
“Sir Richard!!”
“Sir Richard ada disini!!”
Tiba – tiba terdengar suara keras menggema mambuat perhatian para masyarakat tertuju pada satu arah tertentu, dan kemudian mereka melihat sosok pemimpin kota yang berjalan mendekati panggung aula.
“Para wargaku sekalian, aku harapkan kalian untuk tenang, aku disini malam ini akan menjelaskan apa yang sebenarnya telah terjadi, menjawab pertanyaan – pertanyaan kalian, tapi sebelum itu aku ingin meminta sesuatu pada kalian ...” Richard menahan ucapannya.
Suasana menjadi hening, semua orang menantikan apa yang akan diucapkan oleh pemimpin kota, oleh Sir Richard.
Setelah melihat suasana menjadi hening, Sir Richard tersenyum lembut dan melanjutkan “Percayalah padaku”
Singkat, padat dan jelas itulah yang dikatakan Sir Richard, meskipun begitu ucapannya membawa efek yang signifikan kepada para masyarakat.
Setelah bertahun – tahun mereka dipimpin oleh Sir Richard, melihat Sir Richard berjuang demi kesejahteraan mereka, membantu para masyarakat yang membutuhkan, mengelola kota, memberikan kehidupan yang layak untuk masyarakatnya, karena semua hal itu para masyarakat ini sudah sejak lama menumbuhkan kepercayaan yang kuat terhadap Sir Richard atas kepemimpinannya.
“Woaaahhhh Hidup Sir Richard!!”
“Hidup Sir Richard!!”
“... ... ...”
Mendengar ucapan pemimpin mereka, membuat semua masyarakat ini tenang, dan keadaanpun berbalik, yang pada awalnya mereka bertanya, berteriak dengan nada putus asa, sekarang semangat kepercayaan terasa dalam setiap teriakan serempak yang mereka lakukan.
Melihat para warganya kembali bersemangat Sir Richard bersyukur, setidaknya kepercayaan masyarakat masih menjadi miliknya, kemudian Sir Richard membiarkan mereka berteriak sedangkan ia berjalan dan bergabung dengan para bangsawan lainnya di panggung aula.
“Selamat datang My Lord” Baron Simon menundukan kepala menyambut kehadiran Sir Richard.
“Selamat datang My Lord” diikuti juga secara serempak oleh bangsawan lainnya dibelakan Baron Simon.
“Kuterima salam kalian” Richard melambaikan tangannya, “Sekarang bagaimana dengan tugas kalian masing – masing, sudahkah ada jawaban dari kota – kota sekitar?” Richard segera menanyakan progres dari rencananya.
“My Lord, Jared pemimpin dari Red Flower City telah menerima panggilan dan surat dari anda, tetapi mereka belum menjawab dengan pasti apakah mereka akan bergabung membantu kita atau tidak” Baron Simon yang pertama memberikan laporannya.
“Mengapa seperti itu? Bukankah hubungan kita dengan mereka baik – baik saja, mengapa sekarang mereka menunda – nunda permintaan darurat kita?” Richard mengerutkan keningnya.
“Maaf my Lord kuharap anda tidak salah paham terlebih dahulu, mereka mempunyai alasan nya tersendiri” Baron Simon segera menjawab ucapan Richard.
“Katakan”
“Alasan mereka belum menjawab panggilan anda adalah karena disekitar Red Flower City juga ditemukan jejak sekelompok Goblin, meskipun itu hanya sebuah jejak mereka tidak mungkin mengabaikannya, jadi mereka akan memastikan terlebih dahulu apakah Red Flower City aman dari para Goblin, sebelum menjawab panggilan anda, Lord Jared juga meminta maaf atas keputusannya tersebut, dan meminta pengertian anda My Lord” Baron Simon menjelaskan.
__ADS_1
“Hmm jadi seperti itu” Richard mengangguk, setelah mendengar alasannya Richard mengerti, memang sebelum membantu tetangga seorang pemimpin harus memastikan rumahnya sendiri aman dari bahaya.
“Baiklah aku mengerti, sekarang bagaimana dengan kalian?” Richard berbalik kearah Baron Yorda dan Baron Trixie.
