Pair Of Shoes

Pair Of Shoes
Keputusan Besar


__ADS_3

Karena syuting mendadak dihentikan, Mike dan Angel kembali pulang ke rumah. Semua keluarga Mike, Ken, Bryan dan Ghea mencoba untuk menghubungi Mike dan meminta penjelasannya. Namun, Mike sama sekali tidak menjawabnya.


Sementara Angel, Nina dan kedua orang tuanya pun berusaha untuk menghubunginya juga. Namun, Angel sama sekali tidak berani menjawab karena ia bingung harus menjawab apa dan menjelaskannya dari mana.


Kejadian ini semua terlalu mendadak, Sisi yang ikut terbawa pusing pun hanya bisa ikut berdiam diri di rumah Mike dan Angel dengan wajah murung.


Semua tampak tidak bersemangat, Bayu akhirnya kembali dengan ekspresi wajah yang semakin terlihat kusut. Entah apa yang akan dikatakan Bayu kepada Mike dan juga Angel, sepertinya akan menambahkan kabar buruk lagi.


“Bagaimana, Bay? Apa yang terjadi?” tanya Mike setelah kembalinya Bayu.


Bayu mencoba untuk mengatur nafasnya, ia mengambil sebuah kursi dan duduk di samping Angel.


“Gue bilang, elo akan mengadakan konferensi pers besok,” jawab Bayu pelan.


“Lalu, di konferensi pers apa yang akan gue katakan?” tanya Mike kembali.


“Mike, selama perjalanan gue ke sini gue terlalu banyak berfikir dan gue ada sedikit ide gila yang akan membuat kalian semua terkejut jika mendengar ide gila gue ini.”


“Apa itu?” tanya Mike penasaran.

__ADS_1


Bayu kembali mengatur posisi duduknya, ia mencoba untuk tetap santai dan mencoba untuk melihat wajah Mike dan Angel yang tampak tidak tenang itu.


“Mike, elo dan Angel harus melaksanakan sebuah pesta besar dalam waktu dekat ini."


“Maksud lo?” tanya Mike tidak mengerti.


“Elo dan Angel akan melaksanakan pernikahan dalam waktu dekat ini,” jawab Bayu hingga membuat semuanya tampak syock dan terkejut.


“Apa? Menikah?” teriak Angel, Mike dan Sisi bersamaan.


“Itu mana mungkin, gue tidak setuju!” tolak Mike dengan tegas.


“Gue juga nggak setuju, masa depan gue bisa hancur!” tambah Angel yang bersikeras untuk menolak.


“Tapi, gue tidak setuju, Bayu!” tolak Mike yang tetap keukeuh dengan keputusannya.


“Hanya sementara, bagaimana?”


“Sementara bagaimana?” tanya Mike dan Angel kembali bersamaan.

__ADS_1


“Pernikahan kontrak, kalian akan melakukan pernikahan kontrak. Setelah keadaan membaik, kontrak kalian akan selesai. Hanya satu tahun, setelah satu tahun dan keadaan membaik, kalian bisa bercerai.”


“Elo gila, ide lo benar-benar gila!” tutur Mike sambil menggeleng-gelengkan kepalanya seraya memalingkan wajahnya.


“Tapi, cuma dengan cara ini masalah lo bisa terselesaikan. Coba fikirkan baik-baik, impian lo menjadi seorang pelari internaional akan raib begitu saja. Semua impian lo sudah ada di depan mata, tapi hanya gara-gara skandal ini semuanya akan menjadi rusak dengan cepat. Elo harus ambil keputusan, Mike!”


Mike tampak sedikit menyaring apa yang sudah dikatakan oleh Bayu padanya. Namun, sepertinya ia masih belum bisa menerima keputusan Bayu yang sepihak itu.


“Mike, demi impian lo, demi keluarga lo dan demi semuanya. Cuma ini satu-satunya jalan keluarnya." Sisi akhirnya menyetujui juga ide gila Bayu hingga membuat Mike juga Angel semakin kalut.


Mike masih belum bisa menerima ide gila manajernya itu. Semua ini terlalu mendadak dan muncul dengan tiba-tiba. Jika ia menikah, bagaimana nasib percintaannya dengan Ghea? Tapi, Mike harus memikirkan semua pihak yang telah terlibat, impiannya akan hilang begitu saja dengan adanya skandal ini.


Mike juga harus bertanggung jawab karena Angel di sini menjadi korban dan Mike harus melindunginya.


“Kalau memang ini satu-satunya jalan, gue setuju melakukan pernikahan kontrak ini," ujar Angel membuka suara hingga membuat semuanya menatap wajahnya dengan lirih.


“Gue juga punya sebuah impian, gue ingin menjadi seorang desainer terkenal di seluruh dunia, gue juga ingin membanggakan mendiang kedua orang tua gue. Gue juga harus melindungi diri gue sendiri dan orang-orang yang terlibat.


"Hanya satu tahun, kan? Setelah itu kita bisa bercerai, kan? Lagi pula, gue juga harus mencari uang untuk mencari rumah baru. Kalau gue nggak ada uang, tidak ada pekerjaan, gue mau tinggal di mana?”

__ADS_1


Mike terdiam, tiba-tiba saja Angel menitikkan air matanya. Mike bisa melihat Angel menangis dan cepat-cepat menghapus air matanya. Ini memang keputusan yang sangat sulit, hanya untuk melindungi Angel dan mewujudkan impian masing-masing, Angel dan Mike harus membuat sebuah keputusan besar.


“Beri gue waktu sampai malam nanti, gue harus banyak berfikir,” ucap Mike yang kemudian pergi keluar dari rumahnya dengan membawa mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi.


__ADS_2