
Sementara Zhi langsung berlari ke arah kamar Gea karena khawatir gadis itu syok akan ucapan Xuan yang tanpa sensor. Zhi langsung membuka kamar Gea sebagaimana Xuan membuka pintu kamarnya sekarang.
Gea berbalik badan dan menodongkan pisau. Jelas Zhi langsung melebarkan matanya menatap Gea.
“ Gea apa yang kau lakukan! ” Zhi berjalan cepat ke arah Gea.
Wanita kecil itu hendak menusuk Zhi, namun Zhi dengan mudah menjatuhkan pisau itu dan menatap lengan Gea yang berdarah dan sobek akibat perbuatannya sendiri.
“ kenapa kau melakukan ini Gea!? ” tanya Zhi dengan khawatir.
Namun dirinya tetap berjalan menuju laci untuk memberikan obat dengan aroma kuat kepada tangan Gea. Wanita itu terisak lemah dan tak berdaya. Zhi sempat melirik wajah Gea dengan kain yang sudah setengah basah akibat tangisan nya.
Tapi Zhi tetap membuka separuh lengan panjang milik Gea dan mengobati luka itu.
__ADS_1
“ Kenapa kau seperti ini, bilang kepada ku jika kau keberatan dengan pernikahan ini, Ge. Tidak sepantasnya, kau perempuan menyakiti dirimu sendiri. ” ucap Zhi cemas.
“ Bu, aku.. aku tidak mau menikah dengannya lalu aku harus apa? kedudukannya jauh lebih tinggi daripada aku. Jelas saja raja tidak akan melepaskan ku karena ada dekrit kerajaan. ” Mata Gea menatap wajah Zhi yang hanya fokus dengan tangannya.
“ aku selalu pernah berada di posisi mu, sekarang ceritakan lah kepada ku mengapa dirimu selalu menutup diri? Aku bahkan tidak pernah tahu asal-usul mu. ” ucap Zhi.
“ Aku.. aku tidak pantas menyebut diriku sebagai anak raja. Aku hanyalah anak yang terbuang dari ibu yang berbeda dari saudara ku. aku satu-satunya putri yang dilahirkan oleh permaisuri ke 7. Namun dirinya mati setelah melahirkan ku, ketika aku beranjak dewasa aku selalu dibully karena diriku penyebab kematian orang tua ku. Dan berakhir seseorang meracuni makanan ku dan membuat ku dibuang dan diasingkan. ” ucap Gea dengan Isak.
Gea menarik tangannya dan menghapus air matanya.
“ Aku tidak mau menikahi lelaki kejam itu, Bu. ” Gea menatap ke arah Zhi.
“ Aku ingin membantu mu, tapi aku tidak bisa ge. ” ucap Zhi.
__ADS_1
“ Kenapa.. kenapa kau tidak bisa? dulu kau selalu membantu ku dalam masalah dan
depresi yang ku alami namun kenapa kau tidak bisa membantu ku sekarang!? ”
“ karena aku tahu kau akan keluar dari istana! Aku tidak menginginkan dirimu dikejar oleh prajurit istana. Mungkin kau akan bahagia keluar, namun dirimu akan selalu dikejar oleh prajurit istana selama akhir hayat mu! kau menginginkan itu, ge? ” ucap Zhi.
“ Sampai kau punya anak, kau akan dikejar oleh prajurit istana, ge. Aku tidak yakin kau akan selamat walau kau bahagia. ” Zhi malah ikut terisak menatap Gea yang terdiam dengan tidak percaya setelah mendengar ucapan Zhi.
“ Kau segalanya bagi ku, kau sudah seperti anak ku disini. Aku akan melindungi mu dan mengambil kembali gelar yang ada pada dirimu. aku berjanji, ge. Jangan menyerah dan berputus asa kepadaku. ” Zhi menarik tubuh Gea dan memeluknya.
Gea menggeleng dan menangis di pelukan Zhi. Kedua wanita itu bertukar pikiran dan sibuk menenangkan diri masing-masing di dalam kamar tanpa tahu seorang pria berdiri di belakang kamar gea sembari menyimak pembicaraan mereka.
Kekuatan dan pengetahuan diluar batas normal manusia membuat Zhi sangat berharga di mata Gea. Posisi dan kesamaan mereka masing-masing saling melengkapi hingga membuat mereka saling terikat satu sama lain. Sudah berakhir beberapa tahun ini Zhi menemani Gea sebab dirinya melihat sosok Bao didalam dirinya. Dan berakhir mereka tidur berdua dengan terduduk dipinggiran ranjang sampai menjelang pagi.
__ADS_1