“Lord Lars dari Throne Bite City telah menjawab panggilan anda my Lord, dan segera setelah persiapan mereka selesai, Lord Lars sendiri yang akan memimpin pasukannya membantu Behemoth City” Trixie maju dan melaporkan.
“Lady Haze dari Stone Lake City juga sama telah menjawab panggilan anda, dan setelah persiapan mereka selesai, mereka akan segera berangkat dan bergabung dengan pasukan kita” Terakhir Yorda memberikan laporannya.
(Lord untuk panggilan pemimpin laki – laki, Lady untuk panggilan pemimpin perempuan)
“Bagus, sesuai harapanku” Richard puas dengan laporan dari para Baron ini.
Setelah semua Baron menyelesaikan laporannya mereka bertiga serempak melirik kearah Zen Yang yang kali ini datang sebagai perwakilan dari Baron Lim.
Melihat hal tersebut Richard segera memberitahu “Mungkin kalian belum mengetahuinya, tetapi Baron Lim telah memberikan laporannya padaku bahwa pasukan kekaisaran telah bergerak untuk membantu kita, para pasukan kini sedang dalam perjalanannya”
Mendengar pembelaan Richard, Zen Yang mengangguk, sementara ketiga Baron menghela nafas lega, dengan bala bantuan dari kekaisaran segera tiba mereka semakin yakin untuk menghadapi para Goblin ini.
“Dimana Baron Lathias?”
“Seperti yang anda perintahkan, sekarang Baron Lathias sedang membantu Warren dan para petualang lainnya dihutan” Baron Yorda datang menjawab pertanyaan Richard.
“Bagus, sekarang mari kita tenangkan para masyarakat karena tanpa dukungan mereka kita akan sulit menghadapi semua ini” Richard tersenyum dan berbalik kembali menghadap kepada masyarakat yang kini sudah tenang siap mendengarkan semua perintah Richard.
Suasana berubah menjadi hening, semua orang siap mendengarkan ucapan Richard.
“Baiklah mari kita mulai, pertama berita mengenai keberadaan Goblin itu memang benar adanya, sekelompok Goblin diketahui telah bersarang dihutan area dalam tidak jauh dari Behemoth City”
“Tetapi kalian semua tidak perlu khawatir, karena kami sedang berusaha mencegah para Goblin ini sampai menyerang Behemoth City”
“Adapun langkah – langkah kami adalah membangun pos penjagaan disekitar perbatasan area dalam hutan, dalam hal ini para petualang yang bertugas, seperti yang kalian sadari para petualang mulai berkurang di Behemoth City karena mereka pergi bertugas diperbatasan”
“Dan untungnya sampai saat ini para Goblin itu belum bergerak, mereka masih berdiam diri disarangnya”
“Selain itu, kami juga meminta bantuan dari kota – kota sekitar, seperti Red Flower City, Stone Lake City, dan Throne Bite City, jadi kemungkinan dalam beberapa minggu kedepan kota kita akan kedatangan tiga pasukan dari kota tersebut”
“Ditambah dengan pasukan kekaisaran yang sedang dalam perjalanan untuk bergabung dengan kita, dan mungkin pasukan dari Mountain Sage Kingdom juga akan datang membantu kita”
“Jadi aku akan meminta kerjasamanya dari kalian semua masyarakat Behemoth City untuk menyambut dan membantu keperluan dari para pasukan ini” Richard menjelaskan rencananya dan mencoba menenangkan hati masyarakatnya.
“Tuan maafkan atas kelancanganku, tapi bolehkah saya berrtanya tuan” tiba – tiba ada seorang warga yang berbicara ditengah keheningan tersebut.
__ADS_1
“Silahkan”
“Jika para Goblin ini berhasil menerobos para pasukan dan menyerang Behemoth City, apa yang akan kita lakukan?” pertanyaanya didukung dengan beberapa anggukan dari para warga disekitarnya.
