
''Ahhh kau tak apa Nona?" tanya lelaki tersebut ketika merasakan seseorang menabrak tubuhnya dari belakang. Sontak ia mengulurkan tangan guna membantu wanita yang sedang jatuh terduduk itu.
"Iya, aku tidak papa Tuan. Maaf telah menabrakmu. Aku sedang buru-buru" sahut Zaskia sembari mendongakkan kepala dan betapa terkejutnya dua insan itu saat melihat siapa laki-laki yang tadi di tabraknya dan siapa wanita yang menabraknya
"Nona Zaskia" panggil lelaki tersebut.
"Oh astaga, Tuan Alex" sahut Zaskia sembari menerima uluran tangan Alex. Iya, orang tersebut adalah Alexavier Wildbold. Kakak angkat dari Syafira.
"Maaf aku berhenti tiba-tiba sampai kau menabrakku dan terjatuh seperti ini" ucap Alex.
"Tak apa Tuan Alex. Ini memang salahku karena berjalan terburu-buru sambil bermain ponsel" ucap Zaskia sembari mengangkat smartphone miliknya.
"Kalau boleh tau, kenapa kau terburu-buru? Sedang mengejar penerbangan?" tanya Alex.
"Ohh bukan. Syafira memintaku menjemput klien dari Jepang dan sepertinya mereka sudah tiba. Jadi aku sedikit terburu-buru takut mereka menunggu" jawab Zaskia.
"Ohh begitu ya. Hmmm apakah aku boleh meminta nomor ponsel mu? Ehhh begini maksudku, kau kan temannya Syafira otomatis kita berteman juga kan" ucap Alex gugup sembari menyodorkan ponselnya.
"Ohh dengan senang hati Tuan" ucap Zaskia lalu mengambil ponsel Alex dan mengetikkan nomornya disana.
"Oke sudah. Kalau begitu aku permisi. Sepertinya klien ku sudah menunggu" pamit Zaskia semberi menyodorkan kembali ponsel Alex.
"Baik Nona. Terima kasih. Nanti aku hubungi" sahut Alex lagi dan hanya di balas anggukan serta senyuman oleh Zaskia. Lalu setelahnya Zaskia sedikit berlari menuju pintu kedatangan dimana Tuan Sakamoto dan Asisten nya menunggu.
"Gadis baik dan juga cantik" gumam Alex sembari menatap kepergian Zaskia.
__ADS_1
***
Kini keluarga Bagas dan Syafira sudah berada di sebuah restoran favorit Azkia. Nampak sekali pancaran kebahagiaan dari keluarga kecil itu. Canda tawa begitu riuh terdengar akibat ocehan-ocehan menggemaskan dari Azkia. Hingga beberapa pasang mata menatap penuh kagum ke arah mereka. Siapa yang tidak mengenal sosok keduanya.
Pengusaha sukses yang memiliki banyak prestasi dan nama tersendiri dalam jajaran orang-orang berpengaruh.
Sosok Syafira masih menjadi panutan banyak kaum hawa. Tidak hanya cantik parasnya namun juga cerdas otaknya. Terlebih bisa memegang kendali perusahaan di umur yang masih cukup muda. Anak dari pasangan suami istri hebat di negerinya.
Mungkin banyak yang menilai bahwa sosok Syafira sebagai wanita sempurna. Namun tak ada yang sempurna di dunia ini. Setiap kelebihan, pasti ada kekurangan.
"Kia mau makan sendiri atau Mommy suapin Nak?" tanya Syafira.
"Kia makan sendiri saja Mom. Bu Guru bilang, kalau sudah besar harus belajar mandiri. Tidak boleh merepotkan orang lain" jawab Azkia.
"Wah pintar nya anak Mommy. Ya sudah Kia makan ya. Dihabiskan makanannya, kalo enggak nanti nasi nya nangis loh" ucap Syafira.
"Mas.. Buruan makan ihh. Kenapa ngeliatin aku gitu" ucap Syafira ketika sang suami masih diam termenung menatapnya.
"Ngeliat kamu aja udah bikin aku kenyang Yng. Jadi males makan" sahut Bagas.
"Haduh haduh. Tiap hari kerjaannya gombal mulu. Gak malu apa sama Kia" ucap Syafira sembari melirik Azkia.
"Cewek mah gitu ya. Di puji malah dibilang gombal" sungut Bagas hingga membuat Syafira terkekeh.
Setelah perdebatan kecil itu, mereka kembali sibuk dengan makanan masing-masing. Sesekali mata Bagas melirik ke arah dua wanita kesayangannya. Melihat Syafira yang tak pernah lelah meladeni pertanyaan Azkia yang penuh dengan rasa keingintahuan. Senyum tipis pun terukir dari bibir lelaki berumur 31 tahun itu.
__ADS_1
Menikah dan membina mahligai rumah tangga bukan hanya soal mencari pendamping yang sempurna, karena setiap orang pasti punya kekurangan.
Jangan pernah melihat pasangan hanya dari sisi yang menyilaukan mata. Karena jika sinar itu telah redup dan ternyata pasangan kita tak sesempurna yang kita bayangkan, maka kita tak harus menelan pil pahit yang dapat membunuh secara perlahan.
Cintai, sayangi, dan hargai dia dari kekurangannya, karena niscaya kau akan melihat banyak kelebihan darinya.
Pasangan yang mencintai dan menyayangi dengan setulus hati akan saling mencoba melengkapi dan berusaha untuk mencapai kebahagiaan yang nyata. Bukan hanya menjanjikan kebahagiaan semu yang akhirnya hilang ditelan waktu.
Karena semua janji belum tentu manis seperti madu.
Seperti rayuan para lelaki kerdus yang berjanji akan mencintai dengan apa adanya, giliran sudah hilang ada apanya mereka malah pura-pura amnesia, demensia, bahkan alzheimer.
.
.
.
.
Mohon maaf author cuma bisa up segitu. Soalnya pemikiran author lagi buntu. Tolong kritik dan saran novel ini buat kedepannya. Karena kritik dan saran dari teman-teman akan author terima dengan tangan terbuka. Sekian dari author, terima kasih.
Jangan Lupa Vote, Like, dan Comment ya readers sayang.
Salam Sayang Dari Author
__ADS_1
Yunita Dewi Puspita ❤️