
Acara BBQ ditaman belakang sudah selesai, para sahabat Fira pun perlahan pamit pulang ke rumah masing2, kini tinggalah Fira dan Bagas yang masih ingin mengobrol, sejenak suasana menjadi hening dan akhirnya bagas mencoba membuka obrolan.
"Ehemm.. Fir boleh kah aku bertanya?" Dehem Bagas mencoba menetralkan rasa gugup nya.
"Jika ingin bertanya ya bertanya saja, knpa mesti meminta izin" ucap Fira datar krna ia masih blm memaafkan Bagas sepenuhnya.
"Emmm Anu itu tdi aku mendengar bahwa Edwin menyukaimu, apa kau jga menyukainya?" Ucap Bagas ragu.
"Deg.. Bagaimana ia bisa tau akan hal ini" ucap batin Fira.
"Emmm baiklah akan aku cerita padamu, sejujurnya aku tau tentang perasaan nya dan bahkan dlu aku jga sempat menyukai nya tpi ingat itu dlu bukan sekarang, krna aku berfikir jika aku berpacaran dengan nya dan kami putus pasti ada kecanggungan diantara kami dan itu akan membuat persahabatan kami bermasalah, lagi pula aku melihat jika Zaskia menyukai nya, terlihat dari tatapan Zaskia ketika memandang Edwin, jdi aku lebih memilih menghapus rasa itu, dan syukur nya sekarang aku sudah bisa menemukan cinta yang baru yaitu dirimu" jelas Syafira panjang lebar.
"Terimakasih kau sudah mau menerimaku, aku berjanji akan memperjuangkan mu dan kita akan bahagia bersama keluarga kecil kita nanti nya" ucap Bagas sembari menggenggam tangan Syafira dan hnya dibalas senyum manis oleh Syafira.
Mereka berbincang bincang sembari bercanda hingga terdengar suara anak kecil yang begitu familiar ditelinga mereka.
"Mommy.. Daddy" teriak anak kecil itu yang tak lain adalah Azkia.
"Hai tuan putri daddy, knpa belum tidur hem?" tanya Bagas kepada putri semata wayang nya.
"Kia ingin tidul dengan mommy dan daddy bolehkan mom?" tanya Azkia menatap Syafira.
"Hmmm gimana kalo Kia tidur dengan mommy saja, tidak usah dengan daddy, krna daddy tidur nya tidak bisa diam" bisik Syafira krna ia tak mau tidur dengan lelaki yang bukan mukhrim nya.
"Hmmm boleh deh mom, kita tidul berdua saja tidak usah dengan daddy.. bye daddy kami pelgi tidul dlu" ledek Azkia sembari menarik tangan Syafira.
__ADS_1
"Hey kalian knpa tidak mengajak daddy, sayang tunggu aku kan mau tidur sama kamu jga" teriak Bagas namun tak dihiraukan oleh dia wanita yang sangat berarti dihidup nya.
"Ck.. Dasar mereka itu, untung sayang, klo engga udah gue lempar kali ya ke sungai amazon" Omel Bagas lalu berjalan menuju kamarnya untuk beristirahat.
***
Hari pun berlalu, sudah 3 hari Fira menginap di mansion keluarga Wijaya, hari ini ia berniat akan mengantarkan Azkia pergi ke sekolah nya.
Pagi-pagi sekali ia sudah bangun, membuat sarapan, menyiapkan segala keperluan Azkia, membangunkan nya dan tak Lupa jga membangunkan Bagas.
"Sayang nya mommy, bangun yuk sayang, kita mandi trus siap siap sekolah, hari ini mommy yang anterin deh" ucap Syafira sambil mengusap pucuk kepala Azkia.
Dengan keadaan rambut yang acak acakan dan kesadaran yang belum sepenuh nya kembali, gadis kecil itu terpaksa bangun. "Gendong ya mommy" ucap nya sembari merentangkan tangan.
"Siap sayang ayo sini" balas Syafira sembari membawa tubuh Azkia kedalam gendongan nya.
"Mas.. Buruan bangun dong udah siang nih masa kalah sama Kia sih, dia aja udah siap siap ke sekolah" ucap Syafira sambil membuka gorden jendela agar sinar matahari bisa masuk ke kamar bernuansa Abu-abu itu.
"Lima menit lagi sayang" ucap Bagas dengan suara seraknya dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.
"Ih mas buruan mandi trus sarapan, gak enak sama yang lain udah nungguin kamu dri tdi" ucap Syafira sembari menggoyangkan lengan Bagas.
"Ihh kamu ini bawel banget ya sayang" gemas Bagas menarik Syafira hingga jatuh diatas tubuhnya.
Cup..
__ADS_1
Satu kecupan berhasil mendarat dibibir mungil Syafira. Sontak hal itu membuat nya terkejut.
"Morning kiss sweety" Lanjut Bagas yang melihat raut wajah terkejut nya Fira dan itu sukses membuat pipi mulus Fira merona.
"Ihhh kamu ya mas main cium cium aja, udah buruan sana mandi kami tunggu di meja makan" ucap Fira kesal dan segera berlalu pergi.
"Kamu gemesin bgt sih yng, bikin aku gak sabar buat nikahin kamu. Tungguin aku ya, aku bakal berjuang buat kamu dan sebisa mungkin aku bikin kamu bahagia" Ucap batin Bagas dan segera melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
.
.
.
.
.
*Terima kasih udah mau mampir di karya author ini. Jangan lupa jga mampir di karya lain author yang berjudul:
"Menikah Dengan Professor Tampan*"
Jangan lupa Vote, Like, dan Comment supaya author makin semangat.
Salam Sayang Dari Author
__ADS_1
Yunita Dewi Puspita❤**