Mommy Untuk Azkia

Mommy Untuk Azkia
BAB 63


__ADS_3

Usai memeriksakan diri ke rumah sakit, memang benar adanya bahwa Syafira tengah mengandung.


Usia kandungan nya baru tiga minggu, terhitung dari tanggal Bagas kelepasan dan menabur benih didalam.


Untung waktu itu kesehatan Syafira sudah cukup baik, jadi tidak masalah jika Bagas melakukannya.


Dokter hanya menyarankan agar Syafira tidak melakukan banyak aktivitas, tidak boleh stress, dan harus makan makanan bergizi dan higienis serta tak lupa meminum vitamin yang telah diresepkan oleh Dokter Santi.


Bagas tak ada henti-hentinya menebar senyum.


Seolah-olah sosok dingin dan arogan telah hilang bak ditelan bumi.


Genggaman tangannya pun tak pernah lepas dari tautan sang isteri.


Dalam perjalanan pulang semua tengah asyik dengan ponselnya masing-masing.


Sedangkan Syafira dan Bagas tengah bermesraan sembari Syafira menyandarkan kepalanya di dada bidang sang suami.


Mereka tangah sibuk membalas pesan dari teman-teman yang mengetahui tentang kabar kehamilan Syafira karena Bagas memposting foto mesranya dengan sang isteri sambil memegang testpack.


Namun, tiba-tiba Syafira mendongakkan kepalanya seraya berkata...


"Mas pengen makan Soto Banjar" ucap Syafira manja.


"Pak Alan kita ke resto Soto Banjar ya Pak" perintah Bagas pada Pak Alan selaku supirnya.


"Maaf Tuan, saya gak tau dimana resto yang jualan Soto Banjar" ucap Pak Alan bingung.


"Hmmm aku juga gak tau dimana Yang, gimana kalo bibi aja yang buat" kata Bagas hati-hati lalu Syafira pun mengangguk.


"Huh untung aja dia ngidamnya gak ribet" Bagas membatin.


***


Setelah mengantar Oma Hana dan Abel pulang ke mansion Wijaya, Bagas dan Syafira pun bergegas pulang kerumahnya guna memberitahu Bibi untuk membuatkan Syafira Soto Banjar sesuai keinginannya.


Saat mobil Pajero Sport itu memasuki gerbang rumah yang lumayan mewah, terlihat di halaman rumah itu terparkir Honda CR-V berwarna putih yang mereka ketahui milik Alex.


"Hai Lex. Tumben main kesini" sapa Bagas pada Alex yang tengah duduk di ruang tengah dengan ponsel di tangannya.

__ADS_1


"Astaga!! Kau mengangetkan ku saja. Kalo masuk ucap salam dulu" sungut Alex sambil memegang dadanya. Sontak ucapan Alex membuat kening Bagas mengerut tajam.


Yang tuan rumah siapa, yang dimarahin siapa.


Dasar Tuan Muda Alex.


"Sebentar-sebentar, ini yang tuan rumah siapa sih? Kok malah lo yang ngomelin gue" sahut Bagas tak terima sembari berkacak pinggang di depan Alex.


"Rumah lo sih. Tapi suka-suka gue lah, orang ini juga rumah adek gua. Iyakan Nia?" ucap Alex lalu berdiri dan melangkah merangkul pundak Syafira.


"Suka-suka sih suka-suka. Tapi tangannya di kondisikan dong" sahut Bagas kesal lalu memukul keras tangan Alex.


"Awww.. Suami kamu serem banget Nia. Nimpuknya keras banget" pekik Alex.


"Astaga Kak Alex, Mas Bagas. Kalian bisa gak, kalo ketemu itu gak usah berantem. Aku pusing tau liatnya" omel Syafira yang mulai jengah mendengar perdebatan antara Kakak dan suaminya.


Mendengar omelan Syafira membuat Bagas dan Alex langsung saling menatap dengan tatapan tuduh-menuduh.


