My Own Path : Red Phoenix

My Own Path : Red Phoenix
Ch 50 – Pencegahan


__ADS_3

Semua Baron heran mendengar undangan mendadak dari Richard, tetapi mereka tidak bertanya lebih jauh dan memilih kembali ketempat mereka masing – masing.


“Yah malam memang belum terlalu larut, masih ada waktu untuk satu atau dua gelas minuman” ucap Baron Simon menyetujui permintaan Sir Richard.


“Kalau begitu mari Baron Simon” Sir Richard memimpin jalan menuju kereta kudanya.


Kini didalam kereta kuda, Baron Simon dan Sir Richard duduk berhadapan tidak berkata apa – apa, mereka berdua memperlihatkan ekspresi yang berbeda, Richard memejamkan matanya berusaha menikmati perjalanannya kembali ke Mansion kota, sedangkan Baron Simon terlihat kebingungan dengan keadaan ini.


“My Lord maafkan ketidaksabaranku ini, tapi apa yang ingin anda diskusikan berdua dengan saya?” Baron Simon bertanya penasaran, karena tidak biasanya Richard mengundang seseorang untuk urusan pribadinya, apalagi sekarang mereka sedang dihadapkan dengan persoalan para Goblin.


Mendengar pertanyaan Baron Simon, Richard membuka matanya dan kemudian menyodorkan secarik kertas kepada Baron Simon sembari menempelkan jari telunjuknya didepan bibir, tanda agar Baron Simon tidak bersuara saat membaca tulisan di kertas tersebut.


Baron Simon menerima kertas tersebut, dan kemudian membaca di dalam hatinya, dan kemudian terlihat ekspresi terkejut di wajah Baron Simon, ia melihat Sir Richard, dan Sir Richard mengangguk.


Akhirnya Baron Simon sedikit mengerti dan mulai menebak – nebak apa yang akan mereka berdua bicarakan, Baron Simon kemudian meremas kertas tersebut kedalam genggamannya dan kemudian melarutkannya dengan Water Spirit yang dimilikinya.


“Malam yang indah tuan, bintang tampak gemerlap sayang jika kita hanya melewatkannya begitu saja” Baron Simon mengalihkan pandangannya melihat taburan bintang yang menghiasi sang malam.


“Akhirnya anda mengerti, itulah sebabnya aku meminta anda menemaniku malam ini, tidak lengkap rasanya jika hanya aku sendiri yang menikmati indahnya malam ini” Richard menjawab.


“Haha terima kasih anda telah mengundang saya tuan, tetapi bisakah saya meminta anda mengeluarkan salah satu koleksi anggur terbaik milik anda?”


“Haha kau tidak perlu khawatir Baron Simon, Anggur terbaik adalah teman sejati yang bisa dipercaya untuk memuaskan kita malam ini” Richard tertawa.


“Haha ya anda benar, sekarang saya sedikit mengharapkan itu”


“Kau tidak perlu berharap, sebentar lagi kita akan melihatnya”


“... ... ...”


“... ... ...”


Dan obrolan pun terus berlanjut sampai tidak terasa kereta kuda telah sampai di Mansion Kota.


“Silahkan tuan” tampak beberapa pelayan datang menyambut Sir Richard dan Baron Simon.


“Mari Baron Simon” kemudian Richard berjalan didepan dan memimpin Baron Simon menuju ruang kerja pribadinya.


Sampai didepan pintu Sir Richard masuk terlebih dahulu, mengikuti dibelakangnya Baron Simon, namun Baron Simon berhenti di pintu kemudian, “Water Aura, Detection”

__ADS_1


Baron Simon menggunakan kekuatan Spiritnya untuk memeriksa seluruh ruangan kerja milik Richard, sebenarnya tindakan Baron Simon ini terbilang tidak sopan jika saja Baron Simon melakukannya secara tiba – tiba.


Namun karena mereka sedang dihadapkan dalam situasi berbahaya, dan fakta bahwa Magic Detection milik Baron Simon berada diatas milik Richard, Richard membiarkan Baron Simon melakukannya.


