My Own Path : Red Phoenix

My Own Path : Red Phoenix
Ch 16 – Sun Refine Pill


__ADS_3

Terlihat sebuah Kristal berukuran sekepalan tangan berwarna hijau berkemilauan berada dibagian atas tengkorak Poison Stinger.


Kristal tersebut merupakan Soul Kristal, setiap Wild Beast memiliki kristal seperti ini, ukurannya tergantung dari ranah Wild Beast itu sendiri, biasanya kristal ini ditemukan pada Wild Beast level 2 keatas.


Alasan para petualang memburu Wild Beast disamping untuk mendapatkan bahan – bahan untuk Alchemy dan Forging, mereka juga mencari Soul Kristal.


Tergantung dari jenis dan perbedaan ranah, Soul Kristal ini dapat membantu para petualang menaikan ranah mereka.


Tidak sembarang orang bisa langsung memakai Soul Kristal, seperti Soul Kristal Poison Stinger ini dengan warnanya yang hijau, Soul Kristal ini memiliki kekuatan racun yang tinggi, orang yang memakainya harus mereka yang mempunyai Martial Spirit sejenis racun, ataupun para Alchemis yang terbiasa dengan racun.


Namun jika seseorang yang bukan kriterianya memaksa mengolahnya kemungkinan pastinya adalah orang itu akan mengalami kemacetan dalam pertumbuhan ranahnya, sedangkan kemungkinan terburuknya adalah kematian itu sendiri.


Sedangkan untuk perbedaan ranah, seperti kali ini Poison Stinger berada di puncak level 3 yang setara dengan ranah Elite puncak, berarti Soul Kristal ini hanya efektif digunakan untuk orang – orang yang berada di bawah ranah tadi, sedangkan untuk mereka yang berada diranah master keatas, Soul Kristal ini tidak berguna sama sekali.


Tentunya menaikkan ranah dengan menggunakan Soul Kristal juga bukan tanpa hambatan.


Setiap kali seseorang menyerap telah energi Soul Kristal, mereka harus meminum beberapa Cleansed Heart Pill yang berguna untuk membersihkan sisa - sisi energi negatif dari Soul Kristal.


“Ok, aku akan mengambil Kristalnya sekarang” Claude mencongkel Kristal Hijau tersebut, kemudian Claude membungkusnya dengan beberapa helai daun kemudian menempatkan kristal tersebut dikeranjangnya.


“Sekarang kita berpindah ke taring nya, ya taring Poison Stinger sangat berguna untuk para Forger tua dikota” Claude kembali mencongkel bagian taring Poison Stinger semua prosesnya berjalan dengan mudah.


“Aku tidak tahu berapa harga dari 3 barang ini” Claude menunjuk pada Soul Kristal dan dua taring “Namun jika ku jual setidaknya aku bisa membeli pakaian yang bagus untukku dan paman” Claude tersenyum cerah membayangkan aliran koin yang akan diterimanya nanti.


“Yah malam telah benar – benar larut, aku harus segera pulang” Merasa tidak ada lagi yang mesti dilakukan, Claude segera berlari dengan arah menuju kota.


Tidak ada hal aneh yang terjadi sepanjang perjalanan Claude pulang ke kota, karena area luar kota selalu dalam keadaan aman baik siang hari maupun malam hari.


Beberapa saat kemudian Claude sampai di gerbang timur, terlihat beberapa prajurit kota sedang menjaga gerbang.


“Paman tolong buka kan pintunya” Claude berteriak dari balik pintu kecil disamping gerbang.


“Hey nak, darimana saja kau? Kenapa kau baru pulang selarut ini?” tanya seorang prajurit sembari membukakan pintu untuk Claude.


“He he, maaf paman aku terlalu fokus mencari tanaman herbal, sehingga aku lupa bahwa hari sudah malam” Claude tersenyum polos memperlihatkan wajah tanpa dosanya.


“Hey bocah, jika kau ingin beralasan, cari alasan yang lebih masuk akal” Prajurit itu menghela nafas “Lain kali, pulanglah lebih awal, meskipun aku tahu Tanhill adalah pamanmu, tetapi kau jangan mengikuti kebiasaan buruknya mengerti”


“Siap aku mengerti paman” jawab Claude cepat.


