
Setelah kejadian itu, Bagas langsung menghubungi ambulance dan membawa Fira ke rumah sakit terdekat. Sesampainya disana Fira langsung dibawa ke ruang UGD.
Sudah satu jam dokter tak kunjung keluar, Raut wajah Bagas sangat terlihat cemas dan keadaan nya pun kacau, dengan kemeja yang penuh dengan darah dan rambut yang acak acakan.
Ceklekk..
Terdengar suara pintu terbuka, dan benar saja dokter yang menangani Fira keluar dari ruangan UGD.
"Bagaimana keadaan kekasih saya dok" ucap Bagas menuntut jawaban dari sang dokter.
Terlihat dokter tersebut mengambil nafas dan menghembuskan nya dengan kasar, hal itu membuat Bagas semakin khawatir.
"Dengan berat hati saya harus menyampaikan hal ini, keadaan pasien sangat menghawatirkan luka di kepala nya cukup parah, jika besok pasien tak kunjung sadar maka bisa dinyatakan ia koma, Baiklah saya permisi dlu, pasien akan segera dipindah kan ke ruang perawatan" ucap dokter sembari berlalu pergi.
Tubuh Bagas terkulai lemah, jantung nya berdebar kencang ia takut jika harus kehilangan Fira.
Setelah itu ia langsung menghubungi orang tua nya dan memberikan kabar bahwa Fira kecelakaan, sontak hal itu membuat Oma Hana dan Opa Bram terkejut dan mereka langsung menuju ke rumah sakit dimana Fira dirawat, tak lupa pula ia menghubungi asisten Fira untuk meminta tolong memberitahukan kepara orang terdekat Fira bahwa Fira kecelakaan.
Sekitar 45 menit orang tua Bagas sampai di rumah sakit, dan mereka langsung menuju ke ruang perawatan Syafira. Oma Hana langsung menangis ketika melihat keadaan Syafira.
__ADS_1
"Gas ada apa dengan Fira, knpa ia bisa seperti ini" ucap Oma Hana meminta penjelasan pada sang putra.
"Ini semua karna wanita ular itu mom, andai saja ia tak datang maka Fira tidak akan seperti ini" ucap Bagas dengan tatapan kosong kedepan.
"Apa wanita itu datang lagi, dan membuat Fira seperti ini" ucap Opa Bram dengan amarah.
"Yes dad, dia datang dan lalu mencium ku, dan saat itu jga Fira melihat kejadian itu" ucap Bagas lagi.
"Dasar wanita tak tahu malu" ucap Oma Hana tak kalah marah.
"Mommy dan daddy tenang saja, aku sdh meminta rey untuk mengurus nya" ucap Bagas.
Setelah itu Zaskia datang bersama reyhan dan reza, krna sahabat yang lainnya sedang berada di luar kota, dan mereka jga berjanji akan pulang segera setelah mengetahui bahwa Syafira Kecelakaan, Krna bagi mereka tak ada yang paling penting selain Syafira sekalipun itu pekerjaan penting.
Malah hari pun tiba, Bagas meminta semua orang untuk pulang, biar dia saja yang menjaga Fira.
"Kalian semua pulanglah biar aku yng menjaga nya" ucap Bagas memecahkan keheningan.
"Tidak Gas, aku akan temani kau, biar Reza yang mengantar Zaskia pulang"
__ADS_1
"Benar nak biar kau di temani nak reyhan saja, supaya jika ada apa2 kau tidak menghadapi nya sendirian, Baiklah mom dan daddy pulang dlu besok kami akan kesini, kasihan Kia kami tinggal sendiri lagi pula ia belum tau dengan keadaan mommy nya, dan besok kami akan membawanya ke sini" ucap Oma Hana dan hnya dibalas anggukan kecil oleh Bagas.
"Baiklah Gas, kami pulang dlu besok kami kesini lagi dengan yang lainnya." ucap Reza.
Suasana kembali hening, Bagas duduk di kursi yang berada di sebelah brankar Fira sembari menggenggam tangan Fira. Air mata membasahi pipinya, ia diliputi rasa bersalah yang mendalam.
Perlahan Reyhan mendekati Bagas dan menepuk bahu nya.
"Tenang lah, aku yakin Fira adalah wanita yang kuat, dan jika kau ingin dia kuat maka kau juga harus kuat" ucap Reyhan menyemangati.
Jujur saja Reyhan sangat Bahagia melihat ada lelaki yang begitu menyayangi Fira. Dan ucapan Reyhan barusan hanya di balas anggukan dan senyuman kecil dari Bagas.
.
.
.
.
__ADS_1
Kira-kira kalo Fira gak sadar, dia bakalan koma berapa lama ya?
-Jangan lupa vote, comment, dan like ya.