Selain mata, mulut mereka pun mengomel tak jelas walau tanpa suara. Namun, masih dapat dipahami oleh Syafira.


"Udah berantemnya?" tanya Syafira ketika Bagas dan Alex kini sama-sama diam.


"Dia yang mulai duluan Sayang" adu Bagas sontak membuat mata Alex kembali membulat.


"Udah ya Mas, Kak Alex. Aku ini lagi pengen makan Soto Banjar bukan lagi pengen liat kalian berantem. Nanti deh kalo aku lagi ngidam liat kalian berantem, baru deh kalian berantem sepuasnya" kata Syafira.


"Astaga sayang, iya aku lupa bilang sama Bibi suruh buatin Soto Banjar" ucap Bagas bertepatan dengan Bibi yang datang sambil membawa nampan berisi minuman dan beberapa camilan.


"Bii, bisa tolong buatin Soto Banjar gak? Fira lagi pengen makan Soto Banjar katanya" ucap Bagas pada Bibi.


"Duh maaf Tuan, Nyonya. Bibi asli orang jawa, gak tau resep Soto Banjar yang enak. Daripada nanti Nyonya gak selera makan Soto Banjar buatan Bibi" ucap Bibi merasa tak enak hati.


Bagas pun mengerti, namun Syafira mulai menekuk wajahnya.


"Hmmm gimana kalo gue yang nyariin Gas?" tanya Alex yang sejak tadi hanya menonton percakapan orang-orang didepannya.


"Serius lo mau?" tanya Bagas menyakinkan.


Yang benar saja, seorang pengusaha terkenal sekelas Alex keluar masuk resto hanya untuk membeli Soto Banjar.

__ADS_1


"Iyalah serius. Gua gak mau lah ya kalo ntar ponakan gue ileran karna gak keturutan makan Soto Banjar" ucap Alex.


"Okedeh. Thanks ya. Ntar gue suruh yang lain bantu cari juga. Inget beli yang enak, kalo perlu setiap resto yang jual Soto Banjar lo beli" nasehat Bagas pasa Alex yang hanya dibalas acungan jempol.


Setelah Alex pergi dan Bagas mengabari para sahabat dan juga asistennya untuk membantu mencari Soto Banjar sesuai keinginan Syafira, mereka pun duduk bersantai di ruang tengah guna menunggu semua orang kembali.


Satu jam kemudian...


Para sahabat Syafira sudah berkumpul di rumah Bagas, hanya kurang Reza dan Zaskia.


Untuk Reza, ia tidak dapat membantu karena memang sedang berada di Medan mengurus perusahaan cabangnya yang kebetulan sedang ada masalah.


Dan untuk Zaskia, wanita tadi sudah mengiyakan namun tak kunjung datang sampai sekarang.


"Astaga banyak banget" kata Syafira ketika melihat beberapa bungkus Soto Banjar yang dibawa masing-masing sahabatnya.


"Iyalah Fir. Orang kata Bagas suruh beli dari macem-macem pedagang. Sampe abang-abang sate aja gue tanyain jualan Soto Banjar gak" ucap Rezky asal.


Mendengar ucapan Rezky, sontak membuat Reyhan melempar bantal sofa tepat dimuka sahabat konyolnya itu.


"Ehh kambing!! Lu bego atau apa sih, yakali abang-abang sate lu tanyaian Soto Banjar" ucap Reyhan gemas.


Ditengah-tengah perdebatan Reyhan dan Rezky, samar-samar terdengar suara seperti orang yang sedang berbicara sambil bercanda ria.


Dan benar saja, tak lama setelah itu muncullah sosok Alex dengan seorang wanita disampingnya.


"Loh kalian?" pekik semua orang hampir bersamaan.


.


.


.


.


Hayoloh siapa tuh yang sama Alex hihihi.


Jangan Lupa Vote, Like, dan Comment ya readers sayang.

__ADS_1


Salam Sayang Dari Author


Yunita Dewi Puspita ❤️


__ADS_2