My Own Path : Red Phoenix

My Own Path : Red Phoenix
Ch 13 – Heaven Sun Lotus


__ADS_3

Claude berlari di sepanjang jalan menuju hutan.


“Hey Little Claude, kau akan mencari herbal?”


“Iya paman”


“Dimana pamanmu? Mengapa kau sendiri?”


“Mulai hari ini, aku sendiri yang akan mencari herbal, sedangkan paman Tanhill tinggal duduk diam saja menunggu ku pulang” Claude tersenyum cerah “Aku bebas”


Di sepanjang jalan Claude kerap kali di tegur oleh para petani yang sedang menggarap lahan mereka, bagi para petani ini Claude merupakan anak yang baik dan periang, dan terkadang suka membantu mereka, oleh karena itu para petani ini sangat mengenal Claude.


Memasuki Hutan Luar Green Lantern Forest Claude mengingat kembali aturan yang harus dipatuhi oleh setiap pencari herbal yakni, jangan serakah, ketika kau menemukan sebuah tanaman herbal lihat jumlah mereka, jika ada tiga maka ambil satu jika ada lima maka ambil dua, jika kurang dari tiga maka jangan mengambilnya.


Menurut rumor yang beredar ketika seseorang dengan serakah memanen tanaman herbal dan mengabaikan aturan tersebut, orang tersebut menerima murka dari hutan, orang itu ditemukan mati terlilit duri beracun di dekat tanaman herbal yang telah dia panen.


Sepertinya rumor itu dibuat untuk menakuti para anak kecil atau para pencari herbal pemula, karena belum ada yang membuktikan kebenaran dari rumor tersebut, tetapi semua pencari herbal mematuhi aturan tersebut.


Bahkan Claude pun akan mematuhi aturan tersebut, bukan karena ia percaya mengenai rumor itu, tetapi Claude tahu dengan aturan itu, tanaman herbal di hutan tidak akan pernah habis, dan akan selalu ada untuk para Alchemis masa depan.


‘Hmm sekarang aku bebas berburu dan berlatih, tetapi aku juga tidak boleh lupa dengan tugas utamaku’ Claude mengingatkan dirinya sendiri.


“Ok, tanaman apa yang pertama kali akan kudapatkan” Claude terus berjalan memasuki hutan.


Claude terus berjalan melihat kebawah, dan keatas memperhatikan dengan detail setiap bagian hutan, Claude tidak ingin melewatkan satupun tanaman Herbal.


Terlihat pula beberapa jejak para pencari herbal yang terlebih dahulu datang kearea ini, termasuk dengan sebuah tanaman yang tinggal menyisakan 2 tangkai saja, jelas bahwa tanaman ini telah dipanen oleh mereka.


“Hmm sepertinya daerah ini, sudah di jelajahi seseorang, aku akan pergi kearah timur semoga saja tanaman disana masih banyak” Claude memutuskan mengubah arah pencariannya.


“Ho sepertinya keputusanku tepat” Baru sebentar saja Claude mengubah arahnya, Claude sudah menemukan sekelompok Soulvine Grass. Tanaman yang  merupakan bahan dasar yang cukup langka, pasokannya di kota tidak terlalu banyak tetapi permintaan nya cukup tinggi.


Claude mengambil setengah dari jumlah Soulvine Grass yang ada, setelah berterima kasih kepada alam Claude melanjutkan pencariannya.


Setelah itu Clude menemukan dan memanen berbagai bahan seperti Moon Leaf, Ash Grass, Red Grass, serta beberapa Light Fruit.


Tidak terasa matahari sudah meninggi, Claude telah mengumpulkan banyak jenis bahan – bahan herbal sehingga kerangjangnya sekarang dalam keadaan penuh.


“Hmm mengapa aku merasa hari ini aku cepat sekali mengumpulkan herbal – herbal? mengapa ketika aku pergi bersama paman Tanhill keranjang ini terasa lama sekali penuhnya?” Claude bingung.


“Percuma juga aku memikirkannya, baguslah keranjang ini penuh dengan cepat jadi aku bisa pergi bermain sambil menunggu sore hari tiba” Claude meregangkan badannya.


-kruyukk-


Namun tiba – tiba perutnya berbunyi.

