
Waktu yang ditunggu tunggu pun tiba, hari ini Fira sengaja tidak pergi ke kantor nya karna ia ingin memberikan kejutan untuk Bagas dengan cara datang ke kantor nya sekalian ingin memberikan jawaban atas pernyataan cinta Bagas semalam.
Kini fira sedang sibuk didapur memasak makan siang untuk Bagas, dia membuat udang goreng tepung, capcay seafood, ayam panggang madu, dan tumis kangkung. Ia berharap Bagas menyukai masakan nya ini. Saat sedang memasak Bi Inah menghampiri nya.
"Ya ampun non Fira kenapa gak bilang sama bibi aja kalo mau makan, kan bisa bibi buatkan" ucap Bi Inah.
"Ah bibi gakppa kok, ini Fira sengaja buatkan buat Mas Bagas, nnti mau Fira anterin ke kantor nya" ucap Fira sambil sibuk menumis kangkung nya.
"Wah non Fira lagi deket ya sama Tuan Bagas, atau jangan jangan kalian ada hubungan ya" ucap Bi Inah sambil menggoda Fira. Jangan heran jika Bi Inah berani seperti itu, krna mereka sudah sangat dekat sejak dlu.
"Ihhh bibi apaan sih bikin Fira malu deh, doakan aja ya bi gimana baik nya, yaudah Fira minta tolong ini masakan nya di masukin ke kotak makan, soal nya Fira mau mandi dan siap siap dlu" ucap Syafira meminta tolong.
Setelah sekitar 30 menit Fira sudah selesai bersiap siap, dia memakai baju jumpsuit berwarna soft pink dengan motif bunga bunga dan sepatu high heels dengan warna senada, tidak lupa dengan tas selempang kecil yang tersampir dipundak nya, Rambut panjang nya dibiarkan nya tergerai dan hal itu menambah kecantikan nya.
Setelah taksi online pesanannya datang Fira langsung menuju ke kantor Bagas yaitu Andreas Grup. Ia sengaja tidak membawa mobil krna ia kira nnti Bagas pasti akan mengantar kan nya pulang.
Aelah Neng Fira yakin amat bakal di antar pulang. ehehehe...
-Andreas Group
Terdengar suara ribut ribut dari luar ruangan Bagas, dan benar saja setelah itu pintu ruangan nya di buka paksa oleh seorang wanita dengan pakaian yng bisa dibilang sangat minim.
Bagas yang sedang berkutat dengan kertas kertas di hadapannya seketika langsung menghentikan dan melirik ke arah wanita itu.
"Mau apa lagi kau kesini hah" ucap Bagas dengan aura devil nya.
__ADS_1
"Ohh sayang kau ttp sama seperti dlu tak pernah bisa berbasa basi" ucap Wanita itu berjalan ke arah Bagas dan duduk seenaknya di pangkuan bagas.
"Ellen jaga sikap mu, ini kantor ku jangan berbuat seenaknya" ucap Bagas dengan suara meninggi.
Ya dia adalah Ellena, mantan istri Bagas dan ibu dari Azkia yang telah meninggalkan nya. Entah apa tujuan nya kembali menemui Bagas.
"Ya ya ya aku tau ini kantor mu sayang" ucap Ellena dengan membelai manja wajah Bagas.
"Kau.. " ucapan Bagas terhenti saat Ellena dengan lancang nya mencium bibir Bagas.
Sesampainya di kantor Bagas, Fira langsung menuju ke ruangan Bagas karna ia sudah beberapa kali kesini jdi ia sdh tau di mana letak nya.
Melihat kedatangan Fira, sekretaris Bagas kaget namun ia tak berani menahannya. Mereka hanya tersenyum sambil melihat ke arah Fira.
"Aa.. ada bu silakan masuk saja" ucap sekretaris Bagas dengan gugup.
Perlahan tangan Fira memegang knop pintu dan memutar nya.
Ceklek...
Betapa terkejut nya dia melihat pria yang semalam menyatakan cinta kepada nya dan ingin berhubungan secara serius namun kini malah berciuman dengan wanita lain. Tanpa aba aba air mata nya jatuh membasahi pipi putih nya.
Brakkkk...
Fira menjatuhkan kotak makan siang untuk Bagas, sontak hal itu menyita perhatian Bagas dan Ellena, dengan refleks Bagas langsung berdiri hinggi membuat Ellena yang dalam pangkuan nya terjungkal ke lantai.
__ADS_1
"Fir ini tidak seperti yang kau pikirkan, aku bisa jelaskan" ucap Bagas dengan nada takut.
Bukannya mendengar penjelasan Bagas, Fira malah langsung pergi berlari meninggalkan gedung itu. Sontak Bagas langsung menyusulnya, namun sebelum itu ia meminta reyhans untuk mengurus wanita ular itu, ya siapa lagi jika bukan Ellena.
"Rey urus wanita ular itu, dan kalau perlu hancurkan dia dan karir nya" ucap Bagas lalu berlalu pergi untuk mengejar Fira.
Fira terus berlalu tanpa memedulikan orang yang menatap nya dengan tatapan aneh, jujur ia sangat kecewa melihat kejadian tdi, ia berlari ke arah jalan, krna dengan keadaan menangis saat ingin menyebrang ia tidak melihat kanan dan kiri, dan pada saat itu juga terdapat sebuah mobil yang sedang melaju kencang dan menghantam tubuh nya hingga terpental.
Bagas yang melihat kejadian itu langsung berteriak histeris.
"Firaaaaaaa" ucap Bagas sambil berlari menghampiri tempat dimana Fira tertabrak, disana terlihat sudah banyak orang yang mengerumuni.
Dengan sisa tenaga yang ada, ia mencoba menerobos kerumuan orang tersebut, tubuhnya melemas seketika saat melihat wanita yang dicintainya terkulai lemah dan bersimbah darah.
"Fir ku mohon jangan tinggalkan aku dan Kia, kami membutuhkan mu" ucap Bagas sambil mengangkat kepala Fira ke pangkuannya.
.
.
.
.
Jangan lupa vote, comment dan like ya, buat penyemangat author hehehe
__ADS_1