
Hari demi hari Syafira dan Bagas lalui dengan kesibukan yang semakin memadat, setelah acara lamaran romantis itu kini kedua nya memutuskan akan menggelar acara pernikahan dua minggu lagi maka dari itu perlu tenaga ekstra untuk mempersiapkan semua nya. Sebenarnya mudah saja jika mereka ingin menyerahkan semua tugas ini ke bagian Wedding Organizer namun Fira bersikukuh ingin ikut andil dalam pernikahan nya ini karna baginya pernikahan itu hanya sekali seumur hidup jadi kapan lagi ia bisa ikut mempersiapkan pernikahannya begitulah yang di pikirkan gadis cantik itu.
Teror-teror pesan dari orang misterius pun sudah tak lagi ia dapati serta keadaan perusahaan pun semakin hari semakin membaik, tidak ada lagi kendala mengenai masalah penurunan saham, seolah-olah orang itu sudah tak ingin merecoki perusahaan Fira lagi. Apakah kalian ingat siapa dia? Iya dia adalah Alexavir Wildbold, bucin nya Ellena, ntah hal apa yang membuat ia seakan-akan berhenti menuruti keinginan sang kekasih. Oke back to tokoh utama.
***
Seperti hari ini, ia sudah memiliki janji dengan sang kekasih untuk melakukan fitting gaun pengantin, awal nya Bagas menawarkan untuk menjemput Fira di perusahaannya namun Fira bersikeras ingin berangkat sendiri, Alhasil Bagas hanya bisa menuruti keinginan kekasih cantik nya ini.
Pukul dua siang, Fira melajukan mobil nya membelah jalanan yang agak lenggang karena jam makan siang sudah habis 15 menit yang lalu. Namun saat di perjalanan lagi dan lagi ia merasa seperti di ikuti oleh seseorang seperti tempo hari lalu, di mana mobil yang ia kendarai di hantam hingga ringsek.
"Shitt.. Mau orang ini apa sih, ngikutin gue mulu dari tadi, masa iya orang yang dlu gepak mobil gue tapi mobil nya kali ini rada beda sih" gumam Fira sembari melirik melalu kaca spion nya.
Sontak Fira pun menambah kecepatan laju kendaraannya namun di luar dugaan, orang yang tadi mengikuti Fira malah menghadang mobil Fira dari depan dan refleks Fira menginjak pedal rem hingga kepala nya terbentur stir mobil.
__ADS_1
Dari dalam mobil Fira dapat melihat ada empat lelaki berbadan kekar yang menghadang mobil nya dan hal ini Fira sungguh merasa takut namun sebisa mungkin ia akan tetap bersikap tenang.
Tokk.. Tokk.. Tokk..
"Buka pintunya cepat, jangan sampai kami berbuat kasar" ucap salah satu Lelaki berbadan kekar.
Perlahan Fira menurunkan kaca mobil nya, dan dengan jelas Fira bisa melihat wajah sangar lekaki.
"Maa-mau apa kalian, jangan macam-macam atau aku akan teriak" ucap Fira tergagap.
"Tidak.. Aku tidak akan ikut bersama kalian" ucap Fira bersikeras.
"Ohhh lumayan keras kepala juga target kita kali ini, cepat laksanakan" ucap lelaki itu sembari melirik ke arah teman nya seolah-olah sedang memberikan isyarat. Tanpa ba-bi-bu lagi, salah satu teman lelaki berbadan kekar itu membuka pintu mobil Fira dan menyeret paksa Fira keluar dari mobil, Fira sempat memberontak namun usaha nya sia-sia karna dalam segi fisik saja dia kalah telak apalagi tenaga. Perlahan kesadaran Fira mulai menurun saat lelaki itu membekapnya dengan sapu tangan yang mungkin sudah di beri obat bius.
__ADS_1
Namun tanpa mereka sadari ada seseorang yang sedang mengawasi semua gerak-gerik mereka, tapi orang tersebut tidak berani bertindak karna bisa saja itu akan semakin membahayakan nyawa Syafira.
.
.
.
.
Jangan Lupa Vote, Like, dan Comment ya readers sayang.
Salam Sayang Dari Author
__ADS_1
Yunita Dewi Puspita ❤