__ADS_1


“Ah sepertinya perutku minta diisi terlebih dahulu” Claude memegang perutnya, dan mengambil sebuah Red Apple dan mulai memakannya.


“Hmm apa aku pergi mencari kelinci dan ayam saja ya, daripada makan buah ini tidak mengganjal perutku sama sekali” meskipun berkata seperti itu Claude tetap memakan beberapa Red Apple dan Yellow Banana yang dia punya sembari mencari keberadaan beberapa hewan.


“Lah kemana para Wild Beast buruanku, mengapa tidak ada satu pun hari ini yang terlihat” Claude gusar karena tidak kunjung menemukan buruannya.


Tanpa Claude sadari ia berjalan semakin jauh dari kota, meskipun belum melewati batasan hutan luar, namun Claude tidak jauh dengan batas tidak tentu tersebut.


Ditengah pencariannya, tiba – tiba Claude mendengar banyak sekali langkah kaki tidak jauh dari tempatnya berada.


Merasa penasaran Claude berjalan mengikuti arah suara itu, dengan sikap waspada Claude segera menggunakan kemampuan Shadow Lost yang biasa ia gunakan ketika akan menyergap mangsanya.


Shadow Lost adalah sebuah keterampilan yang Claude buat sendiri melalui banyak pengalaman ketika Claude berusaha memburu para Wild Beast, kemampuan ini bisa menyembunyikan hawa keberadaan Claude sampai batas tertentu, kecuali lawannya terlalu kuat, atau menggunakan magic Detection Claude tidak bisa ditemukan.


Untuk memudahkan pergerakannya Claude menyembunyikan keranjangnya di tumpukan semak belukar terlebih dahulu, selepas itu barulah Claude mendekat kearah suara.


Setelah duduk di dekat semak – semak Claude membuka dedaunan itu dan kemudian melihat sekelompok orang sedang duduk beristirahat sambil menyantap makan siang mereka.


“Ah ternyata paman Warren dan kawanannya, ku kira siapa” Claude mengenali salah satu diantara mereka, dan dengan cepat menyimpulkan bahwa para petualang akan menjelajah area dalam hutan, dan untuk sementara mereka beristirahat disini.


“Ku kira aku akan mendapat sesuatu yang menarik” Claude menggelengkan kepalanya segera melepaskan kemampuannya.


“Siapa disana?” salah seorang petualang menyadari keberadaan Claude, petualang itu cukup kaget karena tidak bisa merasakan kehadiran Claude sampai sedekat ini.


“Aku Claude paman” jawab Claude nyegir kuda, Claude berjalan mendekat.


“Hey Little Claude apa yang kau lakukan disini, dimana pamanmu?”


‘Mengapa pertanyaan ini selalu muncul ketika aku bertemu seseorang’ Claude gusar “Aku disini sedang mencari herbal paman, dan sekarang aku sendiri karena aku sudah besar aku tidak lagi di temani pamanku”


“Oh ... terus dimana keranjang herbalmu?” salah satu petualang bertanya.


“He he aku tinggalkan disana, sebelumnya aku tidak mengetahui siapa kalian, jadinya aku sembunyikan terlebih dulu supaya nanti jika ada  bahaya aku dapat kabur dengan cepat”


“Pemikiran yang bagus nak” ucap Warren “Tapi tetap saja kau tidak boleh berkeliaran disini, area ini terlalu bahaya untuk anak kecil sepertimu ...”


-kruyuk, kruyuk-


Ditengah – tengah omongan Warren, tiba – tiba perut Claude berbunyi, dengan memegang perutnya Claude tersenyum canggung.


“Ha ha ha ha” semua petualang disana tertawa terbahak - bahak melihat ucapan Warren yang dipotong suara perut Claude.


“Ha ha ha, kau lapar nak? Ayo – ayo kemari kita masih punya banyak makanan disini, makan lah sebentar, setelah itu kau harus segera pulang ke kota, tidak apakan ketua?” salah seorang petualang meminta izin Warren.


Warren menghela nafas, “Yah kau makan dulu nak, setelah itu kau kembali ke kota, jika tidak aku akan memberitahu pamanmu, jika kau berkeliaran disini” ucap Warren.

