaimana ucap tante irma


aku setuju tapi masih sedikit ragu juga karena tiba - tiba dia ngomong begitu ucap alisya


gak ada salahnya di coba dulu walau bagaimana pun alena tetap kakak kandung kamu ucap tante irma


iya sih tapi kak alena juga suka sama adrian gak cuma alena aja tapi juga naila ucap alisya


kalau alena memang tulus mau baikan sama kamu jika nanti dia tahu kamu dan adrian sudah menikah pasti bisa menerimanya ucap tante irma lagi


itu dia yang ada di fikirkan aku dia tulus atau tidak ucap alisya


jangan berfikiran buruk dulu mungkin saja alena benar - benar tulus karena alena adalah anak yang baik ucap tante irma yang masih mengingat alena saat dulu - dulu


semoga aja begitu tadi juga,kak alena nayain tante dan ingin ke sini lain kali ucap alisya


benarkah ucap tante irma dan alisya menganguk


baguslah jika alena masih ingat dengan tante karena tante juga sangat rindu dengan alena ucap.tante irma karena terakhir kali ketemu saat alena masih smp dan itu saat pernikahan anita


setelah cukup lama mengobrol alisya pamit ke kamar lebih dulu karena ingin beristirahat lebih dulu saat sampai di kamar terlihat adrian masih mengerjakan sesuatu di leptopnya dengan serius setelah mengunci pintu kamarnya alisya naik ke tempat tidurnya


masih lama selesainya ucap alisya


enggak ini udah selesai ucap adrian lalu menutup leptopnya dan menyimpannya lalu beranjak.dari sofa dan naik tempat tidur dan merebahkan tubuhnya di sebelah alisya


drian kamu masih marah ucap alisya sambil memiringkan tubuhnya menghadap ke adrian begitupun dengan adrian


enggak asal kamu gak deket lagi sama revan ucap adrian


oke lain kali gak lagi ucap alisya


mending kita tidur saja sudah malam juga ucap.adrian dan alisya menganguk


adrian memeluk alisya begitu pun dengan alisya yang membalas pelukan adrian

__ADS_1


cup adrian mengecup kening alisya sebelum memejamkan matanya perlahan keduanya pun menuju ke alam mimpi


__ADS_2