Mommy Untuk Azkia

Mommy Untuk Azkia
BAB 41


__ADS_3

Sinar mentari telah meninggi, cuaca panas pun mulai menyengat namun tak mengusik sepasang pengantin baru yang sedang terlelap sambil berpelukan, entah karena kelelahan sehabis pertempuran malam pertama atau memang hawa pendingin ruangan yang membuat mereka masih betah mengarungi alam mimpi.


Namun tak lama kemudian sang istri yang tak lain adalah Syafira mulai mengerjapkan mata nya, pemandangan yang ia lihat pertama kali ialah sang suami yang sedang terlelap sembari memeluk erat tubuh nya, hingga tak ada celah sedikit pun yang memisahkan mereka. Pandangan mata Syafira tak dapat beralih dari sang suami, mata indah nya menelisik wajah tampan suami nya, hidung mancung, alis tebal, dan rahang tegas. Sungguh ciptaan Tuhan yang begitu indah.


"Sudah puas memandangi wajah tampan suamimu sayang" ucap Bagas dengan suara serak khas bangun tidur. Ucapan Bagas sontak membuat Syafira merona karena ia sudah tertangkap basah memandangi wajah suaminya.


"Hmm aa-aku akan ke kamar mandi untuk membersih diri" ucap Syafira berusaha melepaskan diri dari pelukan Bagas. Namun saat ingin melangkah ia merasakan perih dan sakit dibagian bawah nya.


Aawww!


Pekik Syafira hingga membuat Bagas terkejut dan langsung bangun dari tidur nya.


"Sayang kenapa? Sakit ya" tanya Bagas dan hanya dibalas anggukan oleh Syafira.


"Yaudah ayo Mas bantu ke kamar mandi" ucap Bagas, lalu ia menggendong Syafira ala bridal style. Ia mendudukkan Syafira di atas closet sedangkan diri nya mengatur suhu air yang ada di bath up. Syafira yang melihat sang suami berjalan mondar-mandir di depannya tanpa sehelai benang merasa malu hingga ia baru menyadari bahwa diri pun juga sama. Segera ia meraih handuk yang terletak di meja wastafel samping closet untuk menutupi tubuh nya. Bagas yang sudah selesai pun menghampiri sang istri, kening nya berkerut ketika melihat sang istri yang menutupi tubuh nya dengan handuk.


"Sayang kamu ngapain pake handuk begitu" tanya Bagas.


"Ihh Mas gak liat apa kalo aku gak pake baju. Mas juga dari tadi mondar-mandir gak pake baju, emang gak malu" ucap Syafira.

__ADS_1


"Ya ampun yang, Mas udh liat semua nya bahkan mas yang unboxing kamu" ucap Bagas santai.


"Apa sih Mas, bikin malu deh" balas Syafira sembari hendak berdiri menuju bath up yang sudah terisi penuh oleh air namun langkah nya terhenti ketika bagus langsung menganggkat tubuh nya dan memasukkan nya ke dalam bath up.


"Loh mas kamu mau ngapain?" tanya Syafira ketika sang suami juga ikut berendam di bath up yang sama.


"Mau mandi lah sayang, ya masa mau dagang cilok" jawab Bagas santai.


"Ya iya aku tau mas kalo nyemplung di bath up ya emang mau mandi tapi kan kamu tau aku juga mau mandi, gantian kenapa sih" ucap Syafira.


"Kalo gantian lama yang, mending mandi bareng" jawab Bagas sembari menaik turunkan alis nya.


"Janji ya mandi, gak macem-macem. Yang tadi malam aja belum sembuh ya kali kamu mau nambah lagi" omel Syafira kesal.


Dari senyuman itu Fira sudah paham apa yang akan terjadi berikutnya dan benar saja lagi dan lagi suami nya itu melancarkan aksi nya hingga membuat Syafira berkali-kali mengerang karena mencapai klimaks. Kamar mandi yang seharusnya di isi oleh suara gemericik air kini harus terganti dengan suara desahan sepasang suami istri yang sedang di mabuk cinta.


Kurang lebih dua jam mereka berada di kamar mandi dan kini Syafira sudah duduk di sofa dengan bersungut kesal. Pasal nya suami nya itu sungguh tak tau waktu, mereka selesai bertempur tepat pukul 12 siang dan itu sungguh menguras tenaga, ditambah tak ada asupan yang masuk ke dalam perut kedua nya karena mereka melewatkan waktu sarapannya.


"Udah dong yang, jangan ngomel terus. Nanti cepat tua loh" ucap Bagas ketika melihat sang istri terus menerus mendumal.

__ADS_1


"Gara-gara kamu ini Mas. Aku itu laper ehh kamu malah terus-terusan minta tambah" jawab Syafira.


"Hehehe habis nya kamu bikin ketagihan sih yang. Yaudah yuk kita siap-siap terus sarapan dibawah sekalian check out ntar" jawab Bagas.


"Sarapan apanya, emang mas gak liat ini udah jam berapa" ucap Syafira.


"Astaga yang, udah jam makan siang. Pantesan aja istri aku ngomel terus" ucap Bagas sembari melihat jam di ponsel nya.


Setelah bersiap, Bagas dan Syafira pun menuju restoran yang tersedia di hotel itu. Bagas sengaja memesan ruang VVIP untuk dirinya dan Syafira. Satu jam kemudian setelah makan siang, mereka melakukan check out dan dari kejauhan Bagas dan Syafira dapat melihat Pak Imron sudah menunggu. Setelah melihat majikannya mendekat Pak Imron segara membuka kan pintu mobil dan bersiap menjalankan mobil itu membelah jalanan Ibukota dan menunju mansion Keluarga Wijaya.


.


.


.


.


Jangan Lupa Vote, Like dan Comment ya readers sayang.

__ADS_1


Salam Sayang Dari Author


Yunita Dewi Puspita❤


__ADS_2