
"Ibu kandung Lucy itu bernama Sapphira Lewis."
“Sa-phhira?”
Kylian terkejut.
“Iya. Namanya terdaftar sebagai ibu kandung Lucy. Lalu aku mencari keberadaannya dan mengetahui dia pergi ke Perancis tiga bulan setelah melahirkan. Lalu dia menghilang. Haruskah aku melanjutkan pencarian?”
Kylian kemudian teringat bahwa nama asli Katherine adalah Sapphira dan dia juga pernah menetap di Perancis. Dia juga teringat Lucy pernah mengatakan ibu kandungnya pergi ke Perancis sebelum dia genap 100 hari. Dia juga teringat Lucy tidak ingin lagi mencari ibunya.
"Tidak usah. Ini sudah cukup bagus. Terima kasih,” ucap Kylian.
Tetapi Kylian menjadi penasaran apakah benar Katherine adalah ibu kandungnya Lucy. Dia juga ingat Lucy pernah mengatakan bahwa meskipun ibunya jahat dia tetap ingin melihatnya. Akhirnya Kylian memutuskan pencarian dilanjutkan.
“Halo, ini saya. Cobalah lacak keberadaan Sapphira Lewis, ibu kandung Lucy, secepat mungkin.”
Kylian dan anak-anaknya bertemu dengan Mary.
“Sapa dia dengan sopan,” ucap Kylian.
“Hai, anak-anak.”
“Ini anak sulungku Valerie, anak kedua, Ethan, dan yang bungsu Evan.”
“Hai, senang bertemu denganmu,”
Suasana makan berjalan dengan canggung. Anak-anak tidak banyak berbicara. Setelah mengantar anak-anak pulang, Kylian bertemu lagi dengan Mary di tempat yang berbeda.
“Apa yang ingin kamu katakan?” tanya Mary.
“Mary, sejujurnya, ada seseorang yang sangat aku cintai.”
“Setelah kamu mengatakan itu, aku merasa lebih baik. Aku agak bingung saat melihat anak-anak. Kurasa aku tidak berani untuk meneruskan hal ini.”
“Senang bertemu denganmu lagi, Mary.”
Malam harinya, Lucy mengajak Kylian bertemu.
“Aku mengajak bertemu karena ada satu hal terakhir yang ingin aku sampaikan,” ucap Lucy.
“Silakan,”
“Menurutmu, dengan kita bersama hanya menyebabkan banyak kesulitan dan sakit hati. Kamu mengakhiri hubungan ini dan menyuruhku bersama seseorang yang direstui ayah. Namun, kamu salah. Tidak peduli betapa menyakitkan dan apapun kritiknya, aku bahagia hanya dengan memilikimu di sisiku. Tidak ada yang membuatku takut selama kamu di sisiku. Itu sebabnya aku melaluinya.”
__ADS_1
“Lucy…”
“Kylian, kamu harus tahu bahwa orang yang paling membuatku sedih itu kamu. Hatiku sakit bukan karena siapapun atau apapun, tapi kamu yang paling menyakitiku. Karena kamu tidak memahami situasiku atau perasaanku. Kamu adalah alasan hatiku terasa seperti dirobek. Aku tidak mau lagi bersama pria yang menyebabkan hatiku sakit. Selamat tinggal.”
Kylian tetap diam mematung setelah Lucy pergi meninggalkannya. Dia banyak merenungkan perkataan Lucy barusan. Kylian tersadar dan langsung mengejar Lucy. Dia memeluk Lucy dari belakang.
“Tunggu. Tunggu sebentar. Lucy, aku menyesal. Aku salah. Aku menyesal. Lucy, maafkan aku sekali ini saja. Aku tidak akan mengulangi hal bodoh ini lagi. Tolong beri aku kesempatan sekali lagi. Aku tidak akan menyakitimu lagi.”
Lucy melepas tangan Kylian yang memeluknya. “Kamu terlambat. Aku pikir kamu akan berkencan dengan wanita yang sepadan denganmu. Lakukan saja.” Lucy pun pergi.
Katherine dan Harry bertemu di sebuah kafe untuk membahas kepergian Lucy ke Perancis. Namun, tetangga restoran mereka tidak sengaja melihat kebersamaan Katherine dan Harry. Dia mengambil beberapa foto lalu bergosip. Hal itu didengar Yuni. Yuni langsung menghampiri tempat yang dimaksud. Dia melihat sendiri Katherine pergi. Dia mulai cemas suaminya selingkuh.
“Kenapa kamu menemuinya tanpa memberitahuku? Apa kamu berselingkuh dengan Bu Katherine? Kamu tidak jadi pergi bersamanya, kenapa kamu menemuinya?”
