Mr Grey My Husband

Mr Grey My Husband
# G'V ARDINA Company


__ADS_3

Keesokan harinya pagi-pagi semua sudah siap dengan aktifitas mereka,seperti pagi ini Nisa akan mendatangi sebuah perusahaan besar yang di katakan bergerak di bidang alat kesehatan. Dan Nisa dengar dari penuturan Togar perusahaan juga merupakan perusahaan manufaktur yang besar di jajaran Eropa.


Nisa pun sebenarnya bingung, namun.. dia berniat mengikuti arahan Togar.


Mobil mewah yang di tumpangi Nisa memasuki kawasan gedung yang menjulang tinggi. Dengan tepat mobil yang di tumpangi Nisa berhenti di depan Lobby gedung tinggi itu.


G'V-ARDINA Company,nama perusahaan besar itu.


" Mari nyonya muda.. " ucap Togar saat salah satu bodyguard membuka pintu penumpang mobil yang Nisa tumpangi.


" Hahhh... Bang Togar nggak perlu seformal itu kali." Nisa menghela nafas dan menghembuskannya secara kasar ,mendengus kesal saat mendengar Togar berbicara formal pada Nisa.


Togar hanya memasang wajah datarnya.


Nisa di dampingi Jannah tirun dari mobil dan terlihat deretan karyawan berjajar seperti menyambut kedatangannya.


" Je.. ada apa sih ini? kayak presiden aja di sambut." ujar Nisa dengan heran menatap sekitarnya terlihat Orang-orang yang dia lewati menundukkan sedikit tubuhnya seperti hormat padanya.


" Lo putri Dadakan Cha.. udah,nggak usah rese. " ucap Jannah membuat Nisa mengarahkan tatapan tajamnya.

__ADS_1


Nisa mengembangkan senyuman manisnya dan terlihat ramah.


" Selamat datang Ms Grey!! " seru seseorang yang terlihat sangat rapi dengan setelan jas dan juga mempunyai tubuh tegap ,dan bersikap menghormat dengan sedikit membungkukkan badannya di depan Nisa.


" Ehh.. jangan seperti ini, saya nggak nyaman." protes Nisa menatap sekelilingnya.


" Silahkan Ms Grey, kita langsung saja ke ruangan.


Nisa menoleh pada Marvin, Jojo juga Tagor dan mereka mengerti dan menganggukkan kepala mereka.


Nisa dengan perut besarnya melangkah mengikuti pria itu dan disampingnya Jannah dan Marvin sementara belakangnya ada Jojo, Bagas dan Togar dan mengular belakang mereka ada bodyguard empat orang.


Di lihat Lift berhenti di lantai 20 dan terbukan dan mempersilahkan Nisa berjalan mengikuti seperti tadi.


" Silahkan Miss? " kata pria tegap itu dan Nisa melangkah masuk ke dalam ruangan luas itu.


Terlihat kaca mengelilingi ruangan itu, dan Nisa mengedarkan pandangannya dan tertuju pada sebuah meja kerja yang terlihat sebuah Nama terpahat diatas meja * Presdir Mr. G Maleek * terpahat manis diatas meja.


Nisa menyipitkan matanya dan maju mendekati meja tersebut dan meraba pahatan nama yang begitu familiar baginya.

__ADS_1


" Kak.. maksudnya apa ini? " tanya Nisa akhirnya pada Marvin yang telihat tersenyum manis.


" Silahkan duduk nyonya besar..?!! ucap Marvin dengan gaya menggodanya.


Marvin menarik kursi agung yang ada di balik meja kerja itu.


" Hahh? " Nisa masih bingung.


" Duduklah Nis, biar nanti kita jelaskan semua." ucap Jojo mendekati Nisa dan menuntun Nisa ke kursi kebanggaan itu.


Nisa dengan rasa bingung dan rasa penasaran mengikuti ucapan mereka.


" Nisa,sebentar lagi Togar menjelaskan semuanya dan jangan pernah menyela sebelum Togar selesai menjelaskan semuanya, dan itu (menunjuk seorang pria) dia adalah Edward Collin dia adalah orang kepercayaan pemilik perusahaan ini. " ucap Marvin dan Edward dengan senyuman bersikap hormat pada Nisa.


" Baiklah.. saya akan jelaskan semua yang Nyonya Muda harus ketahui." Togar mulai menyerahkan sebuah dokumen pada Nisa dan Nisa pun menerimanya.


" Kita sudah berada di G'V Company dan sekarang di ganti dengan nama G'V ARDINA Company, kantor G'V berpusat di Jerman dan sudah satu tahun ini G'V Company mempunyai cabang di Indonesia yaitu gedung yang kita pijak kini, Disini saya akan menyampaikan bahwa kepemimpinan G'V ARDINA Company akan diambil alih sementara pada ahli warisnya di karenakan Presdir G'V ARDINA Company dalam misi khusus, dan kepemimpinan itu akan di ambil alih oleh Nyonya Nisa Ardina sebagai ahli waris berstatus sebagai istri dari Presdir G'V ARDINA Company yaitu Mr Greyvin Maleek Hermawan dan disini adalah akta atau surat kuasa untuk pengambil alihan keemimpinan sementara untuk menggantikan Mr Grey sebagai Presdir dan Edward yang akan menjadi asisten anda saya sebagai pengacara Mr Grey sebagai saksi atas terjadinya kesepakatan ini. " Jelas Togar dengan langsung menyodorkan sebuah dokumen pada Nisa.


Nisa yang mendengar penuturan Togar sangat terkejut dan tak menyangka jika suaminya memiliki perusahaan yang melebihi Angkasa Corp.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2