
Saat Angel dan Bryan sedang beradu pandang dan saling berpegangan tangan, tidak sengaja Ghea dan Mike yang baru saja datang melihat kejadian itu. Angel yang melirik ke arah Mike juga begitu terkejut melihat mereka berdua tampak sedang bergandengan tangan.
Untuk sesaat mereka berempat tampak saling beradu pandang dengan sangat lama dan pada akhirnya Mike dan juga Ghea duduk bersama di meja tempat Angel juga Bryan makan malam. Suasana tampak tegang dan sangat mengganjal, mereka berempat hanya bisa saling terdiam dan tidak membuka suara sama sekali.
“Bryan, bagaimana kabarmu?” tanya Ghea membuka suara untuk memecah keheningan malam.
“Baik, bagaimana dengan kabarmu juga?”
“Kabarku sangat baik, sudah lama ya tidak pernah berkumpul seperti ini?”
“Kau benar, kita sudah lama tidak berkumpul dan makan malam bersama seperti ini. Harusnya kita juga mengajak Ken untuk makan bersama kita.”
“Aku dengar Ken sudah mempunyai kekasih, kalau tidak salah kekasih Ken itu sahabatmu kan, Ngel?” tanya Ghea hingga membuat Angel yang sedang sibuk melamun menganggukkan kepalanya.
“Hah? Oh, iya benar!” jawab Angel yang kembali menundukkan kepalanya dan membuat Bryan menggenggam tangan Angel, hingga membuat Ghea dan Mike yang melihatnya langsung mengalihkan pandangan mata mereka.
“Ghe, kita pulang sekarang yuk, sudah malam," ajak Mike yang langsung menarik tangan Ghea untuk pergi.
“Oh, baiklah. Ngel, Bryan, kami pulang duluan, yah," pamit Ghea.
__ADS_1
“Hati-hati di jalan,” ujar Bryan yang diberi anggukan oleh Ghea juga Mike.
Mike dan Ghea pergi begitu saja, Mike sama sekali tidak memandang wajah Angel. Bahkan, untuk tersenyum padanya pun tidak.
“Are you okay?” tanya Bryan terlihat khawatir.
“Ada yang ingin aku katakan kepada Mike, aku pergi dulu," tutur Angel yang langsung pergi begitu saja dan meninggalkan Bryan.
“Tapi, Angel tunggu!” teriak Bryan yang langsung mengejar kepergian Angel.
Mike masih saja terus menarik tangan Ghea sampai menuju mobil. Melihat Mike yang seperti ini, membuat Ghea kesal sendiri dan menghempaskan tangan Mike dengan kasar.
“Kamu itu kenapa, sih? Nggak biasanya kamu seperti ini, kamu cemburu dengan kedekatan Bryan juga Angel? Kamu sebenarnya cinta kan sama Angel? Jawab aku, Mike!” teriak Ghea emosi.
Mike masih saja terdiam dan tidak menatap wajah Ghea sama sekali. Ia sama sekali tidak berani menjawab dan tidak tahu harus bagaimana dan berbuat apa.
“Jawab aku Mike? Kalau kamu tidak menjawab pertayaanku, untuk apa kamu sekarang bersamaku?”
Mike masih saja terdiam, ia menundukkan kepalanya dan tidak berani menatap wajah Ghea. Melihat sikap Mike yang seperti itu, tiba-tiba saja Ghea menarik tangan Mike dan mencium bibirnya hingga membuat Mike begitu terkejut.
__ADS_1
Melihat Ghea dan Mike yang sedang berciuman, Angel yang tengah berlari mengejar Mike langsung menghentikan langkahnya. Air matanya mulai menetes, Angel berusaha untuk menghampiri Mike, namun Bryan tiba-tiba menarik tangannya dan memeluknya begitu erat.
Angel berusaha untuk melepaskan pelukan Bryan dan kembali membalikkan badan untuk menghampiri Mike. Namun, Bryan kembali menarik tangannya dan semakin memeluknya dengan begitu erat.
“Jangan lihat, kalau kamu ingin menangis . . . menangislah dalam pelukanku,” katanya yang membuat Angel hanya bisa menangis di dalam pelukan Bryan.
“Aku mencintainya, Bryan. Aku sangat mencintainya,” tangis Angel.
Bryan semakin mempererat pelukannya, ia tahu hati Angel sangat terluka dengan melihat Ghea dan Mike berciuman. Karena tidak ingin melihat orang yang di cintainya menangis, Bryan langsung membawa Angel pergi.
Selama di dalam mobil, Angel terlihat seperti orang tidak bernyawa. Tidak menangis, tidak berbicara dan itu membuat Bryan semakin khawatir.
“Angel?” panggil Bryan pelan.
“Biarkan aku sejenak untuk sendiri, aku butuh ketenangan,” katanya pelan sambil membuka pintu mobil kemudian pergi dengan langkah tertatih.
Angel melangkahkan kakinya dengan perlahan, air mata yang sudah mengalir deras membuatnya mengenang semua kembali kenangannya bersama dengan Mike. Hatinya sangat hancur, matanya sudah memerah dengan panas. Jantungnya terasa seperti berhenti mendadak, seluruh tubuhnya memanas dan merasakan sakit yang sangat luar biasa.
Angel sudah tidak tahan lagi dengan semua ini, ia menjatuhkan dirinya di dasar tanah hingga membuat Bryan yang mengikuti Angel sejak tadi dari mobilnya terlihat sangat khawatir sekali.
__ADS_1
“Tuhan, apa ini jawaban dari semua doa’ku? Apa benar kisahku akan berakhir seperti ini saja? Apa aku dan Mike sudah tidak bisa bersama lagi?” tangis Angel.