Pair Of Shoes

Pair Of Shoes
Suami Istri yang Sesungguhnya


__ADS_3

"Belum tidur?” tanya Mike yang baru saja pulang dan melihat Angel sedang duduk termenung di meja makan seorang diri.


Melihat Mike yang sudah pulang, Angel menatap wajahnya dengan sorotan mata lirih. Walau sebenarnya ia ingin menangis, tapi Angel tetap berusaha untuk tetap tegar dan menyembunyikan kesedihannya juga mencoba untuk tetap tersenyum.


“Mike, apa yang akan kamu lakukan ketika kita sudah bercerai nanti?” tanya Angel tiba-tiba.


Mendengar pertanyaan Angel, Mike tampak sangat terkejut. Namun, dengan tenang Mike tetap tersenyum.


"Kenapa tiba-tiba mengatakan soal perceraian?” Mike menghampiri Angel dan duduk di hadapannya.


“Nggak apa-apa, aku hanya ingin tahu saja jawabanmu apa.”


Angel tampak menunggu jawaban Mike. Menunggu adalah hal yang menakutkan dan sangat menyebalkan. Dengan gugup, Angel masih tetap menunggu dengan sabar walau sebenarnya jantungnya berdegup dengan sangat kencang.

__ADS_1


“Jawabanku? Jawabanku sangat mudah, aku akan menikah kembali dengan orang yang aku cintai. Kemudian, aku akan hidup bahagia bersamanya selamanya,” jawab Mike sambil tersenyum. “Kalau kamu?”


“Aku? Aku akan menjadi seorang desainer terkenal, mempunyai banyak uang dan sudah mempunyai rumah sendiri. Rumah yang aku beli dengan uang hasil keringatku sendiri itu akan aku tinggali bersama suamiku kelak. Aku akan hidup bahagia dengannya dan mengisi rumah itu dengan penuh cinta,” jawabnya sambil tersenyum dengan mata berkaca-kaca.


“Kalau itu terjadi, saat kamu bertemu denganku kembali di jalan, jangan lupa untuk menyapaku, yah? Dan, jangan lupa juga katakan pada suamimu kelak, kalau aku itu adalah mantan suamimu yang sangat menyebalkan!” tawanya hingga membuat Angel ikut tertawa juga.


“Kamu juga jangan lupa katakan pada istrimu kelak, kalau aku itu adalah mantan istrimu yang sangat bawel dan sangat susah diatur. Dan, jangan lupa juga katakan padanya, kalau mantan istrimu itu pernah merasakan kebahagiaan yang sangat luar biasa saat bersama mantan suaminya itu,” ucap Angel pelan dengan mata sendunya.


Mike terseyum, tampak terlihat sorot mata Mike yang berkaca-kaca dan begitu lirih itu berusaha untuk menyembunyikan kesedihannya dan mencoba untuk tetap seperti biasanya.


“Kenangan apa yang ingin kamu ciptakan?”


“Mike, aku ingin kita pergi kesuatu tempat di mana di sana itu hanya ada kita berdua. Dan, aku juga ingin kita melupakan sejenak pernikahan kontrak kita. Aku ingin, seharian itu kita menjadi pasangan suami istri yang sesungguhnya. Bisa kah?” tanya Angel yang membuat Mike menatap wajah istrinya itu begitu lekat.

__ADS_1


“Tentu, aku akan mewujudkannya. Hari itu, kita akan menjadi pasangan suami-istri yang sesungguhnya dan hanya ada aku juga kamu,” jawab Mike sambil tersenyum lebar.


Setelah pembicaraannya dengan Mike malam itu, Angel tampak sedang memandangi cincin pernikahannya di dalam kamarnya. Sambil memandangi cincin pernikahannya, ia tampak meneteskan air matanya kembali.


“Apa kisah kita akan berakhir begitu saja? Aku masih tidak rela, aku masih belum sanggup untuk melepaskan genggaman tanganmu, Mike," tangis Angel pilu.


Sementara Mike, ia tampak terlihat sangat gelisah. Berkali-kali ia berusaha untuk menahan air matanya agar tidak terjatuh. Namun, air mata itu terus saja keluar dari pelupuk matanya. Berusaha untuk tetap tegar, tapi hati ini semakin gelisah tak menentu.


“Apa ini yang dinamakan cinta sejati? Apa gue masih belum pantas untuk mendapatkan cinta sejati?” ucap Mike pelan sambil memandangi fotonya bersama Angel saat di Namsan Touwer.


Besok harinya, Mike dan Angel terlihat sangat bahagia sekali. Mereka melupakan sejenak kejadian kemarin yang sudah membuat mereka begitu sedih. Angel terlihat mengambil cuti dua hari, Mike pun tampak mengosongkan jadwal latihannya. Hari ini akan menjadi hari yang paling bersejarah untuk Mike juga Angel. Mereka memang terlihat seperti pasangan suami-istri yang sesungguhnya.


Angel yang terlihat membuatkan sarapan untuk Mike dan juga Mike yang menunggu dengan sabar di meja makan. Setelah sarapan yang dibuatkan Angel telah siap untuk di hidangkan, Mike dan Angel sarapan pagi bersama. Dengan canda dan tawa, Angel dan Mike tampak saling menyuapi satu sama lainnya dengan suasana yang begitu hangat.

__ADS_1


Setelah sarapan pagi bersama, Angel dan Mike tampak membereskan rumah bersama-sama. Mulai dari menyapu, pel lantai, merapihkan barang-barang yang berserakan di mana-mana, mencuci piring, mencuci pakaian dan menjemur pakaian, hingga menyiram tanaman.


Mereka terlihat sangat mesra dengan menyiram satu sama lain dengan menggunakan selang air. Bahkan, Angel membantu Mike untuk mencuci mobilnya yang sudah terlihat kotor. Dengan riang dan penuh senyuman, Angel dan Mike memperlihatkan kehidupan suami istri yang sebelumnya belum pernah mereka perlihatkan.


__ADS_2