Menikahi Pria Candu

Menikahi Pria Candu
PERMAISURI NEW


__ADS_3

AUTHOR's POV


Sebagai seorang yang memiliki keahlian khusus serta martabat yang penting di istana Chang/Chong. Membuat sosok Zhi yang terkenal dikalangan masyarakat dimanfaatkan oleh ratu untuk menaikkan kepopuleran istana nya.


Dengan alasan bahwa Zhi harus menganut hal nya sebagai seorang istri kepada Zhao. Yang belum tentu mereka laksanakan dan bisa diterima segala hal yang akan mereka alami kedepannya.


Umur Zhi yang masih sekitar 20 an membuat Zhi merasa terkekang dengan status permaisuri yang ia dapatkan kemarin.


Ahad, 27 Desember 1925


(ngasal)


Setelah kejadian di kamar mandi yang menghebohkan istana akibat kelalaian dalam menjaga kesehatan menantu. Ratu memutuskan untuk langsung membuat konfirmasi bahwa dirinya akan mengundurkan diri sebagai seorang ratu untuk mengecoh pikiran mereka kepada Zhi.


Dan tahta nya yang saat ini di pegang nya, akan langsung diberikan kepada Zhi dengan penghormatan yang akan di hadiri oleh beberapa anggota istana secara spesial dan khusus tentunya.


Nanti, setelah Zhi sembuh. ujar ratu kepada Kasim istana.

__ADS_1


Dan itu dilakukan kemarin pagi sekali dengan kondisi kesehatan Zhi yang sudah mulai membaik setelah di periksa beberapa hari yang lalu. Sandang permaisuri serta pakaian kewibaan sebagai seorang permaisuri membuat Zhao harus menerimanya dengan ekstra sabar tanpa boleh menentang nya.


Karena Zhi yang memintanya. Setelah seharian memikirkan keputusan ratu berdua di dalam kamar sembari menatap langit yang berubah warna seiring berjalannya waktu.


*Lagian aku akan menyandang gelar sebagai seorang permaisuri tanpa melupakan hal dan kewajiban ku sebagai wanita bersuami. Zhi.


Apa termasuk cadar mu? Zhao.


Maksud mu? Zhi.


Tentu saja aku akan terus memakai cadar, pangeran Zhao. Zhi.


ingat, aku mengizinkan mu menduduki jabatan permaisuri dengan izin ku. Dan izin ku, di atas Cadar mu. Mengerti? Zhao.


Ya*.


-

__ADS_1


Tahun baru bagi segala umat harus di laksanakan di setiap desa untuk menyambut kedatangan tahun baru serta tamu penting yang seminggu lalu baru saja di temui oleh Zhi secara langsung. Membuat Zhi merenggangkan waktunya bertemu dengan Zhao. Selama seharian, Zhao tidak dapat bertemu dengan Zhi secara langsung. Entah di antara keduanya memiliki kesibukan masing-masing.


Dan hari ini. Rabu, 30 Desember 1925 adalah hari penyambutan serta hari terakhir menghias istana untuk keesokan harinya adalah acara menyambut tahun baru dengan meriah ditempat Zhi.


Pangeran Xing. Ia hadir dengan menggunakan jubah biru yang langsung menatap Zhi dengan menyandang kain merah pertanda angkatan derajat sudah dilakukan istana. Pangeran Xing tersenyum, sesuai keinginannya bebrapa hari yang lalu. Ia menyuruh seseorang mengirimkan surat rahasianya untuk ratu yang ditujukan kepada Zhi.


Beberapa selir serta pangeran sudah memiliki tempat masing-masing di sebelah kanan dan kiri berbaris dengan rapi seolah pembatas karpet merah untuk pangeran Xing.


“ Selamat datang di istana, pangeran Xing. Sesuai keinginan mu, hamba datang menyambut kedatangan mu. ” ucap Zhi di hadapan pangeran Xing.


“ jangan merendahkan diri, Zhi. Aku datang hanya untuk meriahkan tahun baru yang berbeda hari ini untuk sebelumnya. hari raya ini, akan ku ingat sepanjang masa. ” Pangeran Xing kepada Zhi.


Zhi tersenyum tipis. “ Saya sangat berterima kasih atas kebaikan anda. Mari masuk ke dalam, berbincang dengan meminum teh. ” ucap Zhi.


Pangeran Xing mengangguk dan mereka berdua masuk ke dalam aula istana. Sementara itu di pojokan sebelah kiri, Zhao yang di posisikan di sebelah Zhi mendengar semua perbincangan keduanya. Panggilan khusus "Zhi" darinya di ambil dengan entengnya.


” Li Zhe. Kau akan tau akibatnya. ” Zhao langsung pergi meninggalkan istana.

__ADS_1


***


Note: Enggak nyambung ya? maaf😭


__ADS_2