
Dalam beberapa sesaat, Mike dan Angel saling beradu pandang cukup lama. Tatapan mata mereka begitu dalam, seperti ada sosok bayangan mereka di bola mata masing-masing. Karena sudah tersadar, Mike langsung melepaskan pelukannya hingga membuat Angel menjadi salah tingkah dengan keadaan kedua pipinya yang mulai merona karena malu.
“Hm, sorry,” ucap Mike pelan.
“No problem,” jawab Angel gugup.
“Entschuldigung," pamit Mike. (*permisi)
“Hah? What? Aduh, mampus gue gak ngerti,” tutur Angel sambil menggaruk-garuk kepalanya.
“Kamu orang Indonesia?” tanya Mike yang tiba-tiba menghentikan langkahnya begitu mendengar Angel berbicara bahasa Indonesia.
“Kamu orang Indonesia juga? Wah, kebetulan banget bisa bertemu orang Indonesia di negara asing!” seru Angel tampak heboh. “Lagi liburan?”
“Tidak, saya di sini ada pekerjaan,” jawab Mike pelan.
“Wah, sama dong, saya juga ada pekerjaan di sini. Tapi, karena hari ini saya dapat dispensasi saya jadi bisa jalan-jalan, deh. Oh iya, kamu mau kemana?” tanya Angel kembali tampak antusias sambil memegang lengan Mike begitu erat.
“Mmmh, saya mau keliling-keliling saja di sini,” jawab Mike tampak risih dengan sikap Angel.
“Kalau begitu kamu bisa jalan bareng sama saya. Gimana kalau kita ke sana? Katanya, tempat ini sangat romantis, loh. Andai saja gue bisa ke sini bareng pacar gue, pasti akan sangat menyenangkan dan suasana akan bertambah romantis. Iya nggak?” seru Angel tampak antusias sambil menyenggol bahu Mike hingga membuat Mike kembali terlihat risih.
Ini cewe kenapa, sih? Aneh banget ! batin Mike.
“Sorry, saya duluan," pamitnya kemudian langsung bergegas pergi.
“Yahhh, ko pergi, sih? Kita kan bisa pergi sama-sama! Hey!” teriak Angel memanggil.
Mike merasa sangat risih jika berdekatan terus dengan perempuan itu, maka dari itu ia memutuskan untuk segera bergegas pergi meninggalkannya dan pergi berjalan-jalan sendiri mengitari indahnya kota Heidelbelrg.
Selama Mike di kota ini, ia membayangkan bisa pergi ke sini bersama dengan Ghea. Walau pun itu hanya khayalan belaka, tapi itu cukup menghiburnya dan membuatnya tertawa kecil.
Karena hari ini suasana hati Mike sedang bahagia, ia segera mencari sesuatu untuk ia berikan kepada Ghea. Namun, sesaat kemudian Mike kembali teringat ucapan Ghea yang ingin mengutarakan perasaannya kepada Bryan. Setelah kembali mengingat ucapan Ghea tentang perasaannya, Mike kembali merasa bimbang dan tampak frustasi dengan kisah cintanya yang begitu rumit.
Setelah cukup berjalan-jalan dan menenangkan fikirannya, Mike bersinggah ke sebuah bar. Di sana, ia mencoba untuk melupakan Ghea sejenak dengan meminum beberapa gelas wine. Ini merupakan salah satu cara Mike untuk menenangkan fikirannya, maka dari itu ia meminum wine seorang diri.
Saat Mike tengah menikmati kesendiriannya, ia tidak sengaja bertemu dengan Bayu juga Sisi yang kebetulan sedang bersama dengan orang-orang dari JJ. Entertaiment yang ternyata sedang mengadakan pesta perpisahan.
“Mike, elo ada di sini juga?” tanya Sisi saat melihat keberadaan Mike.
“Hey, Si! Ngapain elo di sini?” tanyanya sambil meneguk segelas .wine.
__ADS_1
“Kita, sedang mengadakan pesta bersama JJ. Entertaiment. Ayo, ikut gabung mereka saja!” ajak Sisi yang langsung menarik tangan Mike.