“Pertanyaan bagus, meskipun aku yakin dengan kekuatan gabungan dari para pasukan ini, tetapi kita tidak boleh mengabaikan skenario terburuknya, kalian jangan khawatir aku juga sudah memikirkannya”
“Itulah mengapa aku membuat sebuah tower pengawas diarea perbatasan hutan, karena dengan tower itu para petualang akan bergantian mengawasi para Goblin dan jika para petualang rasa tidak sanggup menghadapi mereka, maka mereka akan memberitahu kita untuk segera mengungsi, dan aku juga sudah mengamankan jalan menuju White Lake City untuk tempat pengungsian kita”
“Adapun jika semua pasukan telah berkumpul di kota ini, kami tidak akan menunggu sampai para Goblin itu datang menyerang, kami sendiri yang akan membantai mereka terlebih dahulu” masih dengan sikap tenangnya Richard merinci satu persatu rencana mereka.
Richard tidak bermaksud menutup – nutupi rencananya dengan para bangsawan, karena menurutnya lebih baik rakyatnya tahu yang sebenarnya dari pada harus gelisah terombang – ambing dan mudah diperdaya oleh sekelompok orang yang mencoba memecah belah mereka.
“Maka dari itu dimulai hari ini, aku berharap kalian semua mulai bersiap – siap berkemas, agar ketika waktunya tiba kalian bisa langsung berangkat mengungsi dengan cepat, meskipun aku sendiri juga tidak mengharapkannya tetapi tidak ada salahnya kita bersiap”
“Satu hal lagi, seperti kataku, kuharap kalian masih mempercayai dan mendukungku untuk melindungi Behemoth City, kota tercinta milik kita bersama” Richard mengakhiri penjelasannya dengan menundukan kepalanya.
Melihat pemimpin mereka kembali menundukan kepalanya membuat semua orang yang hadir tersentuh, memikirkan seberat apa tugas yang harus dipikul olehnya, perasaan tersebut menyatukan tekad semua orang yang hadir.
“Woaaahhhh Hidup Sir RIchard!!”
“Hidup Sir Richard!!”
“... ... ...”
Teriakan – teriakan menyerukan nama Sir Richard pun kembali terdengar, melihat hal tersebut para bangsawan kemudian bergerak maju menenangkan dan membujuk mereka agar membubarkan diri dan kembali ke rumah mereka masing – masing.
Setelah mendengar beberapa penjelasan lanjutan dari para Bangsawan akhirnya semua orang yang berkumpul mulai kembali kerumah mereka masing – masing, secara berangsur – angsur aula kosong kembali.
Setelah tinggal para bangsawan kota yang masih berada di panggung aula, Sir Davos dan Sir George saling berpandangan dan menganggukkan kepala masing – masing, dan secara bersamaan mereka berdua, berjalan dan berlutut menghadap kearah Sir Richard.
“Tuan maafkan kami yang lalai dalam mengatasi informasi diantara masyarakat, sampai menimbulkan kejadian seperti ini” Sir Davos langsung meminta maaf.
“Ya maafkan saya juga tuan, meskipun saya tahu apa penyebabnya, tetapi saya tidak bisa mencegah mereka menyebarkan desas desus tersebut” Sir George juga meminta maaf.
“Sudahlah aku tidak akan menyalahkan kalian, fakta bahwa kabar ini begitu cepat tersebar tidak mungkin bisa kalian kontrol berdua saja, dan sudah jelas juga bahwa ada seseorang yang bermain dibelakang layar, maka dari itu mulai sekarang kita tidak perlu menahan lagi informasi untuk para rakyat, karena bisa saja kejadian seperti ini terulang kembali”
“Baik tuan” semua yang hadir disana setuju dengan pemikiran Richard.
“Kurasa semua masalahnya sudah selesai, dan malam juga sudah larut, sebaiknya kalian pulang kerumah masing – masing dan beristirahatlah, karena besok masih banyak hal yang harus kita lakukan” Richard membubarkan kerumunan, kecuali satu orang.
“Ah untuk Baron Simon, Bisakah anda ikut denganku ke Mansion Kota, ada sesuatu yang ingin aku diskusikan secara pribadi dengan anda Baron Simon” Richard tersenyum penuh arti kearah Baron Simon.
__ADS_1
----------
jangan lupa tombol like di tekan ya teman - teman, terima kasih :)