Nasib Wanita Malang

Nasib Wanita Malang
kesal


__ADS_3

"Oh ya besok Naila mau ketemu kamu,kangen katanya",ucap Dion Dan langsung mematikan telpon sepihak.


"Gimana sih ini orang main matiin aja telpon nya,belum sempat aku ngomong,omel Dina.


Tina yang kesal karena sedari tadi dia menelpon Dion tapi nomor Dion selalu sibuk,Tina pun akhirnya menelpon Tika.


"Tan,Dion kemana sih dari tadi aku telpon enggak di angkat",adu Tina dengan kesal.


"Dion lagi Di kamar nya Naila Nemenin Naila tidur, Emang ada apa Tin",tanya Tika yang tidak mengerti.


"Tante gimana sih katanya mau deketin aku sama Dion,mana sampai sekarang Dion selalu menghindar dari aku.


"Kok kamu nyalahin Tante harus nya kamu lebih mengerti cara deketin Dion,gimana sih itu aja kamu enggak bisa",sewot Tika.


Tika pun langsung mematikan telpon secara sepihak,dan membanting nya di tempat di tidur karena kesal.


Akhirnya Tika memutuskan keluar menemui Aldi pacarnya di bar. Aldi yang melihat kedatangan kekasih nya bertanya.


"Ada masalah apa kamu baby",ucap Aldi ketika Tina sudah duduk di dekatnya.


"Itu loh sih Dion susah bener di deketin,Mama dia beberapa hari lagi akan melangsungkan pernikahan dengan cewek kampung itu,Tapi aku penasaran sih dia seperti apa",adu Tina dengan kesal.


Aldi yang merasa cemburu karena Tina selalu mengejar Dion,tapi Aldi hanya bisa Diam Tina selalu bilang mau balas dendam,walaupun Aldi yakin bahwa Tina bukan hanya untuk balas dendam melainkan memang menyukai Dion.


"Kamu Akhiri saja niat kamu untuk membalas dendam Toh Dion pun sama sekali tidak melirik kamu",ucap Aldi menyindir.


" Pokok nya kamu harus bantu aku menghancurkan hidup Dion dan membuat keluarga nya menderita",paksa Tina kepada kekasih nya.


"Baiklah aku akan membantu kamu dengan satu syarat,Kamu harus menjauhi Dion dari sekarang ",ucap Aldi.


"Enggak bisa gitu dong",jawab Tina gugup.


"Kenapa enggak bisa,bukan nya kamu ingin membalas dendam karena kematian kakak kamu kan,jangan bilang kalau kamu menyukainya",geram Aldi sambil menggebrak meja.


Aldi pun langsung pergi meninggal kan Tina yang syok melihat Aldi yang sangat marah.


sedang kan di Apartemen,Dina yang sedang asik membaca novel online mendengar langkah kaki seseorang mendekat.

__ADS_1


Tap...tap... tap.


tak lama dari itu terlihat lah Dion bersama Naila yang di gendong Dion.


"Tante....., ucap Naila langsung turun daru gendongan sang Papa,Lalu berlari menghampiri Dina.


"Sayang,tante kangen tau sama Naila, Gimana kabarnya Naila",ucap Dina lembut dan terus menciumi pipi Naila,hingga membuat Naila kegelian.


"Tante udah dong geli Naila nya",ucap Naila cemberut,Dina pun langsung tertawa karena merasa lucu dengan tingkah Naila..


Dion merasa di abaikan pun mendekat. " Jadi kalau udah ketemu Tante cantik Papa di lupain nih", ucap Dion pura² merajuk.


"Papa sini dong peluk kita",ucap polos Naila.


Dion pun langsung melihat kearah Dina yang salah tingkah dan tidak lupa dengan muka yang sudah seperti kepiting,Dion mendekat sengaja ingin menggoda Dina.


Dina yang melihat Dion semakin mendekat menjadi sangat gugup.Ketika Dina yang sudah menunduk karena gugup dia tidak merasakan pelukan Dion,akhirnya Dina mendongak dan mendapati Dion yang berjalan ke sofa sambil tersenyum kepadanya.


