Menikahi Pewaris Tunggal

Menikahi Pewaris Tunggal
Pesta Ulang Tahun II


__ADS_3

Tama mengambil segelas minuman ber alkohol lalu meneguk nya. Ia sangat merasa kesal sekali. Seorang perempuan cantik datang dari belakang menepuk bahu Tama.


"Tama, kau kemana saja dari tadi aku mencarimu. " ujar nya.


Tama menoleh lalu memilih tak menghiraukan nya. Dari jauh ia masih memperhatikan Kirana yang sedari tadi juga menatap nya dari jauh.


Dengan sengaja Tama merangkul tubuh wanita yang tadi menyapa dan mengecup kening nya. Ya wanita itu tak lain adalah Angel seorang model yang akhir akhir ini tengah dekat dengan Tama. Walaupun hubungan mereka tidak jelas status nya. Namun Tama hanya ingin bermain main saja dengan nya.


Kirana sangat jengkel melihat perlakuan Tama itu. Ia mengepalkan tangan nya dan mata nya tajam menatap ke arah Tama. "Cihh, dasar kau laki laki mesum. Kau sengaja memperlihatkan kemesraan mu itu di depan ku hah. " Gumam Kirana kesal dalam hati.


Tama semakin merapatkan tubuh nya pada Angel dan membisikkan sesuatu. Entah apa yang di bisikkan nya, Namun terlihat dari wajah nya Angel menjadi tersipu.


Kirana mengalihkan pandangan nya ke tempat lain. Dan memilih mengobrol dengan Rendy dan teman teman nya yang masih disana termasuk Dimas.


Sebenarnya Tama sengaja membawa Angel kesana hanya untuk membuat Kirana cemburu. Padahal ia sudah lama tidak berkomunikasi dengan Angel. Tapi reaksi Kirana malah terkesan cuek dan tak perduli. Malah sebalik nya ia yang menjadi kesal melihat laki laki lain mendekati istrinya.


Puncak acara ulangtahun Samira pun telah dimulai. Dari kata sambutan sampai acara potong kue, Rendy tampak mendampingi kekasih nya itu dengan tulus. Semua orang yang ada disitu menjadi iri saat potongan kue pertama diberikan pada Rendy.


Kirana dan Dimas sedang mengobrol di sebuah meja. Mereka tampak saling nyamung untuk mengobrol. Kirana merasa bahwa Dimas adalah orang yang asyik untuk di ajak bicara. Berbeda sekali dengan Tama yang selalu membuat nya kesal kalau bicara. Begitu lah pikir Kirana dalam hati.


Entah ikatan batin atau apa, orang yang baru saja di bicarakan nya dalam hati tiba tiba telah berdiri di hadapan nya. Kirana pun merasa kaget dan terperanjat melihatnya. Disebelah nya juga berdiri Angel yang sedang mengandeng lengan Tama dengan mesra nya.


"Ada apa lagi kau kesini. ? kalau hanya untuk menggangguku lebih baik kau pergi saja. " Ujar Dimas yang sudah malas menanggapi Tama.


"Tidak, aku tidak akan mengganggu kalian. Aku hanya ingin duduk di sini saja bersama PACARKU." Saut Tama menegaskan kata Pacar sembari melirik Kirana.

__ADS_1


Kirana hanya memalingkan wajah nya dan meneguk minuman yang ada di tangan nya. "Dia sangat cantik sekali, Sayang sekali kenapa dia mau berpacaran dengan manusia sombong ini." Gumam Kirana dalam hati.


"Kak Tama kapan datang? aku tidak melihatmu dari tadi. " Ujar Samira yang baru saja datang menghampiri mereka.


"Aku sudah dari tadi disini, kau saja yang terlalu sibuk dengan teman temanmu hingga tak melihat kakak mu ini datang." Saut Tama.


"Heheh maafkan aku kak. Kiran katamu kak Tama tidak datang. Bagaimana sih kau menjadi istri tidak tau kalau kak Tama akan datang. " Sungut Samira yang tak sadar dengan ucapan nya yang ke ceplosan di depan teman dan pacar Tama.


Semua yang ada disitu merasa bingung dan kaget. " Istri. ?" Tanya Angel yang keheranan sekaligus terkejut.


"Uupss. " Samira langsung menutup mulutnya dengan tangan nya.


