
Tatapan mata itu membuat mereka saling terkejut. Namun sebisa mungkin Fira bersikap Profesional. Ia pun melangkah maju mendekati Meja sang CEO.
"Selamat pagi Tuan Nicky" ucap Syafira sambil mengulurkan tangan nya untuk bersalaman dengan Nicky.
Ya CEO dari perusahaan NS company adalah Nicky Arta Sanjaya yng merupakan mantan kekasih dari Fira.
"Ah ya selamat pagi Nona, senang bertemu dengan anda" ucap Nicky dengan gugup.
Cukup lama mereka saling diam, akhirnya Fira membuka percakapan untuk memecahkan keheningan.
"Saya sudah membaca tentang ketentuan yng tercantum dalam kontrak kerja sama kita, dan saya setuju untuk menjalin kerja sama, nanti akan ada orang kepercayaan saya yang akan menangani proyek ini" ucap Fira.
Nicky sempat terkejut dengan ucapan Fira barusan, krna dia mengira bahwa Fira sendiri lah yang akan menangani tpi ekspektasi tak sesuai dengan realita.
"Maaf Nona Syafira, apa tidak bisa jika proyek ini anda saja yang menangani krna saya rasa ini proyek besar" ucap Nicky mencari alasan agar bisa terus bersama dengan Fira.
"Maaf tuan, saya rasa orang kepercayaan saya sudah cukup handal untuk menangani nya" ucap Fira, bukan tnpa alasan ia membuat keputusan seperti ini, krna ia merasa jika ia trus berada di dekat lelaki ini maka usaha untuk melupakan nya selama ini akan menjadi sia sia jdi lebih baik ia menghindar saja.
"Baiklah jika sudah selesai saya permisi dlu, dan untuk rapat berikut nya asisten saya yang akan menghubungi anda" ucap Fira sambil berlalu keluar ruangan Nicky.
Nicky masih terdiam di posisi nya, memandangi punggung wanita yng masih sangat dicintai nya hingga punggung itu tak terlihat lagi dipenglihatan nya.
"Kenapa kau seperti menjauhi ku Fir, apa tak ada celah lagi bagiku untuk masuk ke dalam hati mu? aku masih sangat mencintaimu Fir" ucap Nicky, tak terasa butiran kristal bening membasahi pipinya.
—Andreas Group
Sesampainya di perusahaan Bagas langsung menghubungi asisten nya untuk segera menemui nya.
"Segera kamu cari tau dimana alamat dari pimpinan perusahaan Indrajaya Group dan tolong temukan secepatnya" ucap Bagas dingin.
"Baik tuan, kalau begitu saya pamit undur diri" ucap asisten Bagas.
Kini Bagas sudah mulai berkutat dengan kertas kertas yang menumpuk dimeja nya, tak terasa waktu makan siang tiba, ia berniat ingin makan siang bersama putri kesayangan nya di Restoran Favorit anak nya.
—Rose Restaurant
__ADS_1
Terlihat seorang wanita sedang duduk sendiri sembari memainkan ponsel nya untuk menghilangkan rasa bosan nya krna pesanan nya blm datang. Dia adalah Syafira, ia sedang makan siang tpi tak seperti biasa nya krna biasa nya dia akan makan siang dengan Zaskia tpi berhubungan Zaskia tidak bisa maka ia pun terpaksa makan sendirian.
"Permisi.. Boleh saya bergabung?" ucap lelaki itu.
Sontak membuat Fira menoleh hingga terkaget kaget namun sejurus kemudian ia tersenyum saat melihat seorang anak kecil di gandengan pria itu.
"Ah silahkan pak lagi pula saya jga merindukan gadis manis ini" ucap Fira sambil mencubit gemas pipi Azkia.
Ya orang itu adalah Bagas dan Azkia, entah suatu kebetulan atau emang jodoh mereka selalu bertemu. Asekkk😆
Setelah makanan mereka datang, mereka pun langsung menyantapnya, hingga suara Kia mencairkan suasana yang hening.
