Menikahi Pria Candu

Menikahi Pria Candu
SUAMI ISTRI (YUAN DAN LI)


__ADS_3

Setelah acara rapat dengan beberapa kolektor besar dari kerajaan atau istana sebrang. Zhao kini pergi ke kamarnya guna mempersiapkan diri untuk pesta. Ia akan berangkat lebih awal, sedang Bao akan pergi nanti sore.


Setelah Zhao mempersiapkan dirinya ia berbincang dengan Li sekilas, Devan tiba-tiba datang dan bertanya.


“ Kak Zhao mau kemana? rapi sekali. ” ucap Devan.


“ acara. ” jawab Zhao singkat.


“ Oh. ” ucap Devan.


“ Li jangan lupakan tugas mu. ” ucap Zhao yang hanya diangguki oleh Li.


Kemudian Zhao pun menaiki kuda kesayangannya meninggalkan istana dengan dikawal beberapa prajurit di belakangnya.


Li kemudian berbalik badan setelah kepergian Zhao. Ia menoleh ke arah Devan yang sedang bermain dengan anak nya.


Li mendekat, menggendong putra nya itu. “ Jangan dekat-dekat dengan Hanz. ” ucap Li.


Devan kemudian bangkit dan tersenyum ke arah Li.


“ Sayang.. ” Yu berjalan mendekat ke arah suaminya.


Ya, Yuan dengan Li sudah menikah 3 tahun yang lalu. kini mereka sudah mempunyai anak 2 yang masih kecil-kecil. Sementara Devan ia tidak berniat menikah dikarenakan dirinya masih belum menemukan pasangan yang cocok untuk dirinya sendiri


“ Devan juga. ” ucap Yu.


“ Iya.. ”


“ jangan berbicara dengannya. ” potong Li menggandeng istrinya pergi dari sana meninggalkan Devan seorang diri.


“ Jangan lupa nanti malam, Yu!! ” ucap Devan berteriak


“ Oke! ” jawab Yu sedikit berteriak.


Devan dan Yuan adalah teman yang akrab disana. Tapi hubungan mereka tidak disukai oleh Li dikarenakan dirinya cemburu oleh kedekatan Devan dan Yuan. Padahal dirinya waktu sebelum menikah dengan Yuan, Devan duluan yang kenal dengan Yuan.


Karena Devan lah teman dekat Zhi sehingga Yuan lebih akrab dengan Devan. Beberapa lama setelah memutuskan berpikir panjang akhirnya Li berbicara dengan Zhao mengenai pernikahannya kepada Yuan. Dayang istana yang di hormati disana.


Setelah berbincang dan meyakinkan Li akhirnya Zhao memutuskan merestui hubungan asistennya dengan dayang yakni Yuan.


Mau tak mau Yuan pun menikah dengan Li karena paksaan dari pria itu. Ia ingin mempunyai Yuan seutuhnya. Namun hubungan mereka tidak diketahui oleh Devan karena pada waktu itu Devan sedang bertugas berjaga di perbatasan.

__ADS_1


Devan terkejut ketika Yuan hamil besar di dalam kandungannya ketika pulang dari tugasnya. Ia bertanya dan langsung menghampiri Li sebagai suami Yuan.


Disitulah titik dimana Li dan Devan bermusuhan. Namun seiring berjalannya waktu Devan mulai menyukai anak dari Yuan yang lucu nan menggemaskan. Devan sebenarnya sudah meminta perdamaian, tapi Devan kembali menarik permintaan itu karena masih dekat dengan sahabatnya. Karena itu Li dan Devan sampai sekarang bermusuhan.


“ Kau kenapa sih masih dekat-dekat dengannya? kan sudah ku bilang aku tidak suka kau berteman dengannya. ” ucap Li.


Yuan mengambil Hanz dari tangan Li. “ Dia kan hanya teman sayang.. ” ucap Yuan.


