Mommy Untuk Azkia

Mommy Untuk Azkia
BAB 24


__ADS_3

Setelah kejadian yang penuh drama tadi, kini Syafira sudah berada di mansion keluarga wijaya, saat ini ia sedang berkutat dengan peralatan dapur karena ia ingin memasak makan siang untuk semua orang. Tak lupa Bagas pun sdh sampai di mansion sekitar setengah jam yang lalu.


Sekitar 1 jam Syafira telah selesai memasak makanan kesukaan Bagas dan Azkia, ia meminta para maid untuk menata nya di meja makan.


"Bi saya minta tolong ya, ini makanan nya ditata di meja makan, soalnya Fira mau permisi bersih bersih badan dlu" ucap Fira


"Baik Nona" jawab Bi Mina kepala maid di mansion Wijaya.


Setelah itu Fira bergegas pergi ke kamar yang ia pakai selama menginap di mansion Wijaya. Setelah selesai mandi Fira terlihat lebih segar dan jauh lebih cantik dengan menggunakan dress selutut berwarna maroon dengan aksen bunga di sekitar leher nya.


Sebelum turun untuk makan siang, Fira sengaja pergi ke kamar Kia untuk melihat sedang apakah anak kecil nan menggemaskan itu.


"Kia sayang lagi apa?" tanya Fira sembari menghampiri Azkia.


"Ehh mommy, ini Kia lagi main boneka balbie yang dibelikan daddy" jawab Azkia.


"Wah cantik bgt boneka nya kaya Kia. Yaudah sekarang kita turun yuk sayang, udah waktunya makan siang, mommy udh masakin makanan kesukaan Kia loh" ucap Syafira.


"Wah beneran mom, ayok ayok mom, Kia udah ga sabar mau makan masakan mommy" ajak Azkia sembari menarik tangan Syafira.


"Ya ampun Kia sayang pelan pelan dong nnti jatuh loh" nasehat Syafira dan seketika Azkia pun memelankan langkah nya menuruti Syafira.


Ketika mereka sampai dibawah ternyata Bagas dan kedua orang tua nya sudah menunggu. Dan pada saat yang bersamaan Bagas menatap kagum karna kecantikan Fira yang semakin hari semakin bertambah hingga Bagas melongo kek sapi ompong😂. Namun di sisi lain ia jga masih penasaran dengan lelaki yang menolong Fira pada saat Syafira hampir tertabrak sepeda motor.


"Mulut nya ditutup, kemasukan lalat baru tau rasa" ucap Oma Hana menyindir Bagas dan seketika Bagas langsung menutup mulutnya.


"Siang Mom, siang dad" sapa Syafira.


"Siang jga sayang, yaudah ayok duduk kita makan, mommy dengar dari maid kmu yng masak ya" tanya Oma Hana.

__ADS_1


"Iya mom, sebagai ucapan terima kasih jga karna telah merawat Fira selama Fira sakit" ucap Syafira.


"Oh iya mom Fira jga hari ini pamit mau kembali ke mansion Syafira lagi" lanjut Syafira hingga membuat Bagas yang sedang minum menjadi tersedak dan menyemburkan airnya yang ia minum.


"Bagas jgn seperti itu, tidak sopan" tegur Opa Bram.


"Maaf dad, Bagas tak sengaja" maaf Bagas.


"Kenapa mesti kembali lagi sayang, kamu bisa kok tinggal disini dengan kita, aku malah khawatir klo kamu tinggal sendiri" sambung Bagas.


"Benar itu syng, tetaplah disini bersama kami, mom sudah menganggap kamu seperti anak mom sendiri" Oma Hana ikut menimpali.


"Sebelum nya terima kasih mom, dad, Bagas atas perhatian yang telah kalian berikan, tapi Fira jga masih punya perusahaan yang harus Fira urus, Fira jga tidak bisa meninggalkan mansion terlalu lama, kasihan para pekerja krna selama Mama dan Papa tak ada mereka lah yang merawat Fira" ucap Fira sendu.


"Sudah sudah mom, kita dukung saja keputusan Fira, toh dia masih bisa berkunjung kesini, iyakan Fira?" Ucap Opa Bram menengahi.


"Jadi mommy akan pelgi meninggalkan Kia?" tanya Azkia dengan tatapan polos nya.


"Mommy tidak pergi sayang, mommy hnya pulang ke rumah mommy saja, jika Kia rindu dengan mommy, Kia boleh kok menginap dirumah mommy" ucap Syafira menenangkan Bocah kecil yang hampir menangis itu.


"Benalkah mommy, Horeeee Kia boleh menginap di lumah mommy" ucap nya dengan girang.


Setelah makan siang, Fira langsung bergegas mengemasi barang barang nya, Awalnya ia ingin pulang dengan naik taksi saja namun Bagas melarangnya dan bersikeras akan mengantar Fira dengan alasan bahwa ia lagi free dan tak akan kembali ke kantor.


**Sungguh alasan yang tipis seperti kulit bawang**


***


Saat ini Bagas dan Syafira sudah berada di dalam mobil sport milik Bagas, mereka dalam perjalanan ke mansion Syafira.

__ADS_1


"Jika nanti ada apa apa langsung kabari aku ya" ucap Bagas sembari menggenggam tangan Syafira.


"Tenang lah tidak akan ada apa apa, toh bisa nya jga aku hidup sendiri" jawab Syafira disertai kekehan kecil nya.


"Seandainya kau tau bahwa ada yng mengincar nyawa mu, apakah kau akan setenang itu Fir" ucap batin Bagas.


Setelah percakapan itu, tak ada lagi obrolan diantara mereka berdua hingga sampai di mansion Syafira.


"Terima kasih sudah mengantarkan ku" ucap Syafira sembari tersenyum manis.


"Sama-sama sayang, maaf aku tak bisa mampir karna aku tau kau pasti lelah dan ingin beristirahat" ucap Bagas sembari mengusap pucuk kepala Syafira.


Setelah Fira keluar dari mobil dan masuk kedalam mansion barulah Bagas meninggalkan pelataran mansion Syafira dan bergegas kembali ke mansion Wijaya.


Tanpa mereka sadari ternyata ada sebuah mobil yang dari tadi mengikuti mereka hingga ke mansion Syafira.


**Percakapan di telepon**


"Halo boss, seperti gadis itu sudah kembali ke mansion nya" ucao seorang lelaki.


"Awasi terus gerak gerik nya, dan jangan lupa teror dia hingga dia takut bahkan jika bisa sampai dia gila" ucap seorang wanita di sebarang telepon.


"Baik boss laksanakan" ucap lelaki tersebut.


**Telepon di tutup**


Wanita yang tadi berbicara dengan seorang lelaki tadi adalah ellena. Ia memang berniat merebut Bagas kembali dan menyingkirkan Fira.


"Selamat datang di permainan yang ku buat gadis kampung. Nikmatilah sisa ketenangan mu sebelum aku mengusik nya hahahaha" Ucap Ellena disertai tawa menggelegar nya.

__ADS_1


__ADS_2