
Lagi dan lagi Alex melamun, dan membuat Syafira semakin yakin jika ada yang disembuyikan oleh Kakak angkat nya ini. Untuk kesekian kali nya Syafira menepuk pelan lengan Alex.
"Kak, are you okay?" tanya Syafira.
"Hmmm.. ii-iya aku baik baik-baik saja" ucap Alex terbata.
"Mengapa Kakak seperti orang gugup, apa ada yang Kakak sembunyikan?" tanya Syafira.
Sepertinya tak ada alasan lagi bagi Alex untuk mengelak, lebih baik jujur sekarang daripada Syafira tau dari orang lain yang mungkin akan membuat Syafira membenci Alex.
Ekhem..
Alex berdehem untuk mentralkan detak jantungnya, ia sudah siap dengan segala konsekuensi nya termasuk jika Syafira membenci nya maka ia juga akan menerima dengan lapang dada karena ini juga salahnya yang terlalu bodoh dan dibutakan oleh cinta.
"Nia, ada yang ingin Kakak sampaikan dan Kakak harap setelah ini kamu tidak akan membenci Kakak" ucap Alex yang semakin membuat Syafira mengerutkan kening, memang apa kesalahan Kakak hingga dia bersikap seperti ini? Begitulah yang ada di pikiran gadis cantik berusia 22 tahun ini.
"Kakak minta maaf atas semua masalah yang terjadi di perusahaan mu, Kakak menyesal" lanjut Alex semakin menunduk.
__ADS_1
"Maksud Kakak apa?" tanya Syafira tak paham.
"Sebenarnya Kakak yang telah menghasut para investor agar menarik saham nya di perusahaanmu. Kakak sungguh minta maaf dan Kakak sangat menyesal, Kakak tidak tau jika itu perusahaan Papa Alva yang kini kau kelola, Maaf Kakak tidak menyelidiki nya terlebih dulu. Kakak dibutakan oleh cinta hingga Kakak hampir menghancurkan perusahaan peninggalan Papa Alva" jelas Alex yang membuat Syafira terkejut, sungguh ia tak menyangka bahwa Kakak angkat nya lah yang berusaha menghancurkan perusahaannya, namun apa kata Alex tadi? Dibutakan oleh cinta? Apa maksudnya?
"Tunggu Kak, apa maksud Kakak dibutakan oleh Cinta?" tanya Syafira.
"Ellena.. Beberapa bulan yang lalu kami sempat berpacaran dan aku sangat mencintai, segala apapun yang dia mau aku berusaha mengabulkannya hingga suatu hari dia datang padaku dan meminta aku menghancurkan perusahaanmu dengan iming-iming dia ingin menikah denganku bila aku bisa membuat perusahaan mu hancur. Disitu aku senang bukan main dan aku langsung menyuruh orangku melakukan rencana itu tanya penyelidikan, namun tak lama aku sadar saat sahabatku memberi tahu bahwa dia melihat Ellena berkencan dengan seorang lelaki dan mereka menginap bersama di hotel dan dari situlah aku berpikir bahwa menaruh rasa pada Ellena adalah kesalahan yang besar dan aku semakin membenci nya ketika mengetahui ia berpisah dengan mantan suami nya hanya demi karir nya dan meninggalkan anak nya yang masih bayi. So, Kakak benar-benar minta maaf padamu Nia, Kakak sudah membuat mu dalam kesulitan" jelas Alex panjang lebar dan kembali tertunduk tak berani menatap wajah Syafira.
Syafira hanya tersenyum mendengar penjelasan Alex. Dia tau betul disini Alex hanyalah korban keegoisan Ellena dan disini Alex juga pihak yang dirugikan. Perlahan tangan Syafira terulur meraih tangan Alex dan menggenggam nya.
Mendengar ucapan Syafira, Alex perlahan medongakkan kepala nya, terlihat wajah tampan nya telah basah oleh air mata dan Syafira begitu terkejut ketika melihat sang Kakak berlinangan air mata. Syafira dapat melihat penyesalan yang begitu dalam dari sorot mata Alex.
"Jangan menangis Kak, semua sudah berlalu dan jadikan itu sebagai pembelajaran bagi Kakak. Kita sekarang sudah menjadi satu keluarga dan kita harus saling menguatkan, kita sama-sama merasakan rasanya ditinggal orangtua itulah mengapa kita bisa saling merasakan sakitnya. Aku bahagia karena sebentar lagi akan menikah dan disaat seperti ini aku memiliki Kakak sebagai tempat ku bermanja sebelum aku menyandang status baru" ucap Syafira sembari menghapus air mata di pipi Alex dengan ibu jarinya.
"Terima kasih Nia, kamu sudah memaafkan Kakak. Walaupun kita tidak ada hubungan darah tapi Kakak berjanji akan menjaga mu setelah suamimu" balas Alex dan membawa Syafira kedalam pelukannya.
"Terima kasih Kak, lebih baik Kakak menginap disini karena besok akan ada acara akad nikahku dan aku ingin Kakak menemani ku bersama Kakek" ucap Syafira sembari mendongak menatap wajah Alex.
__ADS_1
"Oke oke apapun untuk Adik Kakak tersayang" ucap Alex dan mencubit gemas hidung Syafira.
Setelah mengantar Alex ke kamar tamu, Syafira kembali masuk ke kamar nya untuk mengistirahatkan tubuh, karena besok mungkin hari yang sangat melelahkan jadi perlu tenaga ekstra pikir nya.
.
.
.
.
Jangan Lupa Vote, Like dan Comment ya readers sayang.
Salam Sayang Dari Author
Yunita Dewi Puspita❤
__ADS_1