Menikahi Pewaris Tunggal

Menikahi Pewaris Tunggal
Nenek 2


__ADS_3

Setelah sampai di rumah sakit, kirana dan tante ratih memapah nenek dengan hati hati, sebenarnya nenek masih sanggub berjalan sendiri, tapi karena ke khawatiran cucunya itu, dia hanya meneruti nya saja.


Setelah melakukan pendaftaran, kirana dan nenek segera menuju ke dalam ruangan dokter yang akan memeriksa nenek. sedangkan tante ratih menunggu di luar ruangan.


Di dalam ruangan.


Setelah di periksa oleh dokter, nenek pun di suruh untuk beristirahat sebentar di atas kasur rumah sakit.


"apa kamu cucu Ny. rosma?" tanya dokter menghampiri kirana yang duduk di depan meja nya sedari tadi.


"iya dok, saya kirana cucunya " saut kirana.


"begini kirana, sepertinya nenek kamu harus tinggal dulu di rumah sakit, karena harus di periksa lanjutan. " jelas dokter.


"apa nenek separah itu.? bagaimana kondisi nya dok .?" tanya kirana khawatir.


"Untuk saat ini saya belum bisa memastikan nya, makanya nenek kamu harus di periksa lebih lanjut lagi. " jelas dokter.


" baiklah dokter," saut kirana.


***


Kirana dan nenek keluar dari ruangan dokter, tante ratih yang sedari tadi menunggu di kuar pun berdiri dan menghampiri mereka.


"kirana, bagaimana? apq kata dokter di dalam tadi,? " tanya tante ratih.


"Nenek harus Menginap di sini dulu tante, dokter perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut lagi. " jelas kirana.

__ADS_1


Setelah menyelesaikan segala urusan administrasi, kirana mengantar nenek ke dalam ruangan rawat inap.


"Nek, kirana pulang sebentar dulu ya, kirana mau ambil beberapa pakaian ganti nenek, dan kirana." ujar kirana.


"baiklah sayang, kamu hati hati di jalan." saut nenek.


"kalau begitu ayok pulang bareng tante, sekalian tante juga mau pulang. " tawar tante ratih.


"baiklah tante." saut kirana.


"Saya pamit pulang dulu ya nenek rosma, besok saya akan datang lagi menjenguk nenek, semoga cepat pulih " ujar ratih kepada nenek.


"iya sayang, terimakasih banyak ya, saya dan kirana sudah merepotkan kamu" ujar nenek rosma.


"tidak masalah nek, tidak usah sungkan kepada saya " saut ratih.


Dari kejauhan Tama melihat mobil ibu nya ketika masuk ke dalam parkiran.


"loh itu kan mama, sedang apa mama disini ? dan siapa perempuan itu " gumam tama dalam hati melihat ibu nya berjalan masuk ke dalam mobil bersama seorang perempuan.


Baru saja tama berniat ingin menghampiri, mobil ibu nya pun sudah jalan keluar parkiran.


"aah sudah lah, nanti saja aku tanyakan pada mama" gumam tama,


Tama datang ke rumah sakit untuk menjenguk seorang teman nya, yang sedang di rawat di rumah sakit itu.


***

__ADS_1


Setelah sampai di rumah, kirana membereskan segala keperluan an nenek dan dirinya di rumah sakit.


" ahh aku lupa mengabaru Rendy." gumam kirana, sambil mengambil ponsel nya dan menghubungi Rendy.


"tut. tut.. tut.. " nada sambung ponsel.


"Hallo. " jawab rendy dari seberang sana.


"Hallo, rendy. apa kau sibuk" kirana.


"tidak, memang nya kenapa?" tanya rendy.


"ahh tidak, aku hanya memberitahumu kalu nenek sedang di rawat di rumah sakit." jelas kirana.


"Apaa ! nenek sakit apa? apa dia baik baik saja? kenapa kau baru memberitahu ku?" ujar rendy kaget dan khawatir.


"Aku belum tau, besok nenek baru di periksa secara menyeluruh oleh dokter." jelas kirana.


"semoga tidak ada hal yang serius, nenek di rawat dimana.?" tanya rendy.


"nenek di rawat di rumah sakit Harapan. " jawab kirana.


"Baiklah aku akan segera kesana." saut rendy menutup telepon.


Kirana pun juga keluar dari rumah dan mengunci pintu, ia berdiri di pinggir jalan untuk menunggu taxi online yang sudah di pesan nya tadi.


....

__ADS_1


__ADS_2