"Iya istri, dia memang istriku." Saut Tama yang tak terduga duga.


Kirana menatap nya tajam dan keheranan. "Dasar manusia aneh, kau sendiri yang bilang tidak akan memberitahu siapapun tentang pernikahanmu. Sekarang kau malah sendiri yang membeberkan. Maumu apasih sebenarnya. " Gumam Kirana dalam hati dan merasa frustasi sendiri dengan tingkah Tama yang tidak bisa ia tebak.


"Tama kau jangan bercanda dong. Kau tidak mungkin mempunyai istri. kau kan belum nenikah. jangan membohongiku. " Ujar Angel lirih yang masih tak percaya.


Tama tak menghiraukan Angel sedikit pun, malah ia menatap ke arah Dimas. "Sudah ku peringatkan kau tadi. Dia itu istriku jadi jangan mengganggu nya. " Ujar nya dengan tatapan tajam.


Kirana hanya menggeleng gelengkan kepala nya. Tak mengerti apa yang di inginkan Tama yang sebenarnya. "Dan kau, Masih saja kau berani berbicara kepada laki laki lain apalagi di depanku begini." Lanjut Tama menatap Kirana.


"Lalu kau sendiri bagaimana ? Kau malah pergi dan bermesraan dengan wanita lain di hadapanku juga. " Saut Kirana yang tak kalah menohok nya.


"Tama tolong jelaskan kepadaku, apa yang sebenarnya terjadi. kau tidak benar benar mungkin menikah dengan dia kan. ?" Potong Angel meminta penjelasan Tama.

__ADS_1


"Kau juga, memang nya kau tidak mengerti ya kenapa selama ini aku menjauh darimu. Ya itu karena aku sudah menikah. " Ujar Tama dengan sedikit keras berbicara pada Angel sambil menunjukkan jari manis nya yang sudah terpasang cincin.


"Tama.. Kenapa kau lakukan ini padaku. ? huhuhu.. " Angel mulai terisak tak terima kenyataan bahwa Tama benar benar telah menikah


Semua orang yang ada di pesta itu menjadi menonton mereka yang sudah ribut ribut dari tadi. Pesta Samira benar benar menjadi kacau gara gara sepasang suami istri itu.


"Lakukan apa ? Toh selama ini kan aku hanya bermain main denganmu. Dan kau pun hanya menginginkan Uangku dan popularitas kan. Jadi kau jangan merasa terkhianati. Hubungan kita hanya sebatas saling membutuhkan bukan saling mencintai. " Ujar Tama.


"Kirana, Kau tak benar benar menikah dengan Tama kan. ?" Dimas bertanya pelan pada Kirana dan memegang tangan nya. Ia masih saja tidak percaya dengan apa yang di ucapkan Tama.


Kirana hanya mengangguk, "Singkirkan tanganmu, sebelum aku benar benar memukulmu. " Perintah Tama yang melihat Dimas memegang tangan istrinya.


Tama menarik kasar tangan Kirana dan menyuruhnya berdiri. "Kau pulang denganku sekarang. " Ujar Tama menarik dan memaksa Kirana berjalan mengikuti langkah nya yang cepat. Kirana tergopoh gopoh mengimbangi langkah Tama. Mereka meninggalkan semua orang yang masih bingung dan penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi.


Berita Tama menikah lebih menjadi heboh daripada pesta ulangtahun Samira. Padahal samira sudah susah payah untuk menggelar acara itu.


Dimas pun dengan masih penasaran bertanya pada Rendy tentang kebenaran nya. Rendy pun hanya mengangguk. Angel masih saja terisak isak duduk disana.


"Aaa... Kenapa pestaku menjadi berantakan seperti ini sih." Keluh Samira Kesal dan menghentakkkan kaki nya ke lantai melampiaskan kekesalan nya.


Rendy hanya bisaa mengusap usap bahu kekasih nya itu dan menyabarkan nya dengan lembut.


Sedangkan Tama dan Kirana sudah berada dalam mobil. Tama melajukan Mobil nya dengan kecepatan tinggi, Ia tidak bicara sepatah katapun saat Kirana bertanya mereka mau kemana. Karena arah mobil berlawanan dengan arah pulang. Dan Tama pun memakirkan mobil nya di sebuah Hotel.


....

__ADS_1


__ADS_2