“Sudah sana segera pulang, pamanmu pasti mengkhawatirkan mu” prajurit itu membiarkan Claude lewat.

__ADS_1


“Terima kasih paman, maaf merepotkanmu” Claude menundukan kepalanya, kemudian berjalan menuju rumah pamannya.


“Hmm paman Tanhill mengkhawatirkan ku? Rasanya tidak mungkin” Claude memikirkan ucapan prajurit tadi, dan kemudian menggeleng – gelengkan kepalanya.


Berbeda dengan pemikiran Claude, Tanhill sekarang benar – benar tengah gelisah, ia berjalan bolak – balik di dalam rumahnya tidak tenang memikirkan Claude yang tidak kunjung pulang.


“Anak sialan itu, kemana ia pergi? Mengapa sampai saat ini anak itu belum pulang? Apa aku harus keluar dan mencarinya? Tidak ... tidak ... tidak ... jika ku lakukan anak itu akan merasa aku mengkhawatirkannya, dan akan mengejekku selama sisa hidupnya”


“Ok Tanhill tenangkan pikiranmu, anak itu baik – baik saja, kau tunggu saja sebentar lagi anak itu akan pulang” Tanhill menarik nafasnya sebentar untuk kemudian.


“Apa telah terjadi sesuatu dengannya? Apa ada seseorang yang telah menangkapnya? Apa ia terluka? Arghhhh .....” Tanhill menjambak rambut dikepalanya “Dasar anak sialan, akan ku marahi kau habis – habisan ketika kau pulang nanti” Tanhill mendengus, tetapi tidak mengurangi rasa khawatirnya.


-kriettt-


Beberapa saat kemudian terdengar suara pintu yang terbuka, mendengar itu Tanhill segera duduk di depan meja, dengan secangkir teh panas yang dipegangnya Tanhill bersikap tenang, tidak terlihat lagi kepanikan Tanhill beberapa saat yang lalu.


“Paman aku pulang” Claude beteriak dari luar seraya masuk ke dalam rumah, Claude melihat Tanhill sedang duduk tenamg mengisap teh pahitnya ‘Tuh kan benar apa yang ku pikirkan, paman Tanhill tidak akan mengkhawatirkanku’ guman Claude di dalam hatinya.


“Hey anak sialan, mengapa kau pulang telat sekali, lihat hari sudah malam tidakkah aku mengingatkanmu untuk pulang lebih awal”


“Tidak !” jawab pendek Claude.


“Kau ... apa yang terjadi, mengapa kau pulang larut malam seperti ini” Tanhill melihat busur dan anak panah yang terlihat masih utuh. “Sepertinya kau juga tidak banyak berlatih, cepat ceritakan apa yang terjadi”


“Aku tidak terlalu yakin, hal apa yang bisa membuatku terkejut, terlebih hal itu keluar dari mulutmu mu, cepat ceritakan saja apa yang terjadi” Tanhill meremehkan Claude.


Claude masih tersenyum bangga, mengambil beberapa barang dari keranjangnya.


“Paman coba kau lihat ini” Claude memperlihatkan sebuah kristal yang di bungkus beberapa helai daun.


Tanhill tertegun.


“Kau ... kau ... bagaimana bisa kau mendapatkan bunga ini, terlebih bunga ini sudah mengkristal apa yang telah kau lakukan, tidak ... tidak ... apa yang sebenarnya terjadi, apa yang kau temukan? Cepat ceritakan” Tanhill kehilangan ketenangannya, ia terlalu kaget setelah melihat Heaven Sun Lotus.


“Aku juga tidak tahu paman, aku menemukan bunga ini, di tengah sebuah kolam di pinggiran area hutan dalam, ketika aku memetiknya aku menggunakan Flame Spiritku, dan hal inilah yang terjadi, justru aku ingin bertanya, sebenarnya apa yang terjadi dengan bunga itu, mengapa bunga ini berubah menjadi sebuah kristal paman?”


