
Perlahan Syafira membalas genggaman tangan Bagas, air mata nya masih deras menetes membasahi pipi putih nya, perlahan Bagas menghapus air mata Syafira dengan kedua Ibu jari nya.
"Sudah ku katakan Fir, jangan memaksakan bila kau tak bisa memberi jawaban sekarang" ucap Bagas lalu membawa Fira kedalam pelukannya.
"Maafkan aku Gas, aku tak bisa memberi jawaban sekarang, aku masih trauma dengan masa lalu ku, tpi aku berjanji akan memberikan jawaban secepatnya" ucap Fira sambil sesenggukan.
"Hey sudah ku katakan jangan memaksakan Fir" ucap Bagas lalu menangkup wajah cantik Syafira.
"Aku akan menunggumu, kita jalani saja bagaimana alur nya ya" ucap Bagas sembari mencium kening Fira.
"Terima kasih" ucap Fira disertai senyum manis nya.
"Ya sudah sana masuklah dan istirahat, Good Night sayang" ucap Bagas.
"Hah sayang, Aduh ni jantung murahan bgt sih dipanggil sayang gtu doang langsung dag dig dug" ucap batin Fira. Eits jangan lupa ya kalau wajah Fira kini sudah memerah seperti kepiting rebus.
Melihat tidak ada pergerakan dari Fira dan wajah Fira yang tiba2 menjadi merah, Bagas tau jika Fira saat ini sedang malu, dan ia berniat untuk menjahili Fira lagi.
"Apakah kau betah berada disini sayang" ucap Bagas dengan suara sexy nya tepat di telinga Fira.
__ADS_1
Sontak hal itu membuat Fira merinding dan memikirkan hal hal aneh.
"Ahh ehhhh ini aaku jga ingin keluar, terima kasih" Ucap Fira segera keluar dari Mobil Bagas.
Bagas hanya tersenyum sambil geleng geleng kepala melihat tingkah wanita nya. Ehhh wanitanya? sejak kapan Fira menjadi wanitanya.
Setelah melihat Fira memasuki rumah, ia segera pergi ke kantor nya krna ada sedikit pekerjaan yang harus ia kerjakan.
Sesampainya ia diruangan nya terdengar dering nada dari ponsel nya yang menandakan jika ada panggilan masuk yang ternyata dari sang mommy.
"Halo mom, ada apa" ucap Bagas to the point.
"Sudah mom, tpi ia tak bisa memberi jawaban nya sekarang krna ia masih trauma dengan masa lalu nya" ucap Bagas lalu menghembuskan nafas nya dengan kasar.
"Sudah lah kau jangan galau seperti anak yang baru jatuh cinta, berdoa lah semoga ia menerima mu" ucap Oma Hana menasehati.
"Baiklah mom, ya sudah Bagas tutup dlu" ucap Bagas lalu menutup telepon nya.
-Mansion Indrajaya
__ADS_1
Sesampainya di mansion, Fira langsung menuju ke kamar nya untuk membersihkan kan diri, ia tak kembali ke kantor nya karna ia rasa sudah tidak ada kerjaan lagi, dan mobil nya pun nnti supir kantor yang akan mengantarkan nya.
Selang 15 menit ia membersihkan diri, ia langsung merebahkan diri di kasur king size nya. Pikiran nya melayang memikirkan perkantaan Bagas sewaktu di mobil tdi.
"Jawaban apa yang harus aku berikan, aku memang miliki rasa pada nya, namun di sisi lain aku takut akan kegagalan. Tapi tak ada salah nya jika aku menerima nya, aku harus bangkit dari masa lalu" ucap Fira bangkit dari tidur nya dan mengambil ponsel nya berniat ingin menelpon Bagas dan memberikan jawaban, namun ia urung kan.
"Ah lebih baik besok saja aku ke kantor nya sekalian memberikan kejutan" Ucap Fira lalu kembali merebahkan badan nya krna ia sudah cukup mengantuk dan perlu tdur siang.
.
.
.
.
Author kasih bocoran episode nih, di episode selanjutnya bakalan ada konflik, Ntah itu bikin para readers marah atau sedih, author jga gak tau gmna reaksi kalian, Tpi author harap kalian suka ya.
-Jangan lupa vote, like dan comment ya biar author makin semangat.
__ADS_1