“ teman apa teman? nanti malam kau mau kemana sama dia? ” tanya Yuan


“ Aku harus mengantar Bao ke acara kerajaan Fang nanti malam. ”


“ bersama Devan? tapi bukan kah dirinya tidak ikut tadi? ” tanya Li


“ apakah kaisar berbicara seperti itu kepada Devan? ” tanya Yuan.


“ Tidak sih, tapi aku tidak mau kau ikut kesana.. ” Li cemburu buta kepada Yuan.


“ Maaf sayang, ini keputusan kaisar. Kau sendiri kan tahu kaisar tidak suka ada konflik rumah tangga ketika seseorang sedang bekerja. Jadi turunkan sedikit egois mu itu ya? ” Bujuk Yuan.


“ Huh aku tidak mau. ” ucap Li.


“ apa? ” tanya Yuan.


“ Kita main kuda-kudaan yuk? ” ucap Li.


“ Li!! ”


Dan hubungan suami istri pun dijalankan siang-siang.


***


“ aduh dimana sih.. kenapa tidak ada. ” Bao gusar mencari ikat pinggang nya itu.


Ia membuka satu persatu laci dan lemari kemudian menggeledahnya. Tetap saja ia tidak menemukan ikat pinggang nya.


“ jika aku tidak menemukan ikat pinggang itu, masa aku harus mengganti pakaian ku sih! ” Gusar Bao frustasi mencari ikat pinggang tersebut.


“ Bao, ada apa? ” tanya Yuan menghampiri Bao.


“ Bibi,Carikan ikat pinggang ku. aku tidak menemukannya. ” ucap bao

__ADS_1


“ Baiklah. Tapi ikat pinggang seperti apa? ” tanya Yuan


“ Berwarna emas dengan logo kerajaan Chang ditengahnya. ” ucap Bao.


“ baiklah, kau sudah mencari ke semua sudut? ” tanya Yuan mulai mengangkat satu persatu buku yang tergelatak.


“ Sudah. Tapi tidak ada, ” ucap Bao.


“ Coba kau raba kepala mu itu, ada tidak? ” ucap Yuan menata buku yang ada di meja ke Rak buku


“ Hah? ” Tercengang dengan ucapan Yuan.


Bao kemudian meraba kepalanya dan menarik sesuatu yang melingkar di kepalanya. Ia kemudian menyengir.


“ Hehe sudah ketemu bibi.. ” ucap Bao kemudian melingkarkan ikat pinggang itu di pinggang nya.


Yuan kemudian mengambil sepatu Bao dan membantu nya memasangkannya.


“ perhatikan sikap mu, jangan mempermalukan kaisar disana. ” ucap Yuan disela-sela memasang sepatu Bao


“ Iya, aku tahu kok. ” ucap Bao.


“ Baiklah, sudah siap? ” ucap Yuan berdiri kembali


Bao mengangguk dan menatap penampilannya di kaca.


“ Tegur aku kalau aku berbuat kesalahan ya.. ” ucap Bao


“ Tentu, yuk. ”


Yuan berjalan di depan Bao menuju pintu gerbang istana. disana terdapat Devan dan Li yang menunggu mereka berdua. beberapa prajurit juga di kumpulan untuk menjaga Bao di perjalanan


“ Hati-hati. ” ucap Li kepada Yuan


“ jaga anak-anak. ” ucap Yuan yang diangguki oleh Li.


Kemudian mereka pun menaiki kuda satu persatu. Ada dua kuda di belakang Bao yakni kuda yang ditumpangi oleh Yuan dan Devan.


Devan sempat melirik ke arah Li, sadar di lihatin dirinya pun mengarahkan jari telunjuk nya di leher bentuk ancaman.


Devan hanya mengangguk saja dengan tersenyum tipis dipaksakan. Kemudian rombongan mereka pun berjalan menuju kerajaan Fang yang jauh dari kerajaan Chang

__ADS_1


__ADS_2