“Oh jadi seperti itu” Tanhill akhirnya mengerti apa yang terjadi “Kau memang beruntung nak” Tanhill tidak menjelaskan lebih.


“Ya aku memang beruntung tetapi sial juga diwaktu yang sama” Claude mendumel, membuka ketiga barang yang dibungkusnya dengan dedaunan.


“Apa maksudmu ... ”Tanhill tidak melanjutkan ucapannya, ia kembali tertegun melihat sebuah Soul Kristal dan 2 buah taring ular yang cukup besar “Ceritakan ...”

__ADS_1


“Ya ...” kemudian Claude menceritakan semua yang terjadi, termasuk dirinya yang heran dengan Flame Spirit yang ia miliki, namun Tanhill tidak menjawab pertanyaan Claude, Tanhill beralasan ia juga tidak mengetahui Flame Spirit jenis apa yang ia miliki.


Setelah menceritakan semuanya, Claude tersenyum cerah.


“Paman jika kita jual semua ini, kita akan menjadi kaya, kau bisa mengganti panci gosongmu itu, dan membeli yang baru yang jauh lebih bagus”


“Kau anak bodoh, mengapa kita harus menjual semua ini, kau tidak mau menggunakannya untuk dirimu sendiri?”


“Eh, apa semua ini berguna untukku, tetapi kurasa jika kita menjualnya manfaatnya akan lebih besar untuk paman”


“Hei bocah sialan, sejak kapan kau sedermawan ini, kau sendiri yang mendapatkannya, sudah seharusnya kau yang mendapatkan manfaat nya, mengapa kau harus repot – repot memikirkanku”


“Tetapi jika kau bersi keras, maka aku akan mengambil Soul Kristal ini, Soul Kristal ini tidak berguna untukmu, dan aku membutuhkannya, bagaimana apa kau keberatan” Tanhill mengakhiri ucapannya dengan mengambil Soul Kristal memasukannya kedalam Storage ring.


“Aku tidak keberatan paman, tapi paman apa aku bisa menggunakan bunga ini, dan untuk apa taring – taring Poison Stinger itu?” Claude tidak mengerti maksud pamannya.


“Sudahlah kau akan tahu nanti, sekarang kau pergilah makan, dan kemudian istirahatkan tubuhmu, kau pasti lelah sekali, sisanya biarkan paman mu ini yang mengurusnya” Tanhill kembali tidak menjelaskan apa – apa.


“Iya paman” Claude tidak bertanya kembali.


Claude tahu, sepenasaran apapun dirinya, jika pamannya tidak ingin memberitahu Claude maka pamannya tidak akan memberitahu, tetapi jika sebaliknya, tanpa Claude tanyakan pun pamannya akan menjelaskan.


Claude pergi menuju dapur mengambil makanannya, setelah itu Claude pergi tidur ke kamarnya, benar ucapan Tanhill, Claude terlalu lelah hari ini.


Sementara itu Tanhill sedang merenungkan sesuatu sambil melihat Heaven Sun Lotus yang berada di tangannya.


“Takdir berjalan begitu saja, bahkan Heaven Sun Lotus pun mendatanginya” Tanhill memasukan kedua taring kedalam Storage ringnya kemudian membawa keranjang dan Heaven Sun Lotus keruangan Alchemy nya.


“Kebetulan aku mempunyai cukup bahan pendukungnya” Tanhill mempersiapkan Cauldronnya bersiap menyuling sebuah pill “Sepertinya malam ini aku akan bergadang lagi”


Pagi harinya Claude terbangun oleh aroma pill yang memabukkan.


“Ah bau apa ini” Claude bangun mendudukan badannya, mengucek kedua matanya dan kemudian kaget sendiri “Sial, aku terlambat” Claude segera bangun dan keluar kamar.


Bersamaan pula dengan pamannya yang keluar dari ruangan Alchemy, dengan wajah penuh dengan kelelahan.


“Nah kebetulan sekali kau bangun, ambil ini” Tanhill menyodorkan satu botol giok ke tangan Claude.


“Apa ini paman?”


“Sun Refine Pill”

__ADS_1


----------


jangan lupa tombol like di tekan ya teman - teman, terima kasih :)


__ADS_2