Mommy Untuk Azkia

Mommy Untuk Azkia
BAB 23


__ADS_3

"Aaaaaaaaaaa" Teriak Syafira histeris


Namun dalam hitungan persekian detik, lengan nya ditarik paksa oleh seorang pria tampan dan bermata sangat indah seperti hamparan lautan.


"Fir kamu gak papa kan? knpa gak hati hati sih klo mau nyebrang" ucap lelaki itu dengan wajah khawatir


Fira masih diam tak menjawab pertanyaan lelaki itu, ia masih syok dengan kejadian beberapa menit lalu, saat sepeda motor melaju ke arah nya dan lelaki itu menarik nya dan memeluk nya, entah mengapa ia jadi teringat dengan mantan kekasih nya karena aroma tubuh lelaki ini sangat mirip dengan aroma orang yang dlu mengisi hati nya.


"Aroma tubuh ini.. Knpa seperti aroma tubuh Nicky" Batin Fira berucap. Perlahan ia mendongakkan kepalanya, menatap siapakah lelaki yang telah menyelamatkan nyawa nya.


Degg...


Lidah Fira berubah menjadi kelu, tenggorokan nya terasa tercekat saat mengetahui siapa lelaki yang telah menyelamatkan nya.


"Nii..Nicky" ucap Fira terbata


"Yes Fir, ini aku, untung saja aku datang tepat waktu jika tidak ntah apa yang terjadi padamu Fir" ucap Nicky sembari menggenggam jemari Fira. Sontak Fira langsung melepaskan genggaman Nicky.


"Terima kasih atas pertolongan mu. Kalau begitu aku permisi" Ucap Fira sembari memunguti barang belanjaan nya yang terjatuh. Setelah itu ia langsung menuju ke mobil nya dimana Pak Imron sang supir ingin menghampiri nya juga.


"Ya ampun Non Fira tidak papa kan, kalau sampai Non Fira kenapa2 bisa bisa bapak di pecat sama Tuan Bagas" ucap Pak Imron.


"Hmm bapak berlebihan deh, Fira gakppa kok Pak, yuk pulang" ucap Fira disertai kekehannya.


Nicky yang melihat kepergian Fira tanpa menoleh ke arah nya, hanya bisa menatap dengan sendu dan dengan tekad di dalam hatinya.


"Aku akan berusaha untuk mu. Aku ingin kau kembali padaku, hanya kau kebahagiaan ku Syafira Tsania Indrajaya" Tekad Batin Nicky.

__ADS_1


***


Di lain tempat seorang wanita tengah mengumpat dan memaki anak buah nya karena tak becus melakukan tugas nya.


"Dasar bod*oh, begitu saja tak becus, apa susahnya menabrak gadis kampungan itu" ucap wanita itu dengan emosi yang memuncak.


"Maaf bos, saya ingin menabrak nya namun ada seorang lelaki yang menarik nya sehingga dia bisa menghindar dari saya" ucap lelaki itu dengan takut.


"Sudah lah pergi sana, enyahlah dari hadapan ku sekarang juga" usir wanita itu.


"Baik bos, saya permisi" pamit lelaki itu.


"Mungkin kali ini kau bisa selamat gadis kampung, tapi tidak dengan selanjutnya. Penderitaan mu baru saja di mulai" Ucap Ellena dengan menyeringai. Ya wanita itu adalah Ellena, mantan istri dari Bagas Andreas Wijaya.


***


• Percakapan di telepon


"Halo.. Selamat pagi tuan, saya ingin menginformasikan bahwa tadi seperti nya ada yang berniat mencelakakan Nona Fira.." Lelaki itu yang tak lain adalah anak buah Bagas yang ditugas kan untuk menjaga Fira karna ia takut Ellena akan mencelakakan Fira setelah kejadian tempo hari itu. Namun belum sempat ia menyelesaikan ucapan nya Bagas dengan cepat memotong nya.


"APAA... knpa bisa terjadi?" tanya Bagas dengan suara yang naik beberapa oktaf.


"Menurut pengawasan saya orang itu sengaja ingin menabrak Nona Fira saat ia akan menyebrang, karena pada awal nya sepeda motor itu berhenti namun ketika Nona Fira ingin menyebrang orang itu langsung melajukan nya dengan sangat kencang tuan. Namun keberuntungan memihak kepada Nona Fira, ada seorang lelaki yang menarik lengan nya dan memeluk nya sehingga nona Fira dapat menghindar. Namun hal yang sangat janggal adalah seperti nya lelaki yang menolong nona Fira mempunyai hubungan dengan Nona. " lapor anak buah Bagas.


Rahang Bagas mengeras saat mendengar ada lelaki yang memeluk wanita pujaan nya.


**Noh kan anak buah Bagas salah laporan tu hihihihi**

__ADS_1


"Cepat kau selidiki siapa yang berani mengusik Syafira dan jangan lupa juga kau selidiki siapa lelaki itu" Perintah Bagas pada bawahannya.


"Siap tuan, akan saya usahakan secepatnya"


• *Panggilan telepon di tutup.


"Siapapun orang yng berani mencelaki orang orang terdekatku maka ia akan berurusan dengan seorang Bagas Andreas Wijaya. Dan bagi orang yang berani menyentuh milikku maka aku tak segan untuk menyingkirkan nya*." Ucap Bagas dengan senyum devil dan rahang yang mengeras.


.


.


.


.


.


Jangan lupa kunjungi karya author yang lain:


"Menikah Dengan Professor Tampan"


**Jangan Lupa Vota, Like, dan Comment jga ya biar author makin semangat😅**


Salam Sayang Dari Author


Yunita Dewi Puspita❤****

__ADS_1


__ADS_2