Mr Grey My Husband

Mr Grey My Husband
# Bayar pake Dollar


__ADS_3

Wahhh... hari ini double up, pasti dapet like banyak yaa... jangan pelit-pelit lho... hehehe.. 😂


Insyaallah kalau othor sehat up date tiap hari, dab jika nggak sibuk banget bakal up kok


Kebetulan othor ada cerita baru yang mau up di akhir bulan ini dengan area (21++)



Dan bulan April nanti juga akan ada cerita baru juga



Semoga semua lancar dan semua yang membaca juga suka dengan karya fiksi belaka .


Dan semoga pengajuan cerita juga nggak banyak masalah.


L A N J U T K A N..


🆙


🆙


🆙


🆙


" Wahhh... jangan bilang kamu sudah jual diri sama Mr Ini? kata pedas bu Broto sambil menunjuk ke arah Grey, hal itu membuat Nisa emosi dan langsung menepis tangan bu Broto.


" Cukup...!! ibu sudah kelewatan,saya masih punya harga diri, anda sudah merendahkan orang tua saya juga suami saya !! jangan salahkan saya kalau saya akan bertindak tegas pada anda..!! sergah Nisa memandang wajah Bu Broto dengan nyalang.


" Sudahlah sayang, percuma kamu ngomong sama orang penuh dengan iri dengki, nggak akan pernah mau mengakui jika dia tak selamanya diatas.. roda berputar akan ada saatnya anda merasakan sakit di rendahkan banyak orang. " ucap Grey tak kalah tajam menusuk melihat tingkah bu Broto yang sangat sombong.


" Ada apa ini bu..? tanya Bagas yang tiba-tiba ada disana " Cha, ada apa lagi sama ibuku? tanya Bagas seperti biasa dia memandang Nisa dengan sendu


" Ohhh... anak tercinta sudah datang, tolong mulai saat ini jangan pernah lagi menghina keluarga saya, dan aku tegaskan sama kamu mas..aku bukan lagi sama seperti Nisa yang dengan mudah kalian bodohi..dan aku bersyukur karena kamu sudah bermain di belakangku waktu itu, karena penghianat dan penghinaan dari kalian aku bisa bertemu dengan suamiku, yang tak pernah memandang hina orang lain" ungkap Nisa dengan senyum miring menatap wajah Bagas yang terlihat sedih dan kedua orangtua Bagas yang memandang sinis pada Nisa.


" Selamat siang Mr Grey ,Nyonya muda.. maaf saya terlambat" ucap seseorang yang datang menghampiri Grey dan Nisa membungkukkan badannya tanda hormat pada keduanya.


" Ohhh.. akhirnya anda datang pak Rizky, maaf apa sudah selesai? tanya Grey pada orang yang bernama Rizky

__ADS_1


" Sudah Mr Grey, ini pak Imron yang punya lahan ini" Rizky menunjuk seorang laki-laki paruh baya yang disampingnya.


" Owhh.. Saya Greyvin Maleek dan ini bapak saya yang akan membeli lahan bapak" ucap Grey dengan menunjuk arah mertuanya.


" Hahh.. kok bapak nak? tanya Pak Karsa pada sang menantu.


" Iya pak, lahan ini nanti punya bapak trus, sebagian buat toko batik bapak dan juga klinik yang Aleek akan buka " jelas Grey pada sang mertua.


" Ini mah saya kenal Mr, Kang Karsa temen baik saya di sekolah dulu " ucap pak Imron meng hampiri Pak Karsa dan mereka berpelukan.


" Apa kabar Kang Karsa, maaf saya nggak pernah mampir ke rumah " ucap pak Imron


" Nggak papa kang Imron saya paham kesibukan seorang PNS lain saya cuma pedagang kecil..hahaha" ucap pak Karsa


" Lebih baik kita cari warung atau tempat makan, buat kita ngobrol.. ayo kamu sama Jane ikut kami"Kata Grey menggenggam erat tangan Nisa


Sedangkan tak Bagas juga orang tua nya bagaikan orang yang paling diacuhkan oleh Nisa dan Pak Karsa.


" Lihat itu Bagas, kalau Nisa nggak pake pelet nggak bakal bule itu mau sama Nisa, lah wong...


" Cukup buu...!! sudah cukup untuk terus mengusik hidup keluarga mereka, lagipun Bagas sudah memilih bersama Shinta..lebih baik kita jangan pernah ganggu keluarga mereka" ucap Bagas dengan suara yang sedikit meninggi


Sedang Bagas langsung pergi meninggalkan tempat itu, yang tadinya saat Nisa dan Jannah lewat dia sedang di pangkalan ojek bersama teman temannya,hingga dia pergi membuntuti Jannah dan Nisa.