__ADS_1


“Siap paman” Claude tidak sungkan ia segera bergabung dengan para petualang untuk makan siang, Claude sendiri adalah anak yang cepat bergaul oleh karena itu para petualang sudah lama mengenal Claude, ditambah dengan Tanhill yang selalu membantu mereka jelas saja para petualang ini memperlakukan Claude sebagai bagian dari mereka.


“Ngomong – ngomong paman, kali ini kalian memasuki hutan dalam untuk mencari apa?” Claude bertanya penasaran, karena tidak biasanya Warren meminpin pasukan utama asosiasi petualang Behemoth City pergi ke hutan dalam.


“Nak kau beruntung hari ini bertemu dengan kami, apa kau pernah mendengar sebuah bunga yang bernama Heaven Sun Lotus?”


“Heaven Sun Lotus ...” Claude merenung sebentar, sebelum terperanjat kaget oleh ingatannya sendiri “Kalian akan mencari bunga itu? Bukankah bunga itu sangat sulit ditemukan bahkan di area dalam sekalipun?”


“Ya itu benar nak, namun kali ini kita mendapatkan informasi umum mengenai letaknya, meskipun tidak spesifik tetap saja kita sebagai petualang harus pergi kesana dan memeriksanya, lagipula bayarannya kali ini sangat besar ha ha ha”


“Ho ... kuyakin orang itu sangat kaya dan berusaha sekali mendapatkan bunga itu” Claude menanggapi “Aku bertaruh orang itu berasal dari kekaisaran, mengingat khasiat dari Heaven Sun Lotus hanya keluarga utama dari Kaisar yang dapat memaksimalkan efeknya, ditambah dengan biayanya aku yakin dengan asumsiku, iya kan paman?”


“Ha ha ha, sayang sekali aku tidak tahu siapa orang yang memberikan tugas ini, hanya ketua yang mengetahuinya” petualang itu melirik kearah Warren.


“Ohhh” tiba – tiba sebuah ide gila terbesit dipikiran Claude.


“Paman Warren boleh aku ikut dengan kalian, aku ingin sekali melihat Heaven Sun Lotus, kau tahukan aku akan menjadi seorang Alchemis aku harus memperbanyak pengetahuanku tentang tanaman Herbal, dan ini kesempatan langka dimana aku akan melihat bunga yang legendaris” Claude berbicara panjang lebar memasang wajah memelasnya menatap Warren.


“Tidak, setelah kenyang kau segera pulang” Warren tidak bergeming.


“Ha ha ha, nak kau ingin ikut dengan kami, tunggulah 10 tahun lagi baru kami akan mempertimbangkan permintaan mu ha ha ha” beberapa petualang tertawa dengan permintaan Claude.


“Cih pelit sekali” Claude mencibir.


“Hey nak, kau jangan mencoba menipu kami, kami tahu kau sangat benci membuat pill, pamanmu sendiri yang sering membicarakannya dengan kami ketika kita minum bersama ha ha ha”


“Ah ... Ah ... aku sudah selesai makannya, paman – paman sekalian terimakasih atas makanannya, aku pamit pulang dulu ya” Claude malu dengan kebohongannya yang terungkap, dan cepat – cepat pergi meninggalkan kelompok paman tua ini.


Claude kembali mengambil keranjangnya, dan melanjutkan perjalanannya.


Hari ini Claude sedikit tidak puas, disamping ia mendapat beberapa herbal bagus tetap saja tidak membuat Claude bahagia, karena Claude tidak menemukan Wild Beast yang bisa ia jadikan sebagai objek latihan.


Beberapa jam kemudian Claude masih berkeliaran disekitar tepi hutan dalam, matahari beberapa saat lagi akan terbenam, Claude memutuskan untuk pulang, dengan raut wajah penuh kekecewaan Claude melangkah pulang.


Namun baru sebentar, kemudian Claude mencium sebuah bau harum yang memabukkan.


“Dari mana asal bau ini” Claude penasaran jiwa petualang nya memerintahkan Claude untuk memeriksa arah dari bau tersebut.


Tidak lupa Claude menggunakan Shadow Lost, Claude perlahan melangkah mendekati sebuah kolam, dan sesaat kemudian Claude dikejutkan dengan penemuannya sendiri.


“Heaven Sun Lotus !!!”


----------


jangan lupa tombol like di tekan ya teman - teman, terima kasih :)

__ADS_1


__ADS_2