
— Indrajaya Group
Setelah drama mengenai mobil nya yang ringsek parah pada bagian Belakang, Fira memasuki ruangan nya dengan wajah yng ditekuk. Dan parahnya lagi ia sudah disambut dengan tumpukan berkas yang menggunung. Wajar saja karna ini kali pertama ia bekerja setelah ia mengalami kecelakaan.
"Sungguh hari yang menyebalkan" batinnya.
Ketika ia sedang asik berkutat dengan pekerjaan nya, Sahabat sekaligus orang yang membantu ia mengurus perusahaan nya memasuki ruangan dengan wajah panik nya.
Brakkk..
"Fir gawat... Fir gawattt..." ucap Zaskia histeris
"Ihhh apaan sii Zas, Lo heboh bgt mana gak ketuk pintu dulu lagi" ucap Syafira kesal karna sahabat nya itu masuk tanpa mengetuk pintu dan membuat kehebohan.
"Aduh Fir mana sempat keburu telat.. Ini itu genting bgt, ada beberapa perusahaan yang membatalkan kerja samanya dengan kita, dan lo tau ini berakibat banget terhadap saham kita yng turun drastis. Dan lebih parah nya mereka bilang klo mereka gak puas sama kinerja kita, padahal kan kita mulai awal udah sepakat dan berusaha yng terbaik. Kaya ada sesuatu yang gak beres nih" Jelas Azkia panjang lebar hingga membuat Syafira terkejut.
"Apaaa.. Kenapa bisa? bukankah laporan yng aku terima saat aku cuti baik baik saja, tpi mengapa begini" ucap Fira frustasi.
"Ntahlah Fir, aku hanya merasa ada pihak yang menghasut para investor agar membatalkan kerja sama dengan kita, tapi kau tenang saja aku sudah menyuruh Prasetya untuk menyelidiki nya" ucap Zaskia menenangkan Syafira.
"Baiklah.. Beritahukan juga kepada para petinggi serta pimpinan tiap divisi untuk menghadiri rapat darurat siang nanti setelah jam makan siang, kita akan rundingkan jalan keluarnya" Titah Syafira.
"Baik Fir, kalau begitu aku permisi, kau jangan terlalu lelah dan overthinking, aku percaya permasalahan ini pasti ada jalan keluarnya" Ucap Zaskia.
Setelah Zaskia keluar dari ruangan nya, Syafira menghembuskan nafas nya kasar, dan menyandarkan tubuh nya pada kursi kerjanya. Tangan nya perlahan terulur menggapai sebuah bingkai foto yang menampakan sebuah keluarga bahagia, terlihat seorang Ayah, Ibu, dan gadis remaja yang tersenyum manis ke arah kamera. Yaa sebuah potret keluarga bahagia memang :)
"Maa.. Paa.. kenapa kalian meninggalkan Nia begitu cepat. Apa mama dan papa tidak tahu betapa susahnya Nia menjalani hidup tanpa kalian. Susah Maa.. Paa.. Sangat susah. Disaat semua anak perempuan menceritakan keluh kesahnya pada orang tua nya berbeda dengan Nia yang hanya bisa membayangkan nya. Dan untuk papa, apa papa tau saat ini perusahaan kesayangan papa sedang dalam masalah Paa.. Nia mohon doakan Nia yaa agar bisa menyelesaikan masalah ini dan mempertahankan perusahaan yang sudah papa rintis dari nol. Dan juga tolong doakan Nia agar Nia kuat menjalani hidup di dunia yang penuh lika liku ini" Ucap batin Syafira hingga tak terasa bulir bening membasahi pipinya.
__ADS_1
Setelah mencurahkan isi hati nya, Syafira kembali berkutat dengan berkas berkas yang memang harus dia selesaikan hari itu juga. Sampai tak terasa tiba saatnya jam makan siang. Dan sebuah deringan handphone membuyarkan konsentrasinya.
"Bagas 📥 : *Sayang.. Apa kau sibuk? Aku ingin mengajakmu makan siang bersama"
"Syafira 📤 : Tidak juga, baiklah kita bertemu di cafe biasa ya. Sampai jumpa sayang"
"Bagas 📥 : Baiklah hati-hati dan sampai jumpa. Aku Mencintaimu*"
Setelah bertukar pesan dengan sang kekasih, Syafira bergegas merapikan berkas berkas nya dan segera menuju cafe yang biasanya ia kunjungi dengan Bagas.
20 Menit Kemudian
Begitu sampai di cafe tersebut, Syafira mengedarkan pandangan nya mencari keberadaan sang kekasih, dan ia pun mendapati sang kekasih tengah melambaikan tangan kearahnya.
"Maaf membuatmu menunggu" ucap Syafira.
"Cihh.. Gombal" ucap Syafira.
"Aku sudah memesan makanan kesukaan mu, ayam bakar madu dan jus alpukat kan" Ucap Bagas
"Uuuhh tau aja deh tentang kesukaanku" ucap Syafira mencubit gemas pipi Bagas.
Ketika sedang menunggu pesanan, Bagas melihat ada raut kekhawatiran dari wajah Syafira.
"Sayang..Apa ada masalah?" Tanya Bagas.
"Hemm.. Tidak.. Tidak ada" ucap Syafira gugup.
__ADS_1
"Jangan berbohong, apa kau lupa siapa aku" ucap Bagas sembari menggenggam tangan Syafira.
"Baiklah aku cerita.. Sebenarnya perusahaan ku sedang dalam masalah. Beberapa investor membatalkan kerja sama nya dan ini sangat berpengaruh terhadap perusahaanku. Zaskia bilang alasan para investor tak masuk akal karna kami sudah sepakat dan berusaha yang terbaik, Zaskia beranggapan ada seseorang dibalik semua kejadian ini" Jelas Syafira.
"Apa perlu aku bantu untuk menyelidiki nya?" Tawar Bagas.
"Tidak perlu, Prasetya juga sudah mulai menyelidikinya, lagi pula aku tak ingin merepotkanmu" Ucap Syafira membalas genggaman Bagas.
"Tak perlu sungkan, apapun akan aku lakukan untukmu. Berbagilah denganku, Aku tak ingin kau menanggung semua nya sendirian" Ucap Bagas sembari berganti mengusap pipi Syafira.
"Terima kasih, aku beruntung mendapatkan kekasih sepertimu" Ucap Syafira dengan senyum Manisnya.
Bersambung
.
.
.
.
**Kira-kira ada yang tau gak nih, Siapa ya orang yang ngehasut para investor perusahaan Syafira?
Jangan lupa Vote, Like, dan Comment juga ya readers sayang❤
*Salam Sayang Dari Author*
__ADS_1
Yunita Dewi Puspita ❤**