Mike langsung menghampiri orang-orang dari pihak JJ. Entertaiment dan ikut merayakan pesta bersama mereka. Saat Mike melihat seseorang di depannya, ternyata itu adalah gadis Indonesia yang bertemu dengannya tadi di jembatan Heidelbelrg.
“Elo?” seru Mike dan Angel bersamaan.
“Ngapain elo di sini?” tanya Mike tampak heran.
“Gue sedang merayakan pesta, elo sendiri ngapain di sini?” tanya Angel bingung.
“Kalian saling kenal?” tanya Meti sang produser yang melihat Angel dan Mike sedang bercakap-cakap.
Mike dan Angel sama-sama menggelengkan kepala mereka pelan hingga membuat Meti tertawa kecil.
“Mike, dia itu Angel karyawan baru di perusahaan kami. Ini adalah perjalanan pertamanya bersama team kami,” jelas produser itu memperkenalkan Angel.
Mike hanya manggut-manggut dan kembali meminum gelas wine miliknya.
“Angel, ini Mike dia adalah seorang atlet pelari nasional yang sebentar lagi akan menjadi pelari internasional,” cerita produser memperkenalkan.
Angel mengangguk pelan sambil meminum gelas wine miliknya.
Oh, pantas saja wajahnya tidak begitu asing. Ternyata, dia adalah seorang pelari. Batin Angel sambil menatap wajah Mike.
Angel kembali menganggukkan kepalanya dan meneguk gelas wine miliknya. Malam ini, mereka semua berpesta dengan sangat meriah untuk merayakan kesuksesan mereka dengan film yang sedang mereka garap. Semalaman minum-minum bersama, berbincang-bincang dengan sesama rekan kerja, membuat mereka semua sampai lupa waktu.
Singkat cerita, esok paginya, dengan mata yang sangat berat untuk di buka, Angel dengan perlahan membuka matanya dan melihat ke arah sekitarnya. Sambil menguap beberapa kali, Angel melihat ke arah sampingnya. Dan, begitu terkejutnya ia yang mendapati seorang pria bertelanjang dada, tidur di sebelahnya. Dan, dengan spontan Angel berteriak dengan begitu kerasnya.
“Uwaaaaaaa!” teriak Angel begitu keras.
“Aduh, apaan sih? Ganggu tidur orang aja!” seru seseorang di samping Angel sambil menggaruk-garuk kepalanya.
Angel melihat dirinya juga hanya memakai kaos polos tanpa menggunakan pakaiannya dengan lengkap. Semakinlah Angel berteriak histeris karena ia begitu terkejut dengan apa yang sudah terjadi.
“Kenapa elo bisa tidur bareng gue? Ngaku lo, elo udah apain gue?” teriak Angel sambil memukul-mukul orang yang berada di sampingnya itu dengan menggunakan bantal.
Orang yang berada di samping Angel mencoba membuka matanya lebar-lebar. Dan, ia pun ikut berteriak karena tersadar ada wanita asing tidur di sampingnya.
“Kenapa elo ada di sini? Dan, kenapa elo bisa tidur bareng gue?” teriak pria itu.
“Mike?” teriak Bayu dan Sisi bersamaan begitu masuk ke dalam kamar, mereka mendapati Mike tidur dengan seorang perempuan asing.
__ADS_1
“Tu . . . tunggu dulu ini tidak seperti yang kalian fikirkan. Kami tidak saling kenal dan kami tidak melakukan apa-apa!” jelas Angel terburu-buru.
“Oh, My God kalian kenapa bisa satu kamar?” tanya Bayu yang sangat terlihat begitu terkejut itu.
Angel mendorong Mike dari tempat tidurnya hingga ia terjatuh. Angel langsung membawa pakaiannya dengan membungkukkan tubuhnya kepada Sisi dan Bayu sebagai permintaan maafnya kemudian pergi.
Sepeninggalnya Angel, Mike mengambil pakaiannya yang berserakan di mana-mana dan segera bergegas menuju kamar mandi.