"Enggak mau a... Papa mau duduk aja", ucap Dion sambil menahan tawa melihat reaksi Dina yang menurut Dion sangat menggemaskan.


"Eh iya bapak mau minum apa?" kata Dina tidak berani menatap Dion lama.


"Air putih dingin aja", gerah ya di sini padahal Ac nya hidup, Goda Dion lagi.


Dina pun langsung mengambil air di belakang tanpa meladeni Dion yang terus menggoda nya.


"Ini pak minum nya,Naila mau minum juga sayang", tanya Dina melihat kearah Naila.


"Enggak Tan,Naila enggak haus", ucap Naila yang sibuk menonton film animasi.


"Ayo Din kita ke butik,nanti kemalaman pulang nya",ajak Dion.


"Tunggu sebentar pak saya ganti baju dulu", Pamit Dina dan langsung menuju kamar.


Dina kali ini memakai dress berwarna oren dengan sedikit hiasan manik² di bagian leher,Dina tanpa memakai make up dan hanya mengoleskan sedikit lipstik natural.Dina yang merasa penampilan nya sudah sempurna,mengambil tas kecil dan menuju keberadaan Dion.


Dion yang melihat Dina keluar sampai tak berkedip melihat kecantikan Dina yang alami tanpa polesan make up dan hanya memakai lipstik natural.

__ADS_1


Dina yang melihat Dion terpesona melihat nya Dina pun berniat membalas menggoda Dion.


"Mau sampai kapan bapak terpesona melihat saya,sampai² saya panggil enggak denger",ucap Dina sambil mengulum senyum.


"Eh iya ayo kita berangkat ntar kemalaman ucap Dion yang merasa Dina membalas nya karena kejadian tadi.


"Naila sayang ayo kita berangkat", panggil Dion dan langsung menggendong Naila.


Mereka berjalan layaknya keluarga yang bahagia,Sampai di mobil,Naila memaksa ingin duduk di belakang. Akhirnya mau tidak mau Dina Duduk di samping Dion.


Dion yang merasa Putrinya pengertian dan melihat ekspresi Dina yang cemberut hanya mampu mengulum senyum.


"Papa pulang nanti mampir main ya,Naila pengen main di temenin Papa sama Tante Cantik",ucap Naila penuh harap.


"Iya sayang,pulang nanti kita mampir,tante Dina pasti mau kok",ucap Dion tanpa bertanya terlebih dahulu.


Dina yang merasa kalau Dion sengaja dan memanfaatkan keadaan dengan menggunakan Naila,Dina pun hanya bisa diam sambil cemberut.


Dion yang tau kalau Dina tidak akan bisa menolak keinginan Naila,sengaja Dion membiarkan Naila untuk ikut mereka supaya bisa berlama dengan Dina.


Akhirnya mobil pun sampai di butik tante Salma,mereka di sambut hangat oleh tante salma.


"Selamat datang Dion bagaimana kabar kalian",ucap tante Salma ramah.


"Seperti yang Tante lihat Kabar kami baik",ucap Dion tersenyum,bagai mana kabar tante?" ucap Dion lagi.


"Tante baik kok, ngomong² kalian cocok yang satu cantik dan masih mudah yang satu nya ganteng", puji Salma tulus sambil tersenyum ke arah Dina.Dan di balas Dina hal yang sama.


Selesai bersalaman Salma pun membawa Dion Dina dan Naila ke lantai dua tempat baju² yang mewah dan mahal.


Sampai di lantai dua Tante Salma menyuruh pegawainya untuk membawakan model² baju yang terbaik di butik ini.


"Tolong bawakan beberapa gaun tau kebaya yang baru kita rancang kemaren kesini",ucap Tante Salma ke pegawainya.


"Baik bu,ucap pelayan menunduk lalu pergi mengambil kebaya dan gaun yang di perintahkan Tante Salma.


Ketika pelayan sudah datang membawa beberapa baju di tangan nya. Tante Salma meminta Dina untuk memilih dan mencobanya.

__ADS_1


__ADS_2