
Setelah menempuh perjalanan selama 45 menit, Bagas dan Azkia sudah sampai di Andreas Group, Kia sengaja ikut ke kantor sang daddy krna ingin bertemu dengan Fira, dan entah kebetulan atau apa, Bagas dan Fira jga akan mengadakan meeting nntinya sekitar jam 10 pagi di perusahaan Bagas.
"Dad, knpa mommy lama sekali" ucap Azkia sembari memanyunkan bibir nya krna ia mulai bosan krna sang mommy tak kunjung datang.
"Sabar ya sayang sebentar lagi mommy bakal datang kok" ucap Bagas memberikan pengertian kepada sang anak.
Setelah percakapan itu selesai, tak berselang lama terdengar suara ketukan pintu.
Tok.. Tok.. Tok..
Hal itu sontak membuat Azkia langsung berlari kearah pintu dan membuka nya.
"Mommyyyyyy" teriaknya girang sambil memeluk kaki Fira. Maklum tinggi Azkia hanya sebatas paha Syafira.
"Hey kesayangan mommy, kau disini jga" ucap Syafira sembari membawa Azkia kedalam gendongannya.
"Yes mom, Kia ingin beltemu mommy" ucap Azkia lgi.
"Ekhmmm.. Maaf Bu Syafira atas perlakuan anak saya" ucap Bagas meminta maaf
"Its Okay Pak, saya baik baik saja malah saya senang jika ada Kia, Iyakan sayang?" ucap Fira sembari mencium pipi gembul Azkia.
"ehh baiklah bu silahkan masuk" ucap Bagas mempersilakan.
Mereka pun melaksanakan meeting sekitar 2 jam dengan Azkia yng tak mau sama sekali lepas dari Syafira. Tapi untung nya Kia anak yng baik dan penurut jdi ia hanya diam dan tak mengganggu.
Waktu menunjukkan pukul 12 siang, sudah saat nya jam makan siang. Bagas pun berencana mengajak Syafira makan siang bersama dan menggunakan Azkia sebagai alasan.
"Maaf Fira, maukah kamu ikut bersama kami untuk makan siang, soalnya tdi Kia ingin makan siang bersamamu, iyakan sayang?" ucap Bagas menatap sang anak sambil mengedipkan satu mata nya.
__ADS_1
"iii.. iyaaa mommy benal itu" ucap Azkia gagap.
"Baiklah Gas, jika itu permintaan Kia maka saya akan ikut" ucap Fira disertai senyum manis nya
"Ishhh daddy apa2 an sih kok jadi aku" ucap Azkia dalam hati.
"Maafkan daddy mu nak yng menjadikan mu sebagai alasan agar sllu dekat dengan mommy mu" ucap Bagas tersenyum tipis.
Mereka pun berangkat menuju restaurant favorit Azkia, sesampainya mereka disana, mereka langsung menuju meja kosong yang tepat mengarah kejalanan, tak berselang lama pelayan menghampiri mereka dan memberikan buku menu.
"Hmmm Kia ingin makan apa sayang?" Tanya Syafira sembari membolak balikkan buku menu.
"Hmmm Kia ingin nasi goleng seafood dan jus stlobeli mom" ucap Azkia dengan suara cadel nya.
"Hmmm dan Kamu Gas ingin pesan apa?" tanya Syafira kepada Bagas.
"Emm saya ngikut kamu aja" ucap Bagas
"Baik nona sebentar lagi makanan nya akan siap" ucap pelayan sambil permisi undur diri.
Tak perlu waktu lama, pesanan mereka pun datang, seperti makan siang pertama mereka Fira menyuapi Azkia makan dlu barulah ia makan.
Melihat Fira yang menyuapi anak nya membuat Bagas tersenyum, ia sadar jika Fira rela tak makan dahulu untuk menyuapi anak nya. Bagas pun berinisiatif untuk menyuapi Fira.
"Buka mulut mu biar aku suapi" ucap Bagas sembari menyodorkan sendok berisi makanan.
Fira kaget dengan perlakuan Bagas namun ia tetap menurut.
"Saya bisa makan nnti Gas, kamu makan aja dluan, gak enak diliatin orang, malu tau" ucap Fira sembari menunduk karna malu.
__ADS_1
"Biarin lah ngapain mikirin mereka toh yng ngejalanin kita" ucap Bagas asal.
Jawaban Bagas tersebut membuat hati Fira berdesir hebat, ia tak menyangka jika Bagas akan menjawab seperti itu.
"Yayayaya terserah Kau saja lah" ucap Fira menatap Bagas dengan jengah.
Setelah selesai makan siang mereka berencana untuk mengantarkan Kia pulang ke mansion Wijaya krna sangat terlihat jika gadis kecil itu sangat lelah bahkan semenjak di perjalanan ia sudah tertidur di pangkuan Fira.
Setelah mengantar kan Kia, kini giliran Bagas mengantarkan Fira ke Indrajaya Group. Setelah sampai disana Fira mengucapkan terima kasih, namun ketika ingin keluar Tangan nya ditahan oleh Bagas.
"Terima kasih ya Gas untuk makan siang nya, aku masuk dlu" ucap Fira sembari melepas seatbelt nya.
"Tunggu Fir, ada yng ingin aku bicarakan padamu" ucap Bagas sembari menahan pergelangan tangan Fira.
"Aku tau ini terlalu cepat bagimu, namun jika aku boleh jujur aku sangat nyaman saat didekat mu, aplgi saat melihat mu berinteraksi dengan putriku, sungguh membuatku nyaman, Jadi maukah mau menjadi kekasih ku, dan jika Tuhan menghendaki aku ingin kau menjadi ibu dari anak2 ku" ucap Bagas Membuat Fira terkejut.
Belum sempat Fira menjawab, Bagas sudah berbicara lagi.
"Tak apa Fir jika kau tak bisa menjawab sekarang, Tpi aku harap jawabanmu sesuai dengan yng aku harapkan, dan aku lihat Kia jga sangat menyayangimu." ucap Bagas sembari menggenggam erat tangan Syafira.
Semua ucapan Bagas membuat Hati Fira terharu, ia memandang dalam mata Bagas, mencari apakah ada kebohongan disana namun yng ia temui hnya ketulusan yang di ucapkannya.
.
.
.
.
__ADS_1
Nah Abang Bagas udah mulai ngungkapin perasaannya nih, Bakal diterima gak ya sama Syafira atau Syafira bakalan nolak gara2 dia masih trauma sama masa lalu nya? Kira-kira menurut kalian apa yaa👀
-Jangan lupa vote, like dan comment ya manteman.