Milly, Gift From God

Milly, Gift From God
Chapter 1 . Harrison & Anderson Family


__ADS_3

Harrison Family


Donald Harrison , pria berdarah campuran Amerika - Indonesia adalah anggota tertua di keluarga Harrison .


Ia adalah pemilik dan pendiri Harrison Group .


Memiliki pekebunan terbesar di San Fransisco, Amerika Utara  dan peternakan terbesar di Texas , membuat Harrison Group berkembang dengan pesat dalam kepemimpinan Donald .


Apalagi sejak Harrison Group beralih dipimpin oleh putra Donald satu-satunya yaitu , Robert Harrison .


Dalam kepemimpinan Robert , Harrison Group semakin mengembangkan sayap bisnisnya ke bidang industri makanan , restauran , juga ekspor impor.


Robert Harrison menikahi seorang wanita cantik bernaman Griselda Jane Geffrey , putri tertua keluarga Geffrey .


Sebelum menikah , Griselda adalah CEO dari perusahaan beauty , fashion , dan luxury dengan nama brand 'GrisEd' .


Grised sendiri adalah singkatan nama anak dari keluarga Geffrey . Griselda Geffrey dan adiknya Edmund Geffrey


Edmund Geffrey , adik Griselda yang akhirnya melanjutkan kepimimpinan kakaknya di perusahaan milik keluarga Geffrey setelah Ia menikah dengan Robert Harrison .



***Anderson Family***



*Gilbert Anderson* , pria berdarah campuran Amerika - Indonesia adalah anggota tertua di keluarga Anderson .



Ia adalah pemilik dan pendiri Anderson Property yang bergerak di bidang perhotelan . Awalnya hanya memiliki satu hotel di Jakarta , namun bisnis Anderson Property berkembang dengan pesat .  Gilbert lalu mulai memulai bisnis perumahan yang kemudian membawa perusahaannya ke puncak kesuksesan .



Gilbert memiliki seorang putra bernama *Sean Anderson* yang melanjutkan kepemimpinannya di Anderson property .  Sean Anderson menikahi sekertarisnya bernama Caroline  . Dan memiliki seorang putra bernama *Allard Junior Anderson* .



Sean berhasil mengembangkan bisnis perhotelan ke beberapa kota besar di Indonesia . Begitu juga dengan bsnis perumahannya yang semakin luas .



Saat Allard Junior Anderson berusia 4 tahun ,  Keluarga Anderson kembali ke Amerika untuk membuka cabang utama di sana .



Sedang perusahaan di Indonesia akan di kelola oleh satu- satunya sepupu Gilbert yaitu ***John Austin*** .



Hubungan keluarga Harrison dan  Anderson bermula dari persahabatan Donald dan Gilbert saat masih tinggal di Indonesia .


Sama sama berdarah campuran Amerika - Indonesia , keduanya berteman sejak masa SMA. Berlanjut ke universitas hingga akhirnya saat lulus Donald harus lebih dulu kembali ke Amerika karena keluarganya mengalami musibah .


Orang tua Donald saat itu yang memiliki sebuah perkebunan , dibunuh oleh pihak yang ingin menguasai tanah keluarganya .


Mereka tak pernah tahu , jika keluarga Harrison memiliki putra yang berada di Indonesia yang sengaja di asingkan untuk melindungi


Saat harus berpisah dengan Gilbert , mereka berdua membuat janji untuk menjodohkan keturunan mereka kelak . Guna meneruskan hubungan

__ADS_1


Walaupun terpisah benua , Donald dan Gilbert tetap bertukar kabar . Gilbert adalah orang yang membantu finansial Donald saat memperjuangkan haknya atas perkebunan orang tuanya . 


Namun sayang keinginan untuk menjodohkan anak mereka harus tandas , saat keduanya ternyata sama-sama di karuniai  seorang putra .


Waktu terus berjalan hingga akhirnya keluarga Anderson memutuskan kembali ke Amerika pada tahun 1998 .


Saat itu Robert Anderson dan Caroline istrinya sudah memiliki putra yang berusia 4 tahun .


Kepindahan mereka disambut baik dan hangat oleh keluarga Harrison .


Donald sangat senang berjumpa kembali dengan sahabatnya , Gilbert .


Gilbert bersama putranya berhasil membangun Anderson Property yang jauh lebih besar dari perusahaan di Indonesia .


Hotel , resort , dan apartement milik Anderson property  kini tersebar luas di penjuru kota pada setiap negara bagian benua Amerika .


Sean Anderson dan Robert Harrison meneruskan persahabatan kedua orang tuanya . Mereka berharap kelak anak anak mereka tetap menjaga hubungan persaudaraan di antara dua keluarga pemilik bisnis raksasa di Amerika .




Semakin mendekati penghujung tahun 1998 , keluarga Harrison Gefreey sudah tak sabar menanti kehadiran cucu pertama .



Siang ini Caroline dan beberapa rekan serta kerabat sedang merencanakan pesta baby shower untuk Griselda .



Bertempat di taman belakang mansion keluarga Harrison , dekorasi di dominasi dengan dengan warna putih, biru , dan merah muda . Para tamu juga kompak menggunakan gaun putih .




Griselda  kini sedang menggantikan Caroline menjemput Al dan Kelvin di sekolahnya . Kelvin adalah putra dari sekertaris Sean Anderson .



Griselda bingung saat kepala pelayan memintanya mengganti pakaian layaknya seorang peri . Lengkap dengan hiasan sayap di punggung dan tongkat ala peri .



" Surprise ... "



Teriak semua rekan dan kerabat terdekatnya saat Griselda masuk ke tempat pesta .



Pesta berlangsung sangat meriah . Griselda bisa sejenak melupakan rasa cemasnya untuk persalinan nanti .



Al dan Kelvin, dua bocah pria berusia 5 tahun juga ikut bersemangat . Mereka seakan tak lelah berlarian di taman yang luas karena banyaknya balon yang berhamburan .


__ADS_1


Dari ruang keluarga , Robert dan Sean sedang memerhatikan istri istri mereka yang tertawa bahagia .



" Robert , bagaimana jika kita mewujudkan impian ayah kita untuk menjodohkan anak kita . " Ujar Sean .



" Tapi , anakku bahkan masih malu malu . Dia ingin memberikan kejutan pada kami . " 



" Yang penting kamu setuju dulu . Jika anakmu perempuan , kamu mau menjodohkannya dengan Al . " Sean sangat bersemangat dengan idenya .



Robet Harrison tersenyum , " jika pria itu adalah Al , aku tak akan ragu untuk memberikan tanggung jawabku atas putriku padanya kelak . "



Siang itu dua orang ayah telah mulai menulis bagaimana kisah cinta sepasang anak manusia dimulai . Kisahnya tentu akan dihiasi dengan lika liku yang harus mereka lewati . Apakah akhirnya akan sama seperti akhir yang di harapkan para ayah ? Atau mereka akan menulis akhir kisah mereka sendiri ? .



.


.


.


.


.


.


"*Pelajaran pertama dalam cinta ialah bersabar dengan ikhlas. Menanti yang indah bukanlah suatu kesia-siaan*."


.


.


.


.


.


To be continue



Sebelum lanjut lagi , jangan lupa :


\- Like 👍 di akhir part


\- Komentar 📝 ketik komentar apa aja ( No bullying No SARA )


\- Favorite ❤ biar dapat update terus karya aku,

__ADS_1


\- Gift🎁 berbagi gift biar makin banyak rejeki


\- Vote 🎟 Vote biar othor


__ADS_2