.


.


.


Hari sudah mulai gelap ..saat ini Nisa dan Grey juga pak Karsa ditambah Marvin sudah a a d ok rumah Nisa sedang menimmati makan malam sederhana yang dibuat Nisa dan bu Marsih, walaupun sederhana namun nikmatnya masyaallah karena syukur mereka.


Setelah selesai Grey mengajak Marvin juga pak Karsa duduk di depan rumah sederhana itu dan sembari berbincang.


" Bapak nggak nyangka kalau, kamu mau melibatkan bapak dengan impian kamu Leek.. " ucap Pak Karsa pada sang menantu


" Bagaimanapun juga sekarang bapak juga sudah jadi ayah Aleek, karena papa sudah dua tahun lalu tiada.. dan Aleek rasa bersyukur karena Aleek di jodohkan dengan Nisa oleh Allah. " ucap Grey dengan memandang wajah mertuanya dengan perasaan sendu.


" Sudahlah, yang penting km amu sebagai anak selalu mendoakan papa kamu dan seluruh keluarga kamu, walaupun mereka masih betsebrangan dengan mu" nasehat pak Karsa membuat Aleek merasa jika dia mempunyai papa nya yang lama sudah tiada.

__ADS_1


" Ini kopi.. sama cemilannya, dicoba..Marvin nanti kamu tidur dikamar sebelah Nisa nggak usah balik ke Hotel, besok kamu tinggal disini saja " ucap bu Marsih pada Marvin


" Oke ibu ku yang cantik dan baik hati.. " ucap Marvin dengan nada manja


" Ihhh... geli banget liat kak Marvin ngomong gitu,rasanya Nisa pengen mun.. tah... wleeeeekk" ucap Nisa yang baru bergabung dengan mereka karena baru selesai bebenah.


" Ya elah.. ada yang jeles buu,udah deh.. kamu kan ada Aleek yang bisa kamu kelonin,bapak sama ibu buat aku oke? ucap Marvin dengan memainkan matanya


" Enak aja, baru juga dateng main atur-atur.. dasar..!! ucap Nisa.


Mereka saling melempar candaan, serasa seperti sudah lama dekat,pak Karsa sangat bersyukur jika Nisa akhirnya dia sekarang sudah menikah dengan Grey yang walaupun terlihat kasar di depan namun bersikap ,lembut pada Nisa.


.


.


" Mas,emang kamu seyakin itu buat sertifikat tanah itu atas nama bapak? tanya Nisa saat mereka sudah ada di dalam kamar mereka


Nisa yang sedang sibuk dengan memakai serangkaian perawatan tubuhnya, dan Grey yang sedang sibuk dengan ponselnya.


" Aku sangat yakin kenapa memang? ada masalah? tanya Grey pada sang istri yang sekang sudah di sampingnya.


" Nggak, cuma aku keran sama kamu.. kan udah nggak kerja tapi, mau buka klinik trus buka toko batik, udah gitu. dukung Nisa bikin Fresh mart.. emang uang Mas banyak yah? Ucapan Nisa membuat Grey langsung terkekeh mendengar penuturan sang istri yang sangat terlihat bingung dengan penyataan yang mereka jalani


" Hahaha... sayang, dengerin mas.. apapun yang terjadi pada kita dan apa yang kita punya itu semua atas campur tangan Allah ,ada saat nya nanti mas kasih tau sesuatu sama kamu ,tugas kamu sekarang nikmati apa yang kita punya pokoknya kalau bisa habisin duit mas, biar mas lebih giat cari uangnya yah?? oceh Grey dengan menarik tangan Nisa dan membawanya ke dalam pelukannya


" Hahh.. serius? yah.. nggak usah di ragukan lagi sih siapa Mr Grey Nisa. ini, bayar Escort girl aja bayarnya pake Dollar.." sindir Nisa pada Grey membuat Grey langsung melepas pelukan nya dan menatap Nisa dengan intens


" Jane bilang sama kamu? tanya Grey dan diangguki Nisa


Grey hanya bisa menghembuskan nafasnya dengan kasar dan membelai lembut pucuk kepalanya Nisa dengan mengecupnya bertubi-tubi.


Bersambung


Banyak yang nanyain kapan MPnya thor..?


Besok yaaa...


Makanya jangan lupa like, koment juga vote juga setiap episodenya....

__ADS_1


__ADS_2