Harry tahu istrinya mulai berpikir aneh.
"Aku bertemu dengannya untuk membicarakan urusan kepergian Lucy."
“Lucy?”
“Aku akan bicara di rumah,”
Harry menjelaskannya pada Yuni setelah mereka sampai di rumah.
“Iya. Jadi aku bertemu Bu Katherine untuk membahas masalah ini.”
“Seharusnya kamu memberitahu. Kenapa kamu tidak memberitahuku padahal aku ibunya,”
“Aku berniat memberitahumu ketika semuanya sudah beres.”
“Ngomong-ngomong, kenapa mendadak sekali?”
“Kalau Lucy tetap di sini, dia tidak akan bisa melupakan Kylian. Aku dengar Bu Katherine akan ke Perancis, jadi aku bertemu dengannya dan meminta bantuan.”
“Dia bilang tidak akan pernah putus dengan Kylian. Kini dia bersedia pergi?”
“Aku menyuruhnya pergi 3 tahun. Kalau dia masih tidak bisa melupakan Kylian, aku bilang aku akan mempertimbangkan kembali hubungan mereka.”
“Kamu harus berterima kasih pada Kylian. Dia berbesar hati mau melepaskan Lucy. Kalau kamu mengatakan lebih awal, aku tidak akan salah paham dan mengira kamu selingkuh. Tetangga restoran depan kita memberitahuku hal aneh.”
“Tidak usah didengarkan.”
Yuni kesal pada tetangga depan tokonya, yang bergosip suaminya berselingkuh. Ia menjelaskan siapa wanita yang bersama suaminya. Tetapi orang itu malah menjelaskan bahwa dia malah pernah melihat wanita itu menggandeng lengan Harry.
__ADS_1
Yuni emosi. Ia ingat bahkan Katherine sampai dua kali meminta suaminya pergi ke Perancis.
“Tanpa menyadari apa yang terjadi, aku hampir mengirim Harry dengan gantinya sebagai uang. Wanita itu. J*lang si*lan!” Dia pergi ke apartemen Katherine.
“Buka pintunya! Buka!”
“Dia… kenapa di sini?”
Katherine membukakan pintu apartemennya. “Ada apa kamu kemari?”
“Apa yang kamu harapkan saat menawarkan suamiku gaji tahunan 250 juta lalu dua kali lipat?”
“Itu…”
“Kenapa kamu menawarkan uang sebesar itu hanya untuk membuat suamiku pergi bersamamu? Kamu menyukainya, ‘kan? Siapa kamu berani menggandengnya? Beraninya kamu merangkak ke dalam hidupnya?”
“Pasti ada kesalahpahaman. Kita bertemu hanya untuk membahas kepergiaan Lucy ke Perancis. Itu saja. Dia hanya menawariku lengannya karena aku tidak enak badan saat itu. Dia membantuku berdiri”
“Kalau begitu, memang benar kamu bergandengan dengannya. Tidak dapat dipercaya.”
“Aku merasa kurang sehat hari itu.”
"Kamu sakit? Apa mungkin orang yang sakit dioperasi kanker itu kamu?"
“Bagaimana kamu tahu?”
“Sulit dipercaya. Jadi, kamu alasan dia pergi meninggalkan kita bekerja agar bisa membantumu dirawat di rumah sakit, lalu menghabiskan malam merawatmu. Kamu memanggil suamiku ke ranjangmu agar dia bisa merawatmu sampai sembuh? Wanita si*lan!”
Yuni langsung ngamuk dan menjambak Katherine. “Wanita si*lan!”
Di sisi lain, tetangga restoran memberitahu Harry bahwa Yuni pergi ke apartemen setelah adiknya memberitahu Yuni hal gossip. Harry segera pergi ke apartemen Katherine. Sesampainya di sana, dia melihat keadaan apartemen yang sudah kacau balau seperti kapal pecah. Dan rambut Katherine yang acak-acakkan.
“Apa ini semua perbuatan istriku?”
“Ada apa dengan istrimu? Apa kamu memberitahunya tentang masa lalu kita?”
“Untuk apa aku memberitahunya? Jangan bilang… dia sudah mengetahui semuanya?”
“Aku hanya bilang kamu banyak membantuku saat aku dioperasi. Kamu pergi saja.”
Yuni masih curiga suaminya punya hubungan khusus dengan Katherine. Tetapi ia butuh waktu. Saat ia curiga suaminya mendapat telepon dari Katherine, ia membuntuti suaminya. Yuni kembali cemburu dan khawatir suaminya selingkuh di belakangnya, makanya ia pernah ingin ke Perancis bersamanya.
Bersambung...
__ADS_1