Beberapa saat kemudian sebuah kerutan muncul di dahi Baron Simon, dilihat dari ekspresinya jelas bahwa Baron Simon telah menemukan sesuatu.


“My Lord!!” Baron Simon berseru.


“Light Room, Seal” Richard langsung menangggapi.


“Water Room, Seal” diikuti juga Baron Simon yang sigap.


“Cih dia berhasil kabur” Baron Simon mendengus, “Anda benar tuan, ada seorang mata – mata ditempat anda, baru saja aku berhasil melacak keberadaannya, tetapi sayangnya pergerakannya terlalu cepat”


Baron Simon kini berbicara secara bebas, tidak perlu ada yang dikhawatirkan lagi dengan Magic Seal Room yang dilakukan oleh Sir Richard dan Baron Simon membuat ruangan tersebut kini memiliki dua lapis pertahanan, sekuat apapun magic penerobos, tetap tidak ada magic yang bisa langsung menerobos dua pertahanan magic sekaligus tanpa diketahui oleh penggunanya.


Jadi sekarang Sir Richard dan Baron Simon bisa bebas berbicara, tanpa takut ada yang akan menguping mereka.


“Sejak kapan anda menyadari ada seorang mata – mata bersembunyi didekat anda tuan?”


“Aku baru menyadarinya hari ini, itulah mengapa malam ini aku mengundangmu Baron Simon, karena setahuku tidak ada lagi yang lebih hebat dari anda mengenai magic detection”


“Sudah lama sekali berarti, tetapi ya memang harus kuakui lawan kita adalah seorang Assassin yang hebat, bahkan aku saja nyaris tidak menemukannya, dan mampu bereaksi secepat itu ditengah – tengah cast magic seal room, dari mana dia berasal” Baron Simon bingung sendiri, “Apa yang membuat anda menyadari hal ini?”


“Melalui hal ini pun, aku akan terlihat bodoh jika bahkan aku tidak mengetahui bahwa informasi telah bocor, dan berarti ada mata – mata di mansionku”


“Tetapi aku tidak mengetahui siapa itu, jadi langkah pertama yang kuambil adalah memanggil mu ke Mansionku untuk melacaknya, siapa tahu mata – mata ini bersembunyi tetapi tidak berbaur dengan pelayan disini dan hasilnya ternyata benar” ungkap Richard.


“Tetapi anda juga tetap harus memeriksa para pelayan di Mansion ini, kita tidak boleh memberikakan celah sekecil apapun bagi mereka yang berniat mencelakai anda” saran Baron Simon.


“Ya kau benar, aku juga berpikir seperti itu”


“Sebelumnya aku akan menghormati jasad dari Coda, dia telah melakukan tugasnya dengan baik” Baron Simon teringat Coda. “Jadi apa yang anda dapatkan dari hutan tuan?” Baron Simon menanyakan maksud dari diundangnya malam ini, karena menurut isi kertas tadi, semuanya berkaitan dengan apa yang ditemukan Sir Richard di hutan.


Kemudian Richard menceritakan semua informasi yang didapatnya dari Ashura, melihat jasab Coda, mayat Golden Monkey, tidak lupa juga kegelisahannya terhadap Wild Beast yang kemungkinan bisa berubah menjadi manusia, dan terakhir Richard memberitahu Baron Simon mengenai identitas Wen Qi yang menjadi salah satu pengejar putrinya.


“Wen Qi? Wanita yang selalu bersama dengan Baron Lim? Tapi mengapa dia ada disana? Tunggu ... tunggu apakah mungkin?” Baron Simon mulai menerka – nerka.


“Aku juga berpikiran seperti itu Baron” Richard seakan mengerti apa yang dipikirkan Baron Simon.

