
1 minggu Kemudian
Sejauh ini kehidupan Syafira berjalan lancar seperti biasanya, ia juga sudah mulai masuk kantor setelah sekian lama meliburkan diri akibat kecelakaan itu. Hubungannya dengan Bagas pun semakin membaik, terkadang setiap jam makan siang mereka menyempatkan untuk bertemu walau hanya sekedar makan bersama, dan sering juga Syafira mengunjungi kediaman WIjaya untuk mengunjungi gadis kecilnya yang tak lain adalah Azkia.
***
Syafira telah bersiap untuk pergi ke kantornya, ia memakai setelan rok selutut berwarna hitam dipadukan dengan baju putih tanpa lengan dan tak lupa elegant black poncho yang menambah kesan kecantikannya, ia juga memoles wajahnya dengan make up natural supaya tidak kelihatan menor sangat. Setelah selesai ia pun turun untuk pergi sarapan.
“Hmmmm.. Wanginya enak sekali, Bi Inah masak apa? Aku jadi semakin lapar nih” Ucap Syafira sembari mendudukkan diri di kursi meja makan.
“Wahh Non Fira cantik sekali” Puji Bi Inah
“Bibi Buat nasi goreng seafood kesukaan Non Fira” Sambung Bi Inah.
“Wah makasih ya Bi, Oiya bibi sama yang lain jangan lupa makan juga ya” Ucap Syafira
“Non Fira tenang saja kami sudah sarapan tadi, Kalo gitu Bibi permisi balik ke dapur lagi ya Non” Pamit bibi dan hanya dibalas anggukan oleh Syafira.
Setelah menyelesaikan sarapan nya, Fira berpamitan kepada Bi Inah karna Fira sudah menganggap Bi Inah seperti orang tuanya sendiri.
Fira mengemudikan mobil Aston Martin DB11 nya sendiri karna Pak Maman suami Bi Inah sedang sakit jadi mau tidak mau dia berangkat sendiri. Namun ketika dalam perjalanan tiba-tiba sebuah mobil sedan memepet mobil Fira hingga saling berbenturan yang mengakibat Fira terkejut dan hampir saja hilang kendali namun untung saja ia masih dapat bersikap tenang dan langsung menginjak pedal rem.
Jedug..
Awww..
Pekik Syafira ketika kepala nya terbentur stir mobil.
__ADS_1
“Astaga gila bgt ya itu orang, gak bisa naik mobil apa pake acara mepet mepet segala lagi, Apes bgt dah gue pagi-pagi” Omel Syafira, dan ketika sudah dirasa cukup tenang ia pun melajukan kembali mobilnya menuju ke kantor.
25 Menit Kemudian
Fira memasuki kantornya dengan wajah yang kesal karena ketika saat ia turun tadi, ia melihat penampakan yang tak mengenakan hati nya yaitu mengenai mobilnya yang ternyata lecet parah.
“Mamaaa…Papaaa… kenapa anakmu hari ini apes banget.. Huwaaaa” Teriakan Fira dalam hati.
Andreas Group
Bagas memasuki kantornya dengan wajah dinginnya, sapaan para karyawan pun hanya dibalas dengan anggukan singkat semata.
Baru saja ia mendudukan diri dibangku kebesarannya, seseorang telah mengetuk pintunya.
Tok..Tok..Tok..
“Masuk” Sahut singkatnya.
“Selamat Pagi Tuan, ada yang ingin saya laporkan mengenai Nona Syafira” Ucap Lelaki itu yang tak lain adalah Erik orang suruhan Bagas sekaligus sahabat Bagas yang ditugaskan untuk mengawasi Fira.
Mendengar Erik menyebut nama kekasihnya sontak tatapan tajam Bagas langsung menghadap ke arahnya seolah meminta penjelasan.
“Tadi ketika saya mengikuti Nona Fira yang hendak pergi ke kantor, tiba-tiba ada sebuah mobil sedan yang menyalip saya dan langsung memepet mobil Nona hingga berbenturan, namun untung saja Nona masih bisa mengendalikan walau awalnya agak sedikit oleng, Dan saya….” Belum sempat Erik menyelesaikan perkataannya Bagas dengan cepat langsung memotongnya.
“Cepat selidiki siapa yang sudah berani mengusik calon Istri dari seorang Bagaskara Andreas Wijaya” Ucap Bagas dengan gaya angkuhnya.
“Maaf Tuan,, Saya belum selesai bicara tolong anda jangan memotongnya” Ucap Erik dengan keberaniannya karna memang ia sangat dekat dengan Bagas bahkan sudah seperti Saudara.
__ADS_1
“Ohh baiklah, Lanjutkan aku akan mendengarkannya” Ucap Bagas.
“Makanya kalo orang ngomong dengerin dulu jangan asal nyambung, Untung Sahabat sendiri kalo bukan udah gue ceburin ke sungai amazon biar dimakan Anaconda baru tau rasa lu.” Ucap Erik dalam hati mengumpati Bagas.
“Saya sudah menyelidiki mengenai Plat mobil tersebut tapi ternyata tidak terdaftar Tuan,sepertinya orang itu sengaja agar tidak ketahuan dan kemungkinan besar ini juga orang yang sama yang waktu tempo hari ingin menabrak Nona” Jelas Asisten Erik.
“Apapun penjelasanmu aku ingin kau segara menemukan orang itu Rik, dan ingat aku tidak menerima kegagalan, Pergilah dan kerjakan tugasmu” Ucap Bagas.
“Baik Tuan, saya permisi” Ucap Erik undur diri.
“Astaga setelah memerintah ku dia malah mengusirku, seperti nya ungkapan Boss Mah Bebas itu sangat cocok untuknya” Ucap Erik dalam Hati.
.
.
.
.
.
Nah sampe situ dulu ya cerita nya, doain supaya besok author bisa update lagi dan nyambung cerita di sini.
Makasih buat kalian yang udah baca karya author. Jangan lupa juga mampir di karya author yang berjudul "Menikah Dengan Professor Tampan" Nanti author juga bakalan sempetin update di novel itu.
Sekian Dari Author. Terima Kasih.
__ADS_1
Salam Sayang Dari Author
Yunita Dewi Puspita❤