"Mommy.. Kia ingin disuapi mommy boleh?" Ucap Kia dengan puppy eyes nya.
Belum sempat Fira menjawab, Bagas sudah angkat bicara.
"Kia tidak boleh begitu, Tante Fira jga lagi makan, Kia harus makan sendiri, oke sayang" ucap Bagas memberi pengertian, sontak raut wajah Kia berubah menjadi murung.
"Sudah pak tidak apa apa, wajar saja jika anak anak seusia Kia minta di suapi, Sini sayang mommy suapi" ucap Fira yang membuat Azkia kembali ceria.
"Perasaan apa ini? knpa saat di dekat nya aku merasa nyaman, apa aku sudah jatuh cinta pada nya" ucap Bagas menerka nerka.
Tak terasa waktu makan siang pun sudah habis, dan mereka harus kembali ke kantor masing masing.
"Mommy.. Kia masih rindu dengan mommy, apa boleh jika Kia ikut ke kantor mommy saja?" ucap nya dengan memohon.
"Kalau mommy sih dengan senang hati sayang, tpi apa daddy mu memperbolehkan?" ucap Fira sambil menatap Bagas.
"Boleh ya daddy, Kia mohon" ucap Kia dengan memelas.
"Tapi apa tidak merepotkan mu jika dia ikut ke kantor anda Nona" ucap Bagas bertanya dengan Fira.
"Tentu tidak Pak, malah saya senang jika ada Kia yng menemani saya" ucap Fira sembari mencium gemas pipi Azkia.
"Baiklah jika anda berpikir begitu nnti saya akan menjemput nya di kantor anda" ucap Bagas.
__ADS_1
"Tidak usah pak, nnti bapak bisa menjemput nya drmh saya saja, dan ini kartu nama saya di situ tertera alamat rumah saya" ucap Fira sembari memberikan kartu nama nya.
Bagai musim semi, bunga bunga bermekaran di hati Bagas ketika ia mendapat alamat dari wanitanya. "Tunggu, Wanitanya?" sejak kapan Bagas menganggap Fira sebagai wanita nya, Entahlah hnya Bagas yang tau.
"Baiklah Nona, tpi bisa kah anda memanggil saya dengan sebutan Bagas saja saat kita sedang berada di luar kantor" ucap Bagas di sertai senyuman nya.
Deg..
Seketika hati Fira berdesir ketika melihat senyuman dari lelaki tempan di hadapan nya ini.
"Emm Baiklah Pak, ehhh Bagas maksudnya, tpi anda jga harus memanggil saya dengan sebutan Fira saja jika berada di luar kantor tidak usah memakai embel embel nona" ucap Fira canggung dan hnya di balas anggukan oleh Bagas.
"Ya sudah daddy kembali ke kantor ya sayang, Kia jgn nakal sama Mommy Fira, jgn membuat kacau, oke" ucap Bagas sambil mencium pipi sang putri.
"Siap daddy" ucap Azkia sambil memberi hormat.
"Ya sudah saya permisi, sampai bertemu nnti malam" ucap Bagas.
Setelah itu mereka masuk ke mobil masing masing, saat sudah masuk ke mobil nya Bagas langsung menghubungi asisten nya untuk menghentikan pencarian alamat Fira.
"Hentikan pencarian mengenai alamat itu, aku sudah menemukan nya sendiri" ucap Bagas dingin dan langsung menutup telepon nya sebelum orang di seberang sana menjawab perkataannya.
Setelah itu ia pun mulai mengemudikan mobil Bugati silver nya menuju Perusahaan Andreas Group.
.
.
.
.
Ini udah agak author panjangin ya bacaan nya semoga suka. Jangan lupa tinggalin jejak kalian di kolom komentar.
Maaf klo masih ada kata yang Typo.
__ADS_1