
Ngel!” teriak Mike sambil memandangi percikan-percikan kembang api yang meletus-letus di udara.
“Hah? Apa?” sahut Angel setengah berteriak karena suara letusan kembang api membuatnya tidak begitu jelas mendengar.
“Makasih banyak untuk hari ini, aku sangat terhibur dan sangat bahagia!” teriak Mike kembali.
“Sama-sama Mike, asal kamu bahagia aku juga ikut bahagia!”
“Makasih juga sudah memperkenalkan Ken kepada Nina, kamu setuju kan kalau mereka pacaran?” tanya Mike sambil melirik ke arah Ken dan juga Nina.
“Setuju!” teriak Angel kembali.
“Akhirnya lo gak jadi perjaka tua!” ejek Mike sambil merangkul sahabatnya itu.
“Sialan lo!”
Hari ini berlalu begitu cepat. Dengan perjalanan yang begitu panjang, Ken dan Nina berpamitan pulang. Sementara Angel dan Mike, mereka berdua menikmati malam yang dingin ini dengan menaiki bis beraama.
Selama di bis, Angel dan Mike kembali mendengarkan lagu bersama-sama. Karena hari ini sangat melelahkan, Angel sampai tertidur di bis. Melihat Angel yang tertidur pulas, Mike menaruh kepala Angel di bahunya sambil menggenggam tangan Angel dengan begitu erat.
Terimakasih banyak, Kribo. Batin Mike sambil memandangi wajah Angel yang sedang tertidur pulas.
Esok harinya, Angel menemani Mike berlatih kembali karena pertandingan tinggal beberapa hari lagi. Saat Mike tengah melakukan push-up, dengan jahilnya Angel duduk di atas punggung Mike.
“Kribo, kamu ngapain?”
__ADS_1
“Katanya kamu kuat, berarti kamu bisa dong angkat aku? Aku kan ringan!”
“Hey, ringan dari mana? Berat juga, suka aneh-aneh aja deh kelakukan kamu!”
“Udah gak usah berisik, lanjutkan saja push-up kamu. Anggap aja ini rintangan!”
Setelah melakukan pemanasan, Angel menemani Mike berlari mengitari lapangan. Tapi, karena tidak terbiasa berlari begitu lama, Angel pergi beristirahat. Tiba-tiba saja hujan turun begitu deras, melihat Mike yang kehujanan Angel langsung membawakan payung dan berlari menghampiri Mike dengan memayunginya.
“Pertandingan sebentar lagi, kamu gak boleh kehujanan. Kamu harus jaga kesehatan,” kata Angel sambil memayungi Mike.
Mike menatap wajah Angel dengan seksama, Angel pun membalas tatapan mata Mike. Melihat tali sepatu Mike terlepas, Angel meminta Mike untuk memegangi payungnya.
“Kamu mau ngapain?” tanya Mike bingung.
“Pegang payungnya!” perintah Angel yang tiba-tiba saja membungkuk.
“Selesai!” seru Angel terlihat gembira.
Mike masih menatap wajah angel dengan seksama. Angel yang melihat Mike masih memandanginya menjadi gugup dan salah tingkah. Tiba-tiba saja Mike mendekatkan wajahnya ke arah wajah Angel. Ia semakin gugup dan memegang ujung pakaiannya dengan sangat erat.
Wajah Angel dan Mike kini hanya tinggal beberapa senti lagi. Mike terus mendekati wajah Angel dengan perlahan sampai akhirnya Mike yang hampir saja mencium bibir Angel yang mungil. Namun, tiba-tiba saja Angel cekukan. Dan, itu membuat Mike tertawa lebar hingga membuat Angel menjadi malu sendiri.
“Dasar kribo, selalu saja ada hal konyol kalau aku berdekatan dengan kamu!”
Aduh, kenapa malah cekukan di saat waktu yang tidak tepat, sih. Batin Angel kesal.
__ADS_1
“Ya udah, ayo pulang, dari pada kita nanti sakit.”
Angel mengangguk, Mike masih tertawa hingga membuat Angel memukul perut Mike karena malu. Mike dan Angel pun berlari-lari kecil di bawah payung berwarna biru tua. Sesampainya di rumah, Angel dan Mike begitu terkejut karena sepertinya mereka kedatangan tamu yang tidak di undang.
Sudah ada seorang perempuan yang tengah menunggu kedatangan Mike dan juga Angel di depan rumah mereka. Sambil menunggu, perempuan itu memegang sebuah payung dan menatap lirih rumah Mike dan juga Angel. Dan, begitu terkejutnya perempuan itu, saat membalikkan tubuhnya, Mike dan Angel sudah datang sambil bergandengan tangan.
“Ghea?” seru Mike yang tampak terkejut dengan kehadiran Ghea.
Ghea terlihat tampak sama terkejutnya dengan Mike, ia memandangi tangan Mike yang masih menggenggam tangan Angel dengan erat tanpa melepasnya.
“Maaf, sepertinya aku mengganggu waktu kalian! Lebih baik aku pergi!” ucapnya kemudian pergi.
Melihat Ghea pergi, Mike langsung melepaskan tangan Angel dan mengejar kepergian Ghea. Mike yang pergi mengejar Ghea, membuat Angel merasa cemburu dan kecewa terhadap sikap Mike.
Ternyata, Mike memang sangat peduli dan masih menyukai Ghea. Batin Angel sambil menatap lirih kepergian Mike.
“Ghea, tunggu!” teriak Mike yang berlari mendahului Ghea di tengah hujan yang begitu deras. “Ghe, kamu mau ke mana? Ini hujan, aku antar kamu pulang, yah?”
“Tidak usah, aku bisa pulang sendiri. Maaf, aku tadi mengganggu waktu kalian!”
Ghea kemudian pergi, tapi Mike langsung menarik tangan Ghea hingga membuatnya jatuh ke pelukan Mike. Mike memeluk Ghea begitu erat, Ghea berusaha melepaskannya tapi Mike terus memeluknya tanpa melepaskannya.
“Maafkan aku, aku tahu aku salah. Aku mohon jangan pergi seperti ini!”
“Kenapa, Mike? Kenapa aku harus mengalami hal ini berulang-ulang kali? Apa aku tidak pantas di cintai? Apa aku tidak pantas mendapatkan kebahagiaan?” tangis Ghea.
__ADS_1
Mike hanya terdiam dan terus memeluk Ghea di tengah-tengah hujan yang membasahi mereka berdua.