__ADS_1


“Aku benar – benar tidak menyangkanya jika Wen Qi salah satu yang mengejar putri anda, bisa jadi kelompok Baron Lim lah yang mengincar anda, dan kalau boleh aku berspekulasi bukankah Golden Monkey juga berarti salah satu bagian dari kelompok Baron Lim”


“Jika hal itu benar bukankah kekaisaran juga sudah dimasuki oleh mereka, mengingat Baron Lim kan berasal dari kekaisaran juga, apa yang harus kita lakukan sekarang tuan, bukankah kita juga harus memberitahu pihak kekaisaran?” ucap Baron Simon.


“Ya kau benar, aku juga berpikir bahwa kekaisaran juga sudah dimasuki oleh para Wild beast ini, tetapi yang jadi permasalahannya adalah kita tidak mengetahui cara untuk membedakan mereka”


“Ya anda benar, tetapi apakah memang tidak ada catatan yang berisi informasi cara membedakan mereka tuan?”


“Sejauh yang kutahu tidak ada, jadi untuk saat ini lebih baik kita simpan informasi ini untuk kita saja, karena kita sendiri juga tidak mengetahui mana pihak kekaisaran dan mana yang bukan, jika sampai kita salah memberitahu, aku yakin para Wild Beast ini tidak akan berdiam diri begitu saja”


“Bagaimana dengan keluarga besar anda tuan?” Baron Simon adalah satu – satunya orang di Behemoth City yang mengetahui identitas asli dari Richard, oleh karena itu Richard sangat percaya dengan Baron Simon.


“Aku sendiri sudah lama tidak berhubungan dengan mereka, dan juga apabila mereka tahu memang apa yang bisa mereka lakukan, kau juga tahu keadaan dikekaisaran sekarang seperti apa” dengan nada datarnya Richard menjawab ucapan Baron Simon.


“Ya anda benar, sejak Kaisar baru naik tahta, orang – orang yang tidak mendukungnya akan berakhir ditiang pancung, tetapi apakah mungkin keluarga anda juga bersikap sama seperti anda sekarang?” Baron Simon berspekulasi.


“Mungkin saja, tetapi sekarang yang terpenting adalah bagaimana caranya kita mempertahankan kota ini terlebih dahulu, masalah kekaisaran kita pikirkan nanti”


“Anda benar tuan, kita tidak bisa mengabaikan hal ini, sekecil apapun kemungkinannya kita tidak bisa mengabaikannya jika hal tersebut berpotensi menjadi masalah lain untuk kita”


“Nah maka dari itu, yang aku inginkan sekarang adalah kita bisa fokus dalam menghadapi para Goblin saja, untuk mencapai hal itu aku ingin meminta bantuan anda Baron Simon, aku minta agar anda mengawasi pergerakan dari kelompok Baron Lim”


“Baik tuan, aku akan melaksanakannya” Baron Simon menyanggupi tugas yang diberikan Richard kepadanya.


***


Sementara itu jauh dikedalaman hutan, tepatnya di Goa tempat bersarangnya para Goblin, mereka kedatangan sekelompok kecil Goblin yang memiliki fisik yang berbeda dari para Goblin lainnya.


“Oldie Tribal datang, dimana pemimpin kalian?” Goblin Knight yang bertugas mengawal Oldie Tribal berteriak keras.


Mendengar teriakan tersebut membuat para Goblin berhenti dari segala kegiatan mereka, dan berbalik melihat kearah sumber suara, sesaat kemudian para Goblin ini segera menyadari identitas ketiganya dan secara naluriah mereka bersorak sorai menyambut kedatangan pemimpin agung mereka.


Ditengah – tengah sorak sorai para Goblin, tampaklah Goblin Chief segera datang menyambut sang Oldie Tribal.


“Selamat datang Oldie”


“Oh jadi kau pemimpin disini Goroda, bagus ... bagus ...” Oldie Tribal terkekeh ketika melihat pemimpin kelompok ini adalah Goroda salah satu anak didiknya yang masih bertahan hidup.


“Bagaimana persiapan kalian?”

__ADS_1


----------


jangan lupa tombol like di tekan ya teman - teman, terima kasih :)


__ADS_2