“Apa yang sudah terjadi semalam dengan mereka?” tanya Sisi yang tampak syock dengan melihat keadaan kamar yang sangat berantakan seperti kapal pecah itu.
“Mereka tidak terjadi apa-apa, kan? Ini merupakan sebuah skandal, bagaimana kalau sampai ada reporter yang meliput? Ini bahaya, ini tidak bisa terjadi!” teriak Bayu yang terlihat sangat emosi itu.
Angel mencoba mengingat-ngingat kembali apa yang sudah terjadi semalam pada dirinya dan juga Mike. Angel tersadar, semalam ia bertanding minum dengan Mike. Siapa yang mabuk duluan, dia harus membayar denda 1 juta kontam. Belum sampai ada yang kalah, Mike dan Angel sudah terlihat mabuk berat.
Karena sudah mabuk berat, Bayu mengantar Mike dengan menggunakan taksi sampai menuju hotel, sementara Angel diantar oleh sutradara dengan menggunakan taksi juga menuju hotelnya. Dan selama di hotel, tragedi itulah yang terjadi hingga membuat Angel begitu syock.
Dengan jalan yang bergelantungan, Angel memasuki lift dengan pakaian yang sangat berantakan. Sementara itu, dengan jalan tergopoh-gopoh Mike menghentikan pintu lift yang hampir tertutup dan menahannya dengan menggunakan tangannya.
“Hey, ternyata ada lo di sini?” tutur Mike dengan mata sedikit terpejam dan menabrak bahu Angel.
“Elo kalah, elo mabuk berat! Elo harus bayar 1 juta kontan sama gue!” tutur Angel dengan mata terpejam juga.
“Hey, elo juga mabuk, elo yang mustinya bayar denda sama gue!”
“Apa?” teriak Angel yang hampir terjatuh dan dengan tubuh yang bergelantungan, Angel terjatuh ke pelukan Mike.
Untuk beberapa saat, Angel dan Mike kembali saling beradu pandang dengan sangat lama dan tiba-tiba saja Mike mencium bibir Angel. Angel yang sudah mabuk, tetap tersadar dan ia mencoba untuk melepaskan ciuman Mike. Tapi, dekapan Mike begitu erat hingga membuat Angel sulit melepaskannya.
Sampai lift terbuka, Mike baru melepaskan ciumannya dan terlihat tertawa bahagia. Dengan jalan yang tergopoh-gopoh, Mike terduduk di depan pintu kamarnya sambil tertawa begitu keras.
“Elo merebut ciuman pertama gue!” teriak Angel sambil meninju pipi Mike dan jatuh terduduk di depan Mike.
“Ghea, i love you!” teriak Mike.
“Dasar bodoh!” seru Angel sambil memukul-mukul kepala Mike.
Dengan apa yang telah terjadi di lift tadi, Angel dan Mike malah bermain kertas gunting batu di depan pintu kamar Mike. Siapa yang menang, yang kalah harus menggendong yang menang sampai kamarnya. Karena Angel kalah, Angel harus menggedong Mike sampai kamarnya.
Dengan tubuh Angel yang kecil, hampir beberapa kali ia terjatuh terguling-guling, sampai akhirnya ia berhasil membawa Mike ke atas kasur. Karena merasa kegerahan, Mike membuka pakaiannya dan celananya hingga hanya celana pendeknya saja yang tersisa.
Sementara Angel hanya membuka jaketnya dan tertidur di atas ranjang Mike. Dengan parahnya, lengan Mike mengenai kening Angel, sampai membuat Angel kesakitan dan menggigit tangannya Mike hingga Mike menjerit.
__ADS_1
Pada akhirnya, Angel dan Mike bernyanyi dengan suara yang begitu keras dan tidak begitu jelas. Mereka berdua menyanyikan lagu balonku ada lima dengan sangat kencang, hingga mereka berdua tertidur dengan saling memeluk dan saling berhadapan satu sama lainnya.
“Oh, My God! Gue baru sadar, pria itu, dia . . . dia . . . merebut ciuman pertama gue!” teriak Angel sambil mengacak-ngacak rambutnya sendiri.