Mommy Untuk Azkia

Mommy Untuk Azkia
BAB 6


__ADS_3

"Mommyyy.." ucap anak kecil tersebut.


Panggilan itu sontak membuat semua sahabat Fira kaget dan menoleh ke arah anak kecil tersebut.


"Sayang kamu sedang apa disini dan dengan siapa hemm?" tanya Fira kepada gadis kecil yang kini sdh duduk di pangkuan nya.


"Kia sama daddy, tpi daddy sedang beltemu dengan teman nya" ucap Kia dengan suara cadelnya.


"Ya sudah agar Kia tidak bosan, kmu di sini aja sama tante ya" ucap Fira.


"Mommy bukan tante, mommy itu mommy nya Kia" ucap Kia dengan bibir mengerucut yang membuat Fira semakin gemas.


"Oke oke sayang, aku mommy mu, panggil aku mommy Fira ya" ucap Fira sambil mencubit gemas pipi Kia.


Peristiwa itu tak luput dari pandangan para sahabat Fira yang memperhatikan interaksi antara sahabat nya ini dengan anak kecil itu.


"Fir gila lu ya belum nikah udah pnya anak aja" ucap Reyhan asal.


"Ehhh dasar lu ya enak aja ngomongin gue begitu, gue ketemu sama anak kecil ini di taman tau dan tiba2 aja dia manggil gue mommy" ucap Fira memberi penjelasan.


Para sahabat Fira pun mengangguk paham dan mulai melanjutkan obrolan sesekali mereka bersendau gurau dengan Kia. Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memperhatikan interaksi mereka.


"Siapa wanita itu? knpa Kia dekat sekali dengan nya? Dan seperti nya wajah nya tak asing di ingatan ku" gumam Bagas sembari memperhatikan interaksi anak nya dengan seorang wanita.


Perlahan Bagas melangkahkan kaki nya menuju meja Fira.


"Permisi" ucap Bagas


Satu kata tersebut berhasil menyita perhatian Fira, Kia, dan para sahabat Fira.

__ADS_1


"Pak Bagas" ucap Fira terkejut.


"Loh Bu Syafira ada disini jga" ucap Bagas dengan terkejut tapi sejurus kemudian dia mencoba menetralkan rasa terkejutnya.


"Loh mommy kenal dengan daddy Kia" ucap Kia sambil mendongak menatap sang ibu.


"Iya sayang mommy kenal, Pak Bagas ini kolega bisnis mommy, tpi tunggu apa tdi kata Kia? Daddy? Jdi Pak Bagas ini ayah nya Kia ya?" Ucap Fira.


"Iya Bu, saya ayah nya Kia, dan maaf soal panggilan Kia jika membuat Bu Syafira tak nyaman" ucap Bagas meminta maaf.


"Iya tidak apa apa pak saya suka suka saja" ucap Fira disertai senyum manis nya.


"Sungguh cantik" Gumam Bagas dalam hati.


"Ya sudah Bu kalau begitu saya permisi dlu maaf merepotkan,Kia ayo nak kita pulang" ucap Bagas dan hanya dibalas anggukan dan senyuman oleh Fira.


"Jadi bagaimana dengan kontrak kerja sama kita, apa Pak Bagas menyetujui nya?" ucap wanita cantik tersebut, ya dia adalah Syafira Tsania Indrajaya, CEO dari Indrajaya Group.


"Baiklah saya setuju dengan semua ketentuan nya, saya harap proyek ini dapat berjalan dengan lancar, dan untuk penanganan nya saya yng akan turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi nya." ucap Bagas dengan tegas.


"Baik pak terima kasih atas kerja sama nya, sampai bertemu besok lusa" ucap Fira sembari menjabat tangan Bagas.


Setelah rapat selesai Fira pun meninggalkan Andreas Group dan kembali ke kantor nya.


Flashback Off


Masih ditempat yang sama Fira bersama para sahabat nya asyik berkumpul dan mengobrol bersama namun sesekali Fira terlihat melamun dan itu menjadi pertanyaan para sahabat nya.


"Fir lo knpa sih gue perhatiin dari tadi ngelamun trus, emang lgi ada masalah ya?" ucap Resky.

__ADS_1


"Gak ada apa apa kok gue cuma cape aja" ucap Fira dengan senyum terpaksa.


"Udah deh Fir lo gak usah bohong gtu, lo itu gak jago bohong klo sama kita kita" ucap Zaskia menimpali.


"Sebenarnya tdi gue ketemu sama Nicky di taman" ucap Fira sambil menunduk.


Brakkkk


"Apa? lelaki brengsek itu masih berani menemui mu" ucap Edwin sambil menggebrak meja sontak itu membuat perhatian para pengunjung lain melihat ke arah nya.


"Ed lo apa apaan sih malu tau di liatin orang" ucap Fira sembari memperhatikan sekitar dan memberi senyuman sebagai ucapan permintaan maaf.


"Maaf Fir gue kebawa emosi tdi, tpi lo gak di apa apain kan Fir?" ucap Edwin memastikan.


"Kalian tenang aja, gue masih bisa jaga diri kok" ucap Fira sambil meminum jus alpukat nya.


"Pokoknya klo nnti dia berani macem macem sama lo, lo kasih tau kita langsung ya Fir" ucap Edwin khawatir dan hanya dibalas anggukan kecil oleh Fira.


Ya memang dari ketiga sahabat lelaki Fira, Edwin lah yang menaruh hati kepada Fira lebih dari sahabat dan Fira pun mengetahui itu namun ia bersikap biasa saja krna tak ingin memberi harapan palsu kepada Edwin. Dia pun jga tau jika ia menjalin hubungan dengan Edwin dan akhir nya kandas maka ia akan kehilangan dua hal yaitu kekasih dan juga sahabatnya. Maka dari itu ia sebisa mungkin bersikap biasa saja saat Edwin perhatian kepada nya.


.


.


.


.


Jangan lupa Like dan Comment ya readers sayang.